AC Milan perlahan mulai mengamankan posisi di papan atas kompetisi Liga Italia musim ini. Skuad asuhan Ruben Amorim tersebut mencatatkan hasil positif dengan belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan awal.
Hasil tersebut dipastikan usai Rossoneri menaklukkan Atalanta dengan skor tipis 3-2 di Stadion San Siro. Tiga gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak oleh Goncalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila. Sementara itu, tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic, namun gagal menyamakan kedudukan hingga laga usai.
Kemenangan ini merupakan hasil positif keempat bagi Amorim di kompetisi domestik. Tambahan tiga angka menempatkan Milan di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan mengantongi 15 poin. Posisi mereka berada di bawah AS Roma yang mengoleksi 17 poin, serta Lazio dan Inter Milan yang sama-sama memimpin dengan 19 poin tanpa tersentuh kekalahan.
Kendati mengamankan kemenangan, Amorim menekankan pentingnya evaluasi performa demi menjaga konsistensi persaingan hingga akhir musim. Ia menyoroti sempat menurunnya fokus tim setelah sempat memimpin tiga gol tanpa balas atas Atalanta.
“Tentu saja, hasil akhir adalah hal yang paling penting, tetapi kami juga harus menganalisis performa kami,” aku Amorim kepada DAZN Italia dan Sky Sport Italia.
“Saat melawan Sassuolo (seri 1-1), saya katakan bahwa kami menunjukkan peningkatan sebagai sebuah tim. Menit-menit akhir pertandingan tidak mengubah fakta tersebut; momen itu justru memberi kami gambaran jelas bahwa masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan.”
“Momentum pertandingan berubah drastis. Sebelum Atalanta mencetak gol, kami mengendalikan permainan dan justru lebih dekat untuk mencetak gol keempat daripada kebobolan gol pertama. Namun, beberapa keputusan buruk-terutama dalam proses membangun serangan-memberi mereka peluang, dan aspek inilah yang harus kami perbaiki.”
Tren positif ini merupakan kelanjutan dari kemenangan telak 4-0 saat bertamu ke markas RB Salzburg dalam ajang Liga Europa. Keberhasilan tersebut didapat meskipun pelatih melakukan rotasi besar-besaran pada susunan pemain utama.
“Rotasi pemain sangat membantu kami; mereka semua bekerja dengan sangat keras. Tentu saja, butuh waktu mengubah cara kami melakukan pressing, tetapi kini kami lebih memahami kapan harus melakukan pressing. Segalanya terasa lebih mudah ketika para pemain berada di posisi yang tepat,” jelas Amorim.
Pada agenda berikutnya, Milan dijadwalkan melakoni laga tandang Liga Europa menghadapi Bournemouth. Setelah itu, mereka akan kembali fokus di kancah Serie A untuk menjamu Udinese.









