Saham

Rp 1.544 Triliun Ludes Saat IHSG Anjlok Hampir 15% Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia merosot Rp 1.544 triliun sepekan menyusul penurunan tajam IHSG hingga 14,91% selama periode 12-16 Oktober 2026.

Rp 1.544 Triliun Ludes Saat IHSG Anjlok Hampir 15% Sepekan
Ilustrasi IHSG Anjlok/ Merah (Sumber: ANTARA)

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mengalami penyusutan signifikan sebesar Rp 1.544 triliun sepanjang perdagangan periode 12 hingga 16 Oktober 2026. Nilai pasar bursa merosot 14,43% dari posisi sebelumnya Rp 10.701 triliun menjadi Rp 9.157 triliun.

Di tengah tekanan tersebut, sejumlah emiten berkapitalisasi besar tetap menjadi penopang utama pasar. Berdasarkan data BEI per Jumat, 16 Oktober 2026, PT Bank Central Asia Tbk memegang posisi puncak sebagai emiten dengan nilai pasar terbesar.

Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di BEI

PeringkatNama PerusahaanKode SahamKapitalisasi Pasar
1PT Bank Central Asia TbkBBCARp 631 triliun
2PT DCI Indonesia TbkDCIIRp 448 triliun
3PT Bank Rakyat Indonesia TbkBBRIRp 396 triliun
4PT Bayan Resources TbkBYANRp 371 triliun
5PT Bank Mandiri TbkBMRIRp 313 triliun
6PT Amman Mineral Internasional TbkAMMNRp 271 triliun
7PT Barito Renewables Energy TbkBRENRp 248 triliun
8PT Telkom Indonesia TbkTLKMRp 188 triliun
9PT Mora Telematika Indonesia TbkMORARp 186 triliun
10PT Astra International TbkASIIRp 169 triliun

Pergerakan IHSG dan Aktivitas Transaksi Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi dalam dan ditutup ambles 14,91% pada level 5.185,1 selama periode sepekan, melemah dari posisi 6.093,7 pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan rincian aktivitas perdagangan yang mayoritas mengalami koreksi.

“Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami penurunan sebesar 5,22% menjadi 44,102 miliar saham dari 46,533 miliar saham pada pekan sebelumnya,” kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 17 Oktober 2026.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian ikut menyusut tipis 0,07% ke kisaran Rp 16,21 triliun dari pekan sebelumnya yang mencatatkan Rp 16,23 triliun. Sebaliknya, rata-rata frekuensi transaksi harian justru mencatatkan kenaikan 2,46% menjadi 1,72 juta kali dari 1,67 juta kali transaksi.

Di tengah dinamika pasar tersebut, aliran modal asing terpantau keluar. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 3,34 triliun pada perdagangan hari Jumat. Secara kumulatif sepanjang tahun 2026, total nilai jual bersih asing di pasar domestik telah mencapai Rp 88,19 triliun.