Topik.id — Manchester United ternyata sempat menunjukkan minat terhadap gelandang Mamadou Sangare sebelum pemain asal Mali itu memutuskan bergabung dengan Brentford pada bursa transfer musim panas ini. Kendati demikian, The Red Devils tidak melanjutkan upaya perekrutan pemain yang kemudian mencatatkan rekor transfer termahal klub asal London Barat tersebut.
Manchester United menjadikan lini tengah sebagai salah satu prioritas utama dalam agenda transfer mereka. Setelah gagal mengamankan Ederson, klub berupaya cepat merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans sebelum akhirnya menyelesaikan transfer Carlos Baleba.
Sangare akhirnya hijrah dari Lens menuju Brentford dengan mahar 41 juta pounds. Pemain berusia 24 tahun itu langsung memberikan impresi kuat dengan meraih penghargaan pemain terbaik dalam laga debutnya melawan Tottenham.
Menurut laporan ESPN, tim analisis data Manchester United memberikan penilaian positif terhadap Sangare. Namun, ada sejumlah faktor lain yang membuat pemain tersebut memilih Brentford dan menghentikan langkah United untuk merekrutnya.
Manchester United Sempat Memantau Sangare
Manchester United telah mengamati perkembangan Sangare secara intensif sepanjang musim lalu. Tim analisis data klub bahkan melakukan perbandingan statistik Sangare dengan Mateus Fernandes, yang kala itu bermain untuk West Ham United.
Hasil perbandingan tersebut menunjukkan keunggulan Sangare, mengindikasikan bahwa gelandang asal Mali itu memenuhi beberapa kriteria yang dicari Manchester United untuk memperkuat lini tengah.
Namun, ketertarikan ini tidak berlanjut menjadi langkah konkret. Manchester United pada akhirnya memutuskan untuk mengalokasikan sumber daya mereka pada target lain yang dianggap lebih sesuai untuk memenuhi kebutuhan tim di sektor tengah.
Keputusan ini juga dipengaruhi oleh dinamika pasar transfer Premier League. Banyak klub kini menawarkan daya tarik tersendiri bagi pemain muda atau pemain yang sedang berkembang, terutama dengan jaminan menit bermain reguler.
Sangare Memilih Brentford
Sangare akhirnya memilih Brentford yang bersedia menggelontorkan dana 41 juta pounds kepada Lens. Kepindahan ini sekaligus mencetak rekor transfer baru bagi klub asal London Barat tersebut.
Salah satu pertimbangan utama bagi Sangare dan agennya adalah kesempatan untuk mendapatkan jam terbang. Brentford dinilai menawarkan peluang lebih besar bagi Sangare untuk menjadi pemain kunci dibandingkan jika ia langsung bergabung dengan klub papan atas.
Strategi ini memungkinkan sang pemain untuk membangun reputasinya di Premier League sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya ke klub yang lebih besar. Brentford dipandang sebagai batu loncatan penting dalam pengembangan kariernya.
Pilihan tersebut terbukti membuahkan hasil positif di awal musim. Sangare langsung tampil memukau dalam pertandingan debutnya dan dinobatkan sebagai pemain terbaik saat Brentford berhadapan dengan Tottenham.
Pola Karier Serupa dengan Caicedo
Situasi yang dialami Sangare merupakan bagian dari tren yang semakin terlihat di Premier League. Sejumlah pemain kini memilih bergabung dengan klub yang memberikan mereka kesempatan berkembang sebelum akhirnya mendapatkan tawaran transfer besar ke tim elite.
Moises Caicedo menjadi salah satu contoh paling menonjol. Pemain asal Ekuador itu berkembang pesat bersama Brighton sebelum akhirnya dibeli oleh Chelsea dengan nilai transfer 115 juta pounds.
Manchester United sendiri juga memiliki pemain dengan jalur karier serupa dalam diri Carlos Baleba. Gelandang asal Kamerun ini bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023 dengan biaya 23 juta pounds, sebelum akhirnya dibeli oleh United dengan nilai awal 65 juta pounds pada musim panas ini.
Oleh karena itu, keputusan Sangare untuk memilih Brentford dapat dilihat sebagai strategi karier jangka panjang. Ia mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar sekaligus peluang untuk membuktikan kualitasnya sebelum mengincar kepindahan ke klub papan atas.
United Memilih Target Lain
Manchester United sendiri berhasil menyelesaikan pembenahan lini tengah mereka dengan mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa, sebelum akhirnya merekrut Carlos Baleba sebagai tambahan terakhir.
Klub juga sempat mengincar beberapa target lain namun tidak berhasil mendapatkan mereka. Elliot Anderson memilih bergabung dengan Manchester City, sementara Tottenham berhasil memenangkan persaingan untuk mendapatkan Mateus Fernandes dari West Ham United.
Pada akhirnya, Manchester United mengeluarkan total 70 juta pounds untuk mendatangkan Baleba, yang terdiri dari biaya awal 65 juta pounds dan tambahan 5 juta pounds dalam bentuk bonus. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan harga yang diminta Brighton saat United mengejarnya pada tahun sebelumnya.
Kegagalan United mendapatkan Sangare bukanlah berarti mereka mengabaikan sang pemain. Klub telah melakukan pemantauan dan menilai kualitasnya secara positif, namun pilihan Brentford yang menawarkan peluang bermain lebih besar membuat sang gelandang mengambil jalur karier yang berbeda.
Ikuti Topik.id
