— Mantan gelandang Manchester United, Paul Pogba, ikut menyoroti perkara dugaan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan Manchester City. Ia berharap polemik tersebut tidak merusak citra Premier League yang selama ini dikenal sebagai salah satu kompetisi sepak bola paling kompetitif.

Pogba juga menyinggung kemungkinan Manchester United memperoleh kembali dua gelar liga yang diraih Manchester City pada musim 2010/2011 dan 2017/2018. Pada kedua musim tersebut, Setan Merah finis sebagai runner-up. Meski demikian, belum ada keputusan final mengenai perubahan hasil kompetisi maupun pemberian gelar kepada klub lain.

Pogba Tak Ingin Kasus Manchester City Mencoreng Liga Inggris

Kasus finansial Manchester City menjadi perhatian setelah klub tersebut menghadapi 115 dakwaan terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League dalam periode 2009/2010 hingga 2017/2018. Dalam informasi yang menjadi sorotan, 114 dakwaan disebut telah dinyatakan terbukti.

Pogba memilih berhati-hati ketika dimintai tanggapan mengenai persoalan tersebut. Ia menekankan harapannya agar perkara yang melibatkan klub berjuluk The Citizens itu tidak berdampak buruk terhadap reputasi kompetisi.

“Jujur saja, tidak ada yang perlu saya katakan,” ujar Pogba, seperti dikutip Manchester Evening News.

Ia kemudian menyampaikan harapan agar Manchester United dapat memperoleh kembali dua gelar juara yang menjadi pembahasan dalam kasus tersebut.

“Saya hanya berharap hal itu tidak memengaruhi Premier League dan mudah-mudahan kami bisa merebut kembali dua gelar juara,” kata Pogba.

Pernyataan tersebut memperlihatkan harapan Pogba terhadap hasil akhir perkara, sekaligus menggambarkan perhatian terhadap status gelar liga yang diraih klub-klub Inggris pada periode terkait.

Manchester United Berpotensi Terseret dalam Perubahan Gelar

Manchester United memiliki hubungan langsung dengan dua musim yang menjadi perhatian. Pada musim 2010/2011, Setan Merah menempati posisi kedua di bawah Manchester City. Situasi serupa terjadi pada musim 2017/2018, ketika MU kembali finis sebagai runner-up.

Kondisi itu memunculkan pembahasan mengenai kemungkinan perubahan status gelar apabila proses hukum dan banding menghasilkan keputusan yang memengaruhi pencapaian Manchester City. Namun, posisi Manchester United sebagai runner-up pada kedua musim tersebut tidak dengan sendirinya membuat gelar berpindah tangan.

Manchester City Masih Menempuh Proses Banding

Manchester City masih berupaya mengajukan banding atas keputusan terkait pelanggaran aturan finansial tersebut. Hingga informasi dalam laporan ini, belum ada sanksi konkret yang ditetapkan sebagai hasil akhir perkara.

Proses banding menjadi tahapan penting sebelum konsekuensi terhadap klub dapat dipastikan. Karena itu, kemungkinan pencabutan gelar atau pemberian gelar kepada Manchester United masih harus menunggu keputusan resmi.

Kasus ini menjadi sorotan karena hasil akhirnya dapat berpengaruh terhadap catatan sejarah Premier League. Untuk saat ini, harapan Pogba agar kompetisi tetap menjaga reputasinya dan Manchester United mendapatkan kembali dua gelar masih menunggu perkembangan lebih lanjut.