Paris Saint-Germain (PSG) kembali dinobatkan sebagai klub sepak bola pria terbaik dunia dalam ajang Ballon d’Or 2026. Klub asal Prancis tersebut mempertahankan penghargaan Men’s Club of the Year setelah sebelumnya memenangkan kategori yang sama pada edisi 2025.
Penghargaan diumumkan dalam rangkaian Ballon d’Or 2026 di London, Inggris, pada Senin (26/10/2026) waktu setempat atau Selasa (27/10/2026) dini hari WIB. PSG mendapatkan pengakuan setelah mencatatkan keberhasilan pada kompetisi domestik dan internasional, termasuk gelar Liga Champions UEFA 2025/2026 dan Ligue 1 Prancis.
PSG mengungguli empat kandidat lainnya, yakni Arsenal, Bayern Munich, Bodø/Glimt, dan Flamengo. Selain memperoleh penghargaan kolektif, PSG juga memiliki sepuluh pemain yang tercantum dalam daftar nominasi Ballon d’Or kategori pria 2026. Jumlah tersebut menjadi catatan penting bagi keterwakilan klub dalam penghargaan individu.
PSG raih penghargaan klub pria terbaik Ballon d’Or dua kali beruntun
PSG mempertahankan penghargaan klub pria terbaik setelah mendapatkannya pada 2025. Pada musim 2024/2025, tim asuhan Luis Enrique menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Klub kemudian kembali menjadi juara pada musim berikutnya.
Prestasi tersebut menjadi dasar penting pengakuan terhadap PSG dalam dua tahun berturut-turut. Sebelumnya, Manchester City juga memenangkan penghargaan klub terbaik pada 2022 dan 2023, sedangkan Real Madrid menjadi penerima pada 2024.
Kategori klub terbaik memberi penilaian terhadap pencapaian tim secara keseluruhan. Karena itu, hasilnya tidak sama dengan Ballon d’Or individu ataupun kategori pelatih, meskipun keberhasilan klub dapat berjalan beriringan dengan pengakuan terhadap para pemainnya.
PSG pertahankan gelar Liga Champions UEFA 2025/2026
Pencapaian terbesar PSG selama periode terkait adalah mempertahankan gelar Liga Champions UEFA. Setelah memenangi kompetisi 2024/2025, PSG kembali melangkah hingga pertandingan final musim 2025/2026 dan menghadapi Arsenal.
Final dimainkan di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei 2026. Pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu sebelum PSG menang adu penalti 4-3.
Arsenal membuka keunggulan melalui Kai Havertz pada menit keenam. PSG kemudian menyamakan skor lewat penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65. Tidak ada gol tambahan hingga babak tambahan berakhir sehingga pertandingan harus ditentukan dari titik penalti.
Kemenangan tersebut memberikan PSG gelar Liga Champions kedua sepanjang sejarah klub, sekaligus gelar kedua dalam dua musim berturut-turut. Keberhasilan itu menjadi pencapaian utama dalam perjalanan PSG menuju penghargaan klub terbaik dunia 2026.
Final PSG melawan Arsenal berlangsung hingga adu penalti
Arsenal datang ke final dengan pencapaian di Premier League 2025/2026, sementara PSG berstatus juara bertahan Liga Champions. Pertandingan mempertemukan dua tim yang sama-sama masuk nominasi klub pria terbaik Ballon d’Or 2026.
Gol cepat Havertz membuat PSG harus mengejar ketertinggalan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Luis Enrique terus mencari peluang dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Dembélé. Pertandingan tetap berjalan ketat hingga adu penalti.
Hasil final menjadi salah satu momen menentukan dalam perjalanan PSG sepanjang musim. PSG kemudian mengungguli Arsenal pula dalam kategori klub pria terbaik Ballon d’Or 2026, meskipun penghargaan individu tersebut terpisah dari hasil pertandingan.
PSG memenangkan sejumlah trofi domestik dan internasional
Selain Liga Champions, PSG memenangi Ligue 1 Prancis 2025/2026. Gelar tersebut memperpanjang catatan keberhasilan klub pada kompetisi liga domestik.
