Teknologi

Samsung Galaxy Buds On Terdaftar di SDPPI Komdigi, Simak Fitur Gemini Live dan Daya Tahan Baterainya

Samsung Galaxy Buds On terdaftar di SDPPI Komdigi dan berpeluang segera hadir di Indonesia. Simak fitur Gemini Live, baterai, dan harganya.

Samsung Galaxy Buds On Terdaftar di SDPPI Komdigi, Simak Fitur Gemini Live dan Daya Tahan Baterainya
Foto: Samsung

Samsung mulai memasarkan Galaxy Buds On di Korea Selatan setelah memperkenalkan perangkat audio tersebut pada awal Oktober 2026. Earbuds dengan desain jepit ini juga terindikasi sedang disiapkan untuk pasar Indonesia setelah nomor model SM-U600 muncul dalam database SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Meski belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun harga resmi di Indonesia, Galaxy Buds On menawarkan sejumlah fitur menarik. Selain desain open-ear yang memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitar, perangkat ini mendukung akses ke Gemini Live melalui perangkat Galaxy yang kompatibel.

Desain Jepit untuk Aktivitas Sehari-hari

Galaxy Buds On menjadi earbuds pertama Samsung di keluarga Galaxy Buds yang menggunakan desain clip-on. Perangkat dipasang pada bagian luar telinga, bukan dimasukkan ke liang telinga seperti model in-ear.

Samsung menggunakan shape-memory alloy yang fleksibel agar perangkat dapat menyesuaikan bentuk telinga. Desain ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama, termasuk ketika berjalan kaki atau berolahraga.

Karena tidak menutup liang telinga, pengguna masih dapat mendengar suara kendaraan dan percakapan di lingkungan sekitar. Namun, desain tersebut juga membuat isolasi suara pasifnya tidak sebaik earbuds in-ear.

Untuk audio, Samsung membekali perangkat ini dengan TwinBoost Speaker guna menghasilkan bass lebih kuat. Tersedia pula pengaturan volume otomatis dan Audio Leakage Reduction untuk membantu menyesuaikan suara serta mengurangi kebocoran audio.

Baterai Tahan hingga 9,5 Jam dan Panggilan Lebih Jernih

Galaxy Buds On menggunakan Snapdragon S7 Gen 1 Sound Platform dari Qualcomm yang dipadukan dengan amplifier Class-D. Samsung mengklaim perangkat ini mampu memutar musik hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya.

Untuk panggilan telepon, fitur Intelligent Clear Call menggabungkan tiga mikrofon, sensor getaran suara berbasis konduksi tulang, dan pemrosesan machine learning. Teknologi tersebut dirancang membantu memisahkan suara pengguna dari kebisingan di sekitarnya.

Earbuds ini juga mendukung Head Gestures. Pengguna dapat mengangguk untuk menjawab panggilan atau menggelengkan kepala untuk menolaknya. Gerakan tertentu juga dapat digunakan untuk memeriksa notifikasi dan menghentikan alarm.

Gemini Live Bisa Diakses Lewat Perintah Suara

Salah satu fitur unggulan Galaxy Buds On adalah integrasi kecerdasan buatan. Saat tersambung ke smartphone atau tablet Galaxy yang kompatibel, pengguna dapat mengakses Gemini Live melalui perintah suara tanpa harus mengeluarkan ponsel.

Pengguna bisa mengajukan pertanyaan, meminta rekomendasi, hingga berinteraksi dengan asisten AI Google. Samsung juga menghadirkan Quick Voice Memo untuk merekam catatan suara melalui area sentuh perangkat.

Rekaman tersebut dapat dicari menggunakan Bixby, tetapi fitur ini membutuhkan perangkat Galaxy AI yang kompatibel, aplikasi Samsung Voice Recorder dan Bixby, serta pengaturan gestur terlebih dahulu.

Harga Galaxy Buds On dan Peluang Masuk Indonesia

Di Korea Selatan, Galaxy Buds On dijual seharga 299.000 won atau sekitar Rp4 jutaan. Perangkat tersedia dalam warna Black melalui situs resmi Samsung, toko online, dan Samsung Store.

Kemunculan nomor model SM-U600 di database SDPPI Komdigi menjadi indikasi persiapan pemasaran di Indonesia. Namun, sertifikasi tersebut belum memastikan jadwal penjualan. Samsung juga belum mengumumkan harga resmi Galaxy Buds On untuk konsumen Indonesia.