Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mengalami penyusutan signifikan sebesar Rp 1.544 triliun sepanjang perdagangan periode 12 hingga 16 Oktober 2026. Nilai pasar bursa merosot 14,43% dari posisi sebelumnya Rp 10.701 triliun menjadi Rp 9.157 triliun.
Di tengah tekanan tersebut, sejumlah emiten berkapitalisasi besar tetap menjadi penopang utama pasar. Berdasarkan data BEI per Jumat, 16 Oktober 2026, PT Bank Central Asia Tbk memegang posisi puncak sebagai emiten dengan nilai pasar terbesar.
Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di BEI
| Peringkat | Nama Perusahaan | Kode Saham | Kapitalisasi Pasar |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Bank Central Asia Tbk | BBCA | Rp 631 triliun |
| 2 | PT DCI Indonesia Tbk | DCII | Rp 448 triliun |
| 3 | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk | BBRI | Rp 396 triliun |
| 4 | PT Bayan Resources Tbk | BYAN | Rp 371 triliun |
| 5 | PT Bank Mandiri Tbk | BMRI | Rp 313 triliun |
| 6 | PT Amman Mineral Internasional Tbk | AMMN | Rp 271 triliun |
| 7 | PT Barito Renewables Energy Tbk | BREN | Rp 248 triliun |
| 8 | PT Telkom Indonesia Tbk | TLKM | Rp 188 triliun |
| 9 | PT Mora Telematika Indonesia Tbk | MORA | Rp 186 triliun |
| 10 | PT Astra International Tbk | ASII | Rp 169 triliun |
Pergerakan IHSG dan Aktivitas Transaksi Sepekan
Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi dalam dan ditutup ambles 14,91% pada level 5.185,1 selama periode sepekan, melemah dari posisi 6.093,7 pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan rincian aktivitas perdagangan yang mayoritas mengalami koreksi.
“Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami penurunan sebesar 5,22% menjadi 44,102 miliar saham dari 46,533 miliar saham pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 17 Oktober 2026.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian ikut menyusut tipis 0,07% ke kisaran Rp 16,21 triliun dari pekan sebelumnya yang mencatatkan Rp 16,23 triliun. Sebaliknya, rata-rata frekuensi transaksi harian justru mencatatkan kenaikan 2,46% menjadi 1,72 juta kali dari 1,67 juta kali transaksi.
Di tengah dinamika pasar tersebut, aliran modal asing terpantau keluar. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 3,34 triliun pada perdagangan hari Jumat. Secara kumulatif sepanjang tahun 2026, total nilai jual bersih asing di pasar domestik telah mencapai Rp 88,19 triliun.