PSG juga tercatat meraih Piala Interkontinental FIFA, Piala Super UEFA, dan Trophée des Champions dalam periode terkait. Berbagai kompetisi itu memiliki format berbeda: liga dimainkan sepanjang musim, sedangkan perebutan piala super dan trofi internasional berlangsung dalam jadwal tersendiri.
Karena waktu pelaksanaan masing-masing kompetisi berbeda, jumlah trofi dalam profil nominasi perlu dibedakan dari seluruh trofi yang diperoleh PSG pada rentang kalender yang lebih luas. Namun, keseluruhan pencapaian tersebut menjelaskan alasan PSG menjadi kandidat kuat klub terbaik tahun ini.
Luis Enrique bawa PSG mempertahankan dominasi Eropa
Luis Enrique memainkan peran penting sebagai pelatih ketika PSG menjuarai Liga Champions dua kali berturut-turut. Pelatih asal Spanyol itu membawa PSG mendapatkan trofi pertama pada musim 2024/2025 lalu mengulangi pencapaian pada musim 2025/2026.
Selama periode tersebut, PSG harus membagi perhatian antara kompetisi liga, turnamen Eropa, serta pertandingan perebutan trofi internasional. Luis Enrique mengandalkan kontribusi pemain dari berbagai lini untuk menjaga konsistensi tim.
Di lini depan, Ousmane Dembélé dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi bagian dari serangan klub. Vitinha, João Neves, dan Fabián Ruiz berperan di sektor tengah, sedangkan Achraf Hakimi, Nuno Mendes, Willian Pacho, serta Marquinhos menjadi bagian dari pertahanan.
Prestasi PSG turut membuat Luis Enrique masuk daftar kandidat pelatih pria terbaik Ballon d’Or 2026 bersama Luis de la Fuente, Mikel Arteta, Unai Emery, dan Vincent Kompany. Namun, kategori pelatih akhirnya dimenangkan Luis de la Fuente yang membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
PSG catat rekor 10 pemain masuk nominasi Ballon d’Or 2026
PSG menempatkan sepuluh pemain yang berkaitan dengan klub selama periode penilaian dalam daftar 30 nominasi Ballon d’Or pria 2026. Jumlah itu disebut sebagai rekor keterwakilan satu klub dalam satu edisi nominasi.
Setahun sebelumnya PSG memiliki sembilan pemain dalam daftar nominasi. Pada 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi sepuluh. Para kandidat berasal dari lini serang, tengah, dan pertahanan.
Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan Fabián Ruiz masuk kelompok sepuluh besar. Achraf Hakimi menempati peringkat ke-13, Vitinha posisi ke-14, João Neves peringkat ke-19, Willian Pacho posisi ke-20, Nuno Mendes peringkat ke-23, dan Marquinhos posisi ke-25. Ferran Torres juga tercatat sebagai pemain yang terkait dengan PSG dalam daftar periode penilaian dan menempati peringkat ke-16.
Ousmane Dembélé dan Kvaratskhelia masuk sepuluh besar
Dembélé kembali masuk kelompok teratas setelah memenangkan Ballon d’Or 2025. Pemain asal Prancis tersebut menjadi bagian dari lini serang PSG dalam periode prestasi klub di Eropa.
Kvaratskhelia, penyerang tim nasional Georgia, juga berada dalam kelompok sepuluh besar. Sementara itu, gelandang Spanyol Fabián Ruiz melengkapi tiga pemain terkait PSG yang mencapai kelompok tersebut.
Status masuk sepuluh besar menunjukkan bahwa ketiganya lolos ke kelompok finalis teratas, bukan berarti mereka otomatis menempati tiga peringkat teratas. Urutan akhir ditentukan oleh hasil pengumuman pemeringkatan pemain pada seremoni.
Achraf Hakimi dan Vitinha masuk peringkat 11 hingga 30
Sejumlah pemain PSG lainnya menempati kelompok peringkat 11–30. Achraf Hakimi berada di urutan ke-13 dan Vitinha menempati peringkat ke-14. Ferran Torres berada pada urutan ke-16, disusul João Neves pada peringkat ke-19.
