Saham

Saham TRUK Milik Andry Hakim dan Gabriel Rey Melonjak 24,8% Saat IHSG Anjlok, Ini Rencana Bisnisnya

Saham TRUK melonjak 24,8% saat IHSG anjlok 11,5%. Andry Hakim dan Gabriel Rey menguasai 20% saham dan menyiapkan rencana baru.

Saham TRUK Milik Andry Hakim dan Gabriel Rey Melonjak 24,8% Saat IHSG Anjlok, Ini Rencana Bisnisnya

Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) bergerak berlawanan arah dengan pasar saham Indonesia yang mengalami tekanan tajam pada Jumat (16/10/2026). Ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 678,6 poin atau 11,5% ke posisi 5.185,1, harga saham perusahaan transportasi tersebut justru melonjak 24,8% hingga menyentuh Rp 3.220 dan mencapai batas auto rejection atas (ARA).

Kenaikan itu membuat saham TRUK telah menguat 199,5% dalam kurun waktu satu bulan. Pergerakan tersebut menjadi perhatian karena investor Andry Hakim dan Gabriel Rey sebelumnya mengakuisisi kepemilikan gabungan sebesar 20% di perusahaan tersebut melalui entitas masing-masing.

Andry Hakim dan Gabriel Rey Kuasai 20% Saham TRUK

Transaksi pembelian saham TRUK dilakukan melalui dua perusahaan dengan harga Rp 428 per saham. PT Pukul Rata Kanan, entitas milik Gabriel Rey, membeli 65,25 juta saham atau setara 15% kepemilikan. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp 27,9 miliar.

Sementara itu, Hakimson Growth Capital, perusahaan yang terafiliasi dengan Andry Hakim, mengambil 21,75 juta saham atau sebesar 5% dari total kepemilikan. Nilai pembeliannya mencapai Rp 9,3 miliar.

Secara keseluruhan, kedua transaksi tersebut melibatkan 87 juta saham dengan nilai sekitar Rp 37,2 miliar. Saham itu dilepas oleh Catur Dharma Anugerah Surya dengan harga yang sama, yakni Rp 428 per saham.

Andry, pendiri sekaligus chief investment officer (CIO) Hakimson.id, menjelaskan bahwa Catur Dharma Anugerah Surya terafiliasi dengan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). Berdasarkan pengetahuannya, Grup CBRE sebelumnya memiliki rencana untuk mengakuisisi TRUK dan telah membeli sebagian saham perusahaan tersebut.

Dalam perkembangan selanjutnya, Andry melakukan pembicaraan dengan pihak terkait sebelum akhirnya mengambil saham bersama Gabriel Rey. Ia mengungkapkan proses tersebut dalam podcast yang disiarkan Stockbit.

TRUK Berpotensi Mengembangkan Bisnis Baru

Selain membahas kepemilikan saham, Andry turut menyinggung potensi pengembangan usaha TRUK. Perusahaan tersebut diketahui memiliki sekitar 90 armada truk dan sebelumnya telah memiliki rencana untuk menambah jumlah kendaraan operasional.

Namun, Andry mengatakan dirinya bersama Gabriel Rey sedang mempertimbangkan rencana lain yang belum bisa dipublikasikan. Ia juga membuka peluang penambahan kepemilikan saham apabila terdapat kesempatan pada masa mendatang.

Menurut Andry, keduanya telah memiliki kesepakatan terkait investasi tersebut. Meski demikian, ia belum menjelaskan secara terperinci kemungkinan perubahan pengendali perusahaan maupun arah bisnis yang akan ditempuh.

Pernyataan itu membuat strategi lanjutan investor terhadap TRUK masih menjadi perhatian pasar. Di tengah lonjakan harga sahamnya, rencana pengembangan usaha dan realisasi strategi perusahaan akan menjadi faktor yang perlu dicermati investor.

Meski saham TRUK mencatat kenaikan signifikan, pergerakan harga di pasar tetap memiliki risiko. Investor perlu memperhatikan kondisi fundamental, keterbukaan informasi, serta perkembangan bisnis perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.