TOPIK.ID — Mario Suryo Aji menjadi salah satu pembalap Indonesia yang paling dinantikan kiprahnya pada MotoGP Indonesia 2026. Pembalap bernomor 64 tersebut akan turun di kelas Moto2 bersama IDEMITSU Honda Team Asia saat Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi tuan rumah balapan dunia pada 9-11 Oktober 2026.
Kesempatan tampil di depan publik sendiri menjadi momentum penting bagi Mario setelah melewati perjalanan panjang di dunia balap. Sebelum menghadapi seri kandang, ia bahkan telah menjalani latihan di Mandalika pada 21-22 Juli 2026 untuk mengenali kembali karakter lintasan sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi persaingan Moto2.
Profil Dan Latar Belakang Mario Suryo Aji
Mario Suryo Aji lahir pada 16 Maret 2004 dan telah mengenal dunia balap sejak masih berusia 10 tahun. Ketertarikannya bermula dari motocross setelah diperkenalkan oleh sang ayah. Dari lintasan tanah, Mario kemudian mengembangkan karier ke road racing dan mengikuti sejumlah program pembinaan pembalap muda.
Salah satu tahapan penting dalam perkembangan kariernya adalah ketika Mario tampil di Idemitsu Asia Talent Cup pada 2018. Ia mengakhiri musim tersebut di peringkat kelima dengan koleksi empat podium, termasuk satu kemenangan.
Setelah itu, Mario melanjutkan proses pembentukan dirinya melalui Red Bull MotoGP Rookies Cup serta FIM CEV Moto3 Junior World Championship. Pengalaman tersebut menjadi bekal sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia.
Perjalanan Mario Menuju Kelas Moto2
Mario mulai berlaga di Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2022. Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian terjadi ketika ia tampil di MotoGP Indonesia 2022. Pembalap asal Indonesia tersebut berhasil mengamankan posisi start di barisan depan sehingga namanya semakin dikenal oleh publik Tanah Air.
Perjalanan di Moto3 kemudian berlanjut sebelum Mario naik ke kelas Moto2 pada 2024. Memasuki kategori yang lebih tinggi tentu menghadirkan tantangan baru, terutama dari sisi karakter motor, persaingan dan tuntutan konsistensi selama satu musim.
Pada 2025, Mario mencatat salah satu hasil terbaiknya dengan finis di posisi kesembilan pada GP Amerika. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam kariernya sekaligus menunjukkan kemampuannya bersaing di kelas Moto2.
Musim 2026 menjadi tahun ketiga Mario di Moto2. Ia kembali dipercaya IDEMITSU Honda Team Asia dan menggunakan motor Kalex untuk menjalani persaingan sepanjang musim.
Persiapan Mario Menjelang Moto2 Indonesia 2026
Perjalanan Mario pada musim 2026 juga diwarnai tantangan dari sisi kebugaran. Pada Mei, ia harus menjalani operasi setelah mengalami cedera fraktur servikal pada tulang belakang C6 dan C7.
Setelah melewati masa pemulihan, Mario kembali berkompetisi di Moto2 Jerman pada Juli. Momentum tersebut menjadi bagian dari proses untuk mengembalikan ritme balap sebelum menghadapi seri-seri berikutnya.
Saat jeda musim panas, Mario kembali ke Mandalika untuk menjalani latihan pada 21-22 Juli. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan kembali feeling terhadap lintasan yang akan menjadi lokasi balapan kandangnya.
Latihan di Mandalika juga menjadi persiapan penting karena Mario ingin menghadapi seri Indonesia dengan pendekatan yang tepat. Ia berusaha tampil maksimal tanpa memberikan tekanan berlebihan kepada dirinya sendiri.
Mario Suryo Aji Bersiap Hadapi Balapan Kandang
Moto2 Indonesia 2026 menjadi kesempatan bagi Mario untuk kembali merasakan atmosfer balapan di hadapan pendukung Tanah Air. Pengalaman sebelumnya di Mandalika dapat menjadi modal ketika ia kembali turun bersama IDEMITSU Honda Team Asia.
Pertamina Grand Prix of Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Sorotan terhadap Mario tentu akan lebih besar dibandingkan seri-seri sebelumnya karena ia menjadi salah satu wakil Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia.
Dengan pengalaman di Moto3, tiga musim di Moto2, serta persiapan khusus di Mandalika, Mario memiliki modal untuk menghadapi seri kandang tersebut. Kini, perhatian publik Indonesia akan tertuju kepada pembalap bernomor 64 itu saat berusaha memberikan penampilan terbaik di hadapan para pendukungnya.