Willian Pacho menempati urutan ke-20, Nuno Mendes berada pada posisi ke-23, dan Marquinhos menempati peringkat ke-25. Daftar tersebut mencakup pemain yang dikaitkan dengan PSG dalam periode penilaian, sehingga informasi perpindahan klub perlu dipahami sesuai rentang waktu nominasi.
Keterwakilan pemain dari berbagai posisi melengkapi pencapaian kolektif PSG. Penghargaan klub terbaik tetap merupakan kategori tersendiri, tetapi nominasi individu memberikan gambaran pemain yang memperoleh perhatian selama periode kompetisi.
PSG ungguli Arsenal, Bayern Munich, Bodø/Glimt dan Flamengo
PSG menghadapi empat pesaing dalam kategori klub pria terbaik 2026. Arsenal menjadi wakil Inggris setelah memenangkan Premier League 2025/2026 dan mencapai final Liga Champions, sedangkan Bayern Munich menjadi kandidat berkat pencapaian domestik di Jerman.
Bayern Munich meraih Bundesliga, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman. Bodø/Glimt mewakili Norwegia dengan pencapaian Piala Norwegia, sementara Flamengo menjadi wakil Brasil setelah meraih Copa Libertadores, kompetisi liga nasional, dan gelar tingkat negara bagian.
Kelima klub memperoleh nominasi berdasarkan kompetisi yang berbeda. PSG pada akhirnya diumumkan sebagai pemenang kategori klub pria terbaik. Urutan tabel daftar nominasi tidak menunjukkan hasil pemungutan suara.
Arsenal dan Bayern Munich jadi pesaing utama PSG
Arsenal dan Bayern Munich menjadi dua klub besar Eropa dalam daftar kandidat. Arsenal menjuarai Premier League musim 2025/2026 dan tampil pada final Liga Champions. Namun, Arsenal harus mengakui kemenangan PSG setelah pertandingan final ditentukan melalui adu penalti.
Bayern Munich tampil sebagai kandidat setelah memenangi tiga trofi domestik di Jerman. Keberhasilan Bayern memperlihatkan bahwa pencapaian konsisten dalam satu musim juga menjadi bagian dari daftar penilaian klub.
Walaupun kedua klub memiliki prestasi penting, PSG memperoleh penghargaan klub terbaik pada malam penganugerahan Ballon d’Or 2026.
Flamengo menjadi wakil Amerika Selatan dalam nominasi
Flamengo masuk nominasi dari luar kawasan Eropa. Klub asal Rio de Janeiro tersebut mencatatkan keberhasilan pada Copa Libertadores, liga domestik Brasil, dan kompetisi negara bagian.
Kehadiran Flamengo menunjukkan bahwa daftar kandidat klub terbaik tidak hanya terdiri atas peserta Liga Champions UEFA. Bodø/Glimt juga masuk daftar sebagai wakil Norwegia, melengkapi kelompok kandidat dari berbagai negara.
Hasil akhir tetap menempatkan PSG sebagai pemenang penghargaan klub pria terbaik dunia 2026.
PSG melanjutkan keberhasilan era Luis Enrique
Gelar Liga Champions pertama yang dimenangkan PSG pada 2024/2025 merupakan tonggak sejarah klub. Keberhasilan mempertahankannya pada 2025/2026 menambah catatan prestasi dalam era kepelatihan Luis Enrique.
Selain hasil di kompetisi Eropa, PSG mempertahankan keberhasilan di liga domestik dan berkompetisi dalam berbagai perebutan trofi internasional. Perjalanan itu melibatkan kontribusi para pemain dari berbagai posisi serta pengelolaan skuad sepanjang musim.
Penghargaan klub terbaik 2026 melengkapi periode tersebut, sementara daftar nominasi individu menunjukkan sejumlah pemain PSG juga memperoleh pengakuan dalam Ballon d’Or pria.
Daftar pemenang klub pria terbaik Ballon d’Or 2021–2026
Kategori klub terbaik mulai dikenal dalam rangkaian Ballon d’Or pada 2021 ketika Chelsea meraih penghargaan. Manchester City kemudian menang pada 2022 dan 2023, Real Madrid pada 2024, dan PSG pada 2025.
