— Manchester United harus puas berbagi angka dengan Tottenham Hotspur setelah keunggulan yang mereka miliki hingga penghujung pertandingan sirna. Gol Dominic Solanke pada masa injury time membuat MU gagal membawa pulang kemenangan, meski Spurs harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Setan Merah yang sempat berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tiga poin. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-73 membawa MU unggul, tetapi kelengahan pada menit-menit akhir membuat Tottenham mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol Mbeumo Sempat Bawa MU Unggul

Manchester United mulai menemukan ritme permainan setelah melewati babak pertama yang tidak berjalan sesuai harapan. Tekanan Tottenham sempat menyulitkan tim tamu, tetapi MU mampu memperbaiki penampilan setelah turun minum dan mengambil alih kendali pertandingan.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Bryan Mbeumo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73. Gol itu menempatkan MU di posisi menguntungkan, terlebih setelah Tottenham kehilangan Rodrigo Bentancur akibat kartu merah lima menit berselang.

Bentancur diusir wasit setelah dinilai melakukan tindakan menanduk Luke Shaw. Keunggulan jumlah pemain membuat MU memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir.

Namun, situasi tersebut tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh pasukan Michael Carrick. Alih-alih mengunci kemenangan, MU justru memberikan kesempatan kepada Tottenham untuk kembali menekan pada penghujung laga.

Dominic Solanke Buyarkan Kemenangan Setan Merah

Petaka bagi Manchester United datang ketika pertandingan memasuki menit ke-92. Tottenham melancarkan serangan dari sisi kiri melalui Sandro Tonali yang mengirimkan bola ke area tengah kotak penalti.

Dominic Solanke berada di posisi yang tepat untuk menyambut umpan tersebut. Ia berada dalam pengawalan Lisandro Martinez, tetapi bek MU itu gagal menghentikan pergerakan penyerang Tottenham tersebut.

Solanke kemudian menyentuh bola untuk mengarahkannya ke gawang dan mengubah skor menjadi imbang. Gol itu memastikan Tottenham terhindar dari kekalahan, sekaligus menggagalkan upaya MU mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Bagi Manchester United, kebobolan ketika lawan kekurangan satu pemain menjadi persoalan yang patut dievaluasi. Mereka sebenarnya memiliki waktu dan keunggulan situasi untuk mengendalikan jalannya pertandingan, tetapi gagal menjaga konsentrasi ketika menghadapi tekanan terakhir.

Michael Carrick Soroti Pengelolaan Pertandingan

Manajer Manchester United Michael Carrick mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan. Meski demikian, ia menilai para pemain menunjukkan perkembangan setelah jeda dan mampu mengendalikan permainan dengan lebih baik.

Dalam keterangannya kepada BBC, Carrick menyebut pertandingan berlangsung dengan dinamika yang berubah-ubah. Ia juga menilai performa MU pada babak kedua mengalami peningkatan di berbagai aspek.

Namun, Carrick menegaskan bahwa keunggulan yang sudah didapat seharusnya bisa dipertahankan. Menurutnya, MU perlu lebih cermat mengelola pertandingan, terutama ketika berada dalam situasi yang menguntungkan.

Hasil imbang tersebut membuat Manchester United tertahan di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris dengan koleksi enam poin dari enam pertandingan. Catatan itu menambah tekanan terhadap Carrick, yang dituntut segera memperbaiki performa tim agar tidak terus kehilangan poin.