— Kabar mengejutkan datang dari Lionel Messi yang secara resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina. Keputusan ini diambil tak lama setelah Argentina menelan kekalahan dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Pengumuman pensiun Messi melalui pernyataan di Instagram pada Senin (31-8-2026) ini kembali memicu perdebatan sengit mengenai statusnya dan legenda Argentina lainnya, Diego Maradona, sebagai dua sosok paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Keputusan Messi untuk meninggalkan timnas diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepergian ayahnya yang ia sebutkan dalam suratnya. Perdebatan mengenai siapa yang lebih unggul antara Messi dan Maradona, kedua pemain ikonik bernomor punggung 10, telah lama menghiasi media olahraga global.

Diego Maradona memulai debutnya di Timnas Argentina pada tahun 1977 dan mengakhiri kariernya 17 tahun kemudian, pada 1994. Selama membela panji Albiceleste, Maradona mencatatkan 91 penampilan, mencetak 34 gol, dan memberikan 26 assist.

Sementara itu, Lionel Messi memiliki karier internasional yang lebih panjang, berlangsung hampir 21 tahun, sejak 2005 hingga 2026. Ia mengukir 207 penampilan, dengan rekor 125 gol dan 57 assist.

Meskipun Maradona kalah dalam jumlah gol dan assist, penampilannya di Piala Dunia 1986 di Meksiko dianggap sebagai salah satu performa individu terbaik dalam sejarah turnamen. Dua gol ikoniknya, ‘Tangan Tuhan’ dan ‘Gol Abad Ini’ saat melawan Inggris di perempat final, semakin mengabadikan namanya.

Perbandingan gelar juga menjadi sorotan utama dalam perdebatan kedua legenda ini. Maradona berhasil meraih dua trofi internasional utama bersama Argentina, yaitu Piala Dunia 1986 dan Artemio Franchi Cup pada 1993. Namun, ia absen saat Argentina menjuarai Copa America 1991 dan 1993 akibat kasus doping.

Di sisi lain, Messi mengoleksi empat gelar senior utama: Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Keduanya juga memiliki kesamaan dalam menjuarai Piala Dunia U-20, Maradona pada 1979 dan Messi pada 2005. Messi juga menambah koleksi medalinya dengan emas Olimpiade 2008.

Piala Dunia menjadi panggung terpenting bagi kedua pemain untuk menegaskan status legendaris mereka. Diego Maradona tampil dalam empat edisi Piala Dunia (1982-1994). Puncak kariernya di turnamen ini adalah pada 1986 dengan lima gol dan lima assist, serta membawa Argentina ke final pada 1990 meski dalam kondisi cedera.

Lionel Messi memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia untuk Argentina dengan enam edisi (2006-2026). Setelah sempat gagal mencetak gol di Piala Dunia 2010 di bawah asuhan Maradona, Messi meraih performa gemilang di Piala Dunia 2014 dengan empat gol dan satu assist, meski harus puas sebagai runner-up. Ia akhirnya berhasil membawa Argentina meraih gelar juara pada Piala Dunia 2022 dengan tujuh gol dan tiga assist, serta kembali tampil impresif di Piala Dunia 2026 dengan delapan gol dan empat assist sebelum kembali kalah di final.