Kemenangan PSG pada 2026 membuat klub asal Paris tersebut menjadi pemenang dalam dua edisi berturut-turut, mengikuti catatan yang sebelumnya dicapai Manchester City.
Ballon d’Or 2026 berlangsung di London
Ballon d’Or 2026 diselenggarakan pada 26 Oktober 2026 di London, Inggris, sebagai bagian dari peringatan 70 tahun penghargaan sejak 1956. Ajang itu memberikan penghargaan untuk pemain terbaik, pemain muda, penjaga gawang, pelatih, dan klub.
Barcelona Femení diumumkan sebagai pemenang kategori klub wanita terbaik, sementara PSG meraih penghargaan klub pria terbaik. Paris Saint-Germain kembali menjadi klub pria terbaik Ballon d’Or 2026 setelah memenangi kategori tersebut pada 2025.
Penghargaan itu melengkapi keberhasilan klub menjuarai Liga Champions UEFA 2025/2026 dan Ligue 1 serta meraih sejumlah trofi internasional, sekaligus menambah pencapaian PSG di bawah Luis Enrique.
Hasil final Liga Champions UEFA 2025/2026
| Keterangan | Hasil |
|---|---|
| Pertandingan | PSG vs Arsenal |
| Tanggal | 30 Mei 2026 |
| Stadion | Puskás Aréna, Budapest |
| Gol Arsenal | Kai Havertz, menit ke-6 |
| Gol PSG | Ousmane Dembélé, menit ke-65 (penalti) |
| Skor akhir setelah perpanjangan waktu | 1-1 |
| Adu penalti | PSG menang 4-3 |
| Juara | Paris Saint-Germain |
Daftar pencapaian utama PSG dalam periode Ballon d’Or 2026
| Kompetisi | Prestasi |
|---|---|
| Liga Champions UEFA 2025/2026 | Juara |
| Ligue 1 Prancis 2025/2026 | Juara |
| Piala Interkontinental FIFA | Juara |
| Piala Super UEFA | Juara |
| Trophée des Champions | Juara |
Daftar merangkum jenis trofi utama dalam periode terkait, bukan seluruh piala menurut tahun kalender.
Daftar 10 pemain terkait PSG dalam Ballon d’Or 2026
| Pemain | Negara | Peringkat/status |
|---|---|---|
| Ousmane Dembélé | Prancis | 10 besar |
| Khvicha Kvaratskhelia | Georgia | 10 besar |
| Fabián Ruiz | Spanyol | 10 besar |
| Achraf Hakimi | Maroko | 13 |
| Vitinha | Portugal | 14 |
| Ferran Torres | Spanyol | 16 |
| João Neves | Portugal | 19 |
| Willian Pacho | Ekuador | 20 |
| Nuno Mendes | Portugal | 23 |
| Marquinhos | Brasil | 25 |
Daftar memperhitungkan hubungan pemain dengan PSG dalam periode penilaian; status sepuluh besar tidak menyatakan peringkat akhir.
Daftar lengkap nominasi klub pria terbaik Ballon d’Or 2026
| Klub | Negara | Prestasi utama |
|---|---|---|
| Paris Saint-Germain | Prancis | Liga Champions, Ligue 1, trofi internasional |
| Arsenal | Inggris | Premier League, final Liga Champions |
| Bayern Munich | Jerman | Bundesliga, DFB-Pokal, Piala Super Jerman |
| Bodø/Glimt | Norwegia | Piala Norwegia |
| Flamengo | Brasil | Copa Libertadores, Liga Brasil, gelar negara bagian |
Urutan klub bukan peringkat pemungutan suara. PSG diumumkan sebagai pemenang.
Daftar pemenang klub pria terbaik Ballon d’Or 2021–2026
| Tahun | Pemenang | Negara |
|---|---|---|
| 2021 | Chelsea | Inggris |
| 2022 | Manchester City | Inggris |
| 2023 | Manchester City | Inggris |
| 2024 | Real Madrid | Spanyol |
| 2025 | Paris Saint-Germain | Prancis |
| 2026 | Paris Saint-Germain | Prancis |









