— Marco Bezzecchi kembali merasakan kemenangan di ajang MotoGP setelah tampil sebagai pebalap tercepat dalam balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Pebalap Aprilia tersebut mengakhiri penantian panjang sekaligus membalas hasil mengecewakan yang dialaminya pada sesi sprint sehari sebelumnya.

Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada keberhasilan Bezzecchi menaklukkan persaingan di lintasan. Selepas melewati garis finis, pebalap asal Italia itu merayakan kemenangannya dengan membawa gilingan merica berukuran besar. Aksi tersebut ternyata memiliki cerita tersendiri yang melibatkan teman-temannya di kampung halaman hingga pebalap Formula 1, Kimi Antonelli.

Bezzecchi Akhiri Penantian Kemenangan Di Mandalika

Bezzecchi memulai balapan utama MotoGP Mandalika 2026 dari posisi kedua. Ia kemudian terlibat persaingan dengan Raul Fernandez yang memegang pole position sebelum berhasil mengamankan posisi terdepan dan menyelesaikan balapan sebagai pemenang.

Hasil di Mandalika menjadi kemenangan pertama Bezzecchi sejak terakhir kali naik ke podium tertinggi pada seri Mugello, Mei 2026. Sebelumnya, ia melewati periode yang tidak mudah dalam delapan start, dengan sejumlah kendala berupa kecelakaan, skorsing, dan cedera.

Kemenangan ini terasa semakin berarti karena Bezzecchi gagal menyelesaikan balapan sprint. Ia mengakui akhir pekan di Mandalika menghadirkan tantangan tersendiri, tetapi hasil pada balapan utama membuatnya bisa meninggalkan sirkuit dengan perasaan berbeda.

Dikutip dari Sky, Bezzecchi mengatakan dirinya sangat membutuhkan kemenangan tersebut setelah cukup lama tidak memimpin balapan hingga finis. Ia juga mengakui periode sebelumnya bukan masa yang mudah untuk dijalani.

Gilingan Merica Jadi Simbol Perayaan Unik

Selepas balapan, Bezzecchi menarik perhatian lewat selebrasi yang tidak biasa. Ia membawa gilingan merica berukuran besar sebagai bagian dari perayaan keberhasilannya menjuarai MotoGP Mandalika 2026.

Bezzecchi menjelaskan bahwa benda tersebut berkaitan dengan kebiasaan bercanda bersama teman-temannya di kampung halaman. Mereka kerap mengaitkan merica dengan berbagai hal, termasuk balapan yang dijalani Bezzecchi.

Menurut penuturannya di laman resmi MotoGP, teman-temannya terkadang datang langsung untuk menyaksikan balapan. Cerita mengenai gilingan merica itu juga pernah muncul saat seri Mugello.

Hubungan pertemanan tersebut turut melibatkan Matteo Baiocco. Dari lingkaran pertemanan inilah muncul gagasan untuk membawa unsur merica ke dalam sejumlah balapan.

Kimi Antonelli Ikut Disebut Dalam Cerita Merica

Dalam penjelasannya, Bezzecchi turut menyebut nama Kimi Antonelli, pebalap Formula 1. Ia menceritakan bagaimana teman-temannya pernah mengajak Antonelli untuk ikut memasukkan unsur merica dalam beberapa balapan.

Bezzecchi mengaku Matteo Baiocco yang memberikan gilingan merica tersebut kepadanya. Ia pun menyambut selebrasi itu dengan antusias, meskipun cerita di baliknya cukup panjang.

Bagi Bezzecchi, gilingan merica bukan sekadar properti perayaan. Benda tersebut menjadi bagian dari lelucon dan kebersamaan dengan orang-orang terdekatnya, yang akhirnya terbawa hingga momen kemenangan di Mandalika.

Peluang Juara Dunia MotoGP 2026 Tetap Terbuka

Tambahan 25 poin dari kemenangan di Mandalika menjaga posisi Bezzecchi dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Ia kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 309 poin.

Bezzecchi terpaut 46 poin dari Jorge Martin yang menempati posisi teratas dan berjarak 42 poin dari Marc Marquez di urutan kedua. Selisih tersebut membuat peluangnya dalam perebutan gelar masih terbuka.

Kemenangan di Indonesia menjadi dorongan penting bagi Bezzecchi setelah melewati periode sulit. Ia kini memiliki modal tambahan untuk menghadapi seri-seri berikutnya, sembari menjaga konsistensi agar tetap berada dalam persaingan papan atas hingga akhir musim.