Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) tengah memproses rencana naturalisasi petenis Arina Varaksina. Langkah ini diambil federasi guna memperkuat skuad Merah Putih yang dipersiapkan menghadapi ajang SEA Games 2027.
Upaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembenahan sistem pembinaan atlet yang digalakkan oleh induk olahraga tenis nasional. Selain proses naturalisasi, PP Pelti juga menggulirkan Liga Tenis Indonesia serta menyiapkan program pengiriman atlet lapis kedua ke berbagai kejuaraan internasional tingkat ITF M15 dan W15.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Pelti, Ardi Rivali, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah nama untuk dimasukkan ke dalam program pembinaan jangka panjang.
“Kami sudah siapkan beberapa pemain seperti ada Rafalentino (Ali Da Costa), Ethan David Zapp keturunan Jerman, dan ada juga pemain yang akan dinaturalisasi Arina Varaksina,” ujar Ardi selepas pembukaan Liga Tenis Indonesia 2026 Seri Dua di kawasan Jakarta Timur, Rabu (14/10/2026).
Perekrutan para pemain muda serta atlet pelapis ini diproyeksikan untuk menambah kedalaman skuad nasional dalam menghadapi berbagai multievent mendatang. Target terdekat dari program jangka panjang ini adalah perhelatan SEA Games 2027 yang akan berlangsung di Malaysia.
“Seperti Rafalentino dan Ethan ini kemarin main di Davis Cup 2026 (melawan Rumania di Grup Dunia II bulan lalu). Sementara Arina merupakan atlet asal Rusia tapi tinggal di Indonesia sejak usia satu tahun. Sempat kembali ke Rusia tapi sekarang sudah di Indonesia lagi. Ini kami kan siapkan untuk SEA Games,” ungkapnya.
Saat ini, proses perpindahan kewarganegaraan bagi Arina Varaksina masih berada dalam tahap pemberkasan dokumen. Jajaran pengurus PP Pelti berharap seluruh urusan administrasi tersebut dapat segera tuntas dalam waktu dekat.
“Karena setelah Asian Games kami memang langsung switch ke SEA Games. Feeling saya mungkin ada pemain top kita yang absen, jadi kami siapkan untuk lapis berikutnya,” ujar Ardi.
“Kami memilih junior-junior yang terbaik untuk disiapkan ke lapis berikutnya, melalui program jangka panjang kita,” lanjutnya.
Dari aspek teknis permainan, Ardi menilai kapasitas Arina memperlihatkan grafik performa yang menjanjikan. Petenis tersebut saat ini menduduki peringkat 957 WTA serta pernah mencatatkan kemenangan atas lawannya yang berada di posisi 150 dunia. Berbekal rekam jejak tersebut, termasuk statusnya sebagai juara Proliga Indonesia Master 2025, Pelti menaruh optimisme tinggi terhadap sang atlet.
“Pelti percaya diri bahwa Arina bisa jadi salah satu penyumbang medali emas di SEA Games nanti,” pungkasnya.









