Topik.id — Timnas Indonesia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan nilai pasar skuad paling tinggi dibandingkan negara peserta lainnya. Berdasarkan data Transfermarkt yang dikutip dalam laporan tersebut, total market value pemain Indonesia mencapai sekitar Rp377,79 miliar.
Angka tersebut menempatkan skuad Garuda di posisi teratas dalam daftar nilai pasar pemain pada turnamen yang berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia juga mendapat keuntungan sebagai tuan rumah dengan pertandingan yang digelar di dua stadion.
Indonesia Ungguli Peserta Grup A
Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Bangladesh, dan Singapura. Jika dibandingkan dengan tiga lawannya tersebut, skuad Garuda memiliki selisih nilai pasar yang cukup besar.
Malaysia menjadi tim dengan market value tertinggi kedua di Grup A dengan nilai sekitar Rp120,37 miliar. Bangladesh berada tidak jauh di belakang dengan total nilai pasar sekitar Rp115,15 miliar.
Sementara itu, Singapura memiliki market value skuad sekitar Rp59,10 miliar. Dengan demikian, Indonesia menjadi satu-satunya tim di Grup A yang memiliki nilai pasar di atas Rp300 miliar berdasarkan data tersebut.
Perbedaan nilai pasar tersebut memberikan gambaran mengenai komposisi pemain yang dimiliki masing-masing negara. Namun, angka market value tidak secara otomatis menentukan hasil pertandingan karena performa di lapangan tetap dipengaruhi banyak faktor.
Thailand Jadi Skuad Termahal di Grup B
Persaingan nilai pasar juga menarik perhatian dari Grup B yang dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
Thailand menjadi tim dengan market value tertinggi di grup tersebut. Nilai pasar skuad Negeri Gajah Perang tercatat sekitar Rp159,09 miliar.
Jumlah itu masih berada di bawah market value Timnas Indonesia. Dengan demikian, Indonesia juga menjadi tim dengan nilai pasar tertinggi jika seluruh peserta FIFA ASEAN Cup 2026 dibandingkan berdasarkan data Transfermarkt yang digunakan dalam laporan.
Sementara itu, Vietnam, Pakistan, dan Filipina menjadi tiga negara lain yang tergabung di Grup B. Keempat tim tersebut akan bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik agar dapat melanjutkan perjalanan mereka ke fase berikutnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dengan pertandingan dijadwalkan berlangsung di dua stadion.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi salah satu venue yang digunakan. Selain itu, Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung juga masuk dalam daftar lokasi pertandingan.
Status sebagai tuan rumah membuat Indonesia memiliki keuntungan dari sisi dukungan penonton. Skuad Garuda dapat tampil di hadapan pendukung sendiri dalam turnamen yang mempertemukan delapan negara.
Market Value Bukan Jaminan Juara
Tingginya market value membuat Indonesia menjadi sorotan sebelum kompetisi dimulai. Namun, nilai pasar pemain pada dasarnya hanya menggambarkan estimasi nilai skuad dan bukan ukuran pasti mengenai hasil yang akan diraih sebuah tim.
Pertandingan tetap ditentukan oleh performa pemain, strategi pelatih, kondisi fisik, serta kemampuan tim menjalankan rencana permainan. Karena itu, Indonesia tetap harus membuktikan keunggulan di atas kertas ketika kompetisi resmi dimulai.
Dengan market value sekitar Rp377,79 miliar, Timnas Indonesia kini tercatat sebagai skuad dengan nilai pasar tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan keunggulan tersebut menjadi performa di lapangan sepanjang turnamen.
