Topik.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diproyeksikan akan mengalami lonjakan laba bersih yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang, membuka peluang pembagian dividen yang lebih besar. Proyeksi positif ini mendorong bank investasi asing, UBS, untuk menaikkan rekomendasi saham PTBA dari netral menjadi ‘Beli’.
Kinerja Finansial Kuat Didukung Kenaikan Penjualan dan Harga
Berdasarkan riset terbaru UBS, laba bersih PTBA diperkirakan melonjak 218% menjadi Rp2,7 triliun pada semester I-2026. Angka ini telah mencapai 68% dari proyeksi setahun penuh UBS dan 66% dari konsensus analis. Khusus pada kuartal II-2026, perusahaan batu bara ini mencatat pertumbuhan laba sebesar 130% secara kuartalan, mencapai Rp1,8 triliun.
Kinerja positif tersebut didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 8% dan Average Selling Price (ASP) sebesar 10%. Peningkatan ASP ini mampu mengompensasi kenaikan cash cost sebesar 4% yang juga terjadi pada periode yang sama.
Margin Kas dan Kas Bersih Menunjukkan Perbaikan Signifikan
UBS juga mencatat adanya perbaikan margin kas PTBA yang mencapai US$11 per ton pada kuartal II-2026. Level ini merupakan yang tertinggi dalam enam kuartal terakhir, meningkat dari US$7 per ton pada kuartal sebelumnya. Selain itu, kas bersih perseroan dilaporkan melimpah, mencapai Rp3,9 triliun pada kuartal II-2026, naik signifikan dari Rp1,5 triliun pada kuartal sebelumnya.
Proyeksi Dividen Menarik dan Kenaikan Target Harga Saham
Menyikapi potensi kinerja yang kuat, UBS menaikkan proyeksi laba bersih per saham (EPS) PTBA untuk periode 2026-2028 sebesar 14-26%. Peningkatan ini didorong oleh proyeksi kenaikan ASP ekspor, pelemahan nilai tukar rupiah, dan perbaikan biaya kas.
UBS memprediksi dividen per saham PTBA untuk tahun buku 2026, 2027, dan 2028 masing-masing sebesar Rp321, Rp353, dan Rp269. Angka ini menunjukkan yield dividen yang berkisar antara 10-14%, jauh lebih tinggi dibandingkan dividen per saham tahun buku 2025 yang diproyeksikan sebesar Rp115.
Sebagai konsekuensi dari prospek positif ini, UBS meng-upgrade rekomendasi saham PTBA menjadi ‘Beli’ dengan target harga Rp3.600. Target harga ini mencerminkan potensi kenaikan sekitar 40% dari harga saham saat riset dibuat, yaitu Rp2.560.
Ikuti Topik.id
