— Raul Fernandez menegaskan tidak ingin terseret dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang melibatkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Marc Marquez. Meski performanya terus meningkat dan mampu bersaing di barisan depan, pebalap Trackhouse Racing tersebut memilih fokus pada hasil balapannya sendiri.

Persaingan semakin menarik setelah Aprilia menunjukkan dominasinya pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Bezzecchi keluar sebagai pemenang, disusul Fernandez di posisi kedua. Martin melengkapi podium di urutan ketiga, sementara Ai Ogura finis keempat. Marc Marquez harus mengakhiri balapan di posisi keenam setelah Pedro Acosta.

Klasemen MotoGP 2026 Makin Ketat Usai Balapan Mandalika

Hasil di Mandalika membuat persaingan menuju gelar juara dunia semakin sulit diprediksi. Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan koleksi 355 poin, hanya unggul dua poin dari Marc Marquez. Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan selisih 46 poin dari Martin.

Dengan lima seri tersisa, peluang Bezzecchi untuk masuk dalam perebutan gelar belum tertutup. Kemenangan di Mandalika sekaligus menunjukkan bahwa pebalap Italia tersebut masih memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan kepada dua pesaing teratas.

Di tengah persaingan tiga pebalap tersebut, Fernandez juga mulai mencuri perhatian. Ia tampil konsisten pada paruh kedua musim dan berhasil meraih tiga podium dari empat balapan grand prix. Hasil tersebut memperlihatkan peningkatan performa yang membuatnya berpotensi memengaruhi jalannya persaingan di barisan depan.

Raul Fernandez Tak Ingin Berpihak kepada Siapa Pun

Meski mampu finis sebagai runner-up di Mandalika, Fernandez menegaskan dirinya tidak memiliki kepentingan untuk membantu salah satu kandidat juara dunia. Ia merasa bukan bagian dari perebutan gelar sehingga tidak ingin terlibat dalam duel antara Martin, Bezzecchi, dan Marquez.

Fernandez juga menjelaskan bahwa dirinya berusaha menjalankan strategi balapan sebagaimana mestinya. Ia memilih menjaga posisi di lintasan tanpa menjadikan persaingan gelar pebalap lain sebagai pertimbangan utama.

Sikap tersebut turut berkaitan dengan penghormatannya kepada Aprilia. Fernandez menyebut sejumlah sosok di lingkungan pabrikan Italia itu telah memberikan dukungan ketika dirinya menghadapi masa sulit dalam karier. Karena itu, ia tidak ingin menjadi pengganggu bagi para pebalap yang tengah bersaing memperebutkan gelar.

Marc Marquez Tetap Mendapat Penghormatan

Fernandez juga menyampaikan kekagumannya kepada Marc Marquez. Ia menyebut pebalap asal Spanyol tersebut sebagai idolanya dan menilai para kandidat juara memiliki kemampuan serta kekuatan masing-masing untuk menyelesaikan persaingan.

Bagi Fernandez, perebutan gelar sebaiknya berlangsung di antara para kandidat tanpa dirinya ikut menentukan arah persaingan. Ia ingin tetap menghormati Aprilia sekaligus Marquez, sehingga memilih tidak memihak siapa pun.

Dengan lima seri tersisa, perhatian kini tertuju pada kemampuan Martin mempertahankan posisi teratas, upaya Marquez merebut kembali pimpinan klasemen, serta peluang Bezzecchi memperkecil jarak. Sementara itu, Fernandez berpeluang melanjutkan tren positifnya tanpa harus terlibat dalam pertarungan gelar juara dunia.