Topik.id — Gelandang yang kini memperkuat Barcelona, Rodri, melontarkan pembelaan terhadap mantan klubnya, Manchester City. Ia menegaskan dirinya masih menaruh kepercayaan penuh bahwa The Citizens tidak melakukan kesalahan, kendati sebuah komisi independen menyatakan klub tersebut bersalah atas mayoritas dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League.
Pernyataan tersebut disampaikan Rodri dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan UEFA Nations League antara Timnas Spanyol menghadapi Inggris.
“Mereka selalu menunjukkan keyakinan bahwa mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang salah dan kami percaya pada hal itu,” ujar Rodri.
Lebih lanjut, Rodri menyatakan bahwa ia dan rekan-rekan setimnya akan terus memberikan dukungan serta kepercayaan kepada klub sampai ada putusan hukum final yang membuktikan sebaliknya.
“Selama mereka belum terbukti salah, kami akan percaya kepada klub. Mereka selalu memberi tahu kami tentang keyakinan mereka terhadap ketidakbersalahan klub,” lanjutnya.
Belajar dari Kasus 2020
Dalam kesempatan yang sama, pemain asal Spanyol itu turut mengenang persoalan serupa yang pernah menerpa Manchester City pada tahun 2020 silam. Saat itu, klub sempat mendapat sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun dari UEFA akibat pelanggaran aturan financial fair play.
Namun, hukuman tersebut akhirnya dianulir oleh Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah pihak klub melayangkan banding. Pengalaman tersebut, menurut Rodri, menjadi landasan bagi para pemain untuk tetap tenang dan percaya diri menghadapi situasi hukum saat ini.
“Kami memiliki contoh pada 2020, prosesnya sama dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa,” ucap Rodri.
Kendati mengakui bahwa tuduhan yang dihadapi kali ini memiliki karakteristik berbeda, ia menilai alur penanganan masalahnya mengingatkan kembali pada kasus di masa lalu.
Trofi Adalah Bukti Kerja Keras
Terkait potensi ancaman pencabutan gelar juara yang diraih Manchester City selama kurun waktu yang diselidiki, Rodri memberikan tanggapan tegas. Selama periode tersebut, klub sukses mengamankan delapan trofi bergengsi, meliputi tiga gelar Premier League, tiga Piala Liga Inggris, satu Community Shield, serta satu Piala FA.
Bagi Rodri, rangkaian prestasi tersebut merupakan buah dari keringat dan perjuangan nyata para pemain di lapangan hijau yang tidak bisa dihapus begitu saja.
“Apa yang kami lakukan, mereka tidak bisa mengambilnya dari kami,” tegas Rodri.
Ia menambahkan bahwa pencapaian gemilang tersebut diraih melalui kerja keras harian serta kebersamaan skuad, bukan semata-mata karena faktor materi.
“Saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa semuanya layak kami dapatkan, dan saya senang bisa menjalani salah satu era terbaik sepak bola Inggris di sini,” pungkasnya.
