— AICHI – Timnas voli putra Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dalam pertandingan terakhir Pool B Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Selasa (29/9/2026). Skuad Merah Putih kalah dramatis dengan skor 2-3 setelah sempat memimpin dua set lebih dulu.

Indonesia membuka pertandingan dengan sangat baik. Dua set pertama berhasil diamankan dengan skor 25-22 dan 25-21. Namun, Iran mampu bangkit dan merebut tiga set berikutnya dengan skor 25-21, 25-19, dan 17-15.

Hasil tersebut membuat pertandingan berakhir 3-2 untuk kemenangan Iran.

Pertandingan Indonesia vs Iran berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Aichi, Jepang. Sebelum laga, Indonesia membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang finis di dua besar Pool B dan melaju ke perempat final.

Indonesia Unggul Dua Set Lebih Dulu

Indonesia tampil agresif sejak set pertama. Tekanan servis dan serangan yang efektif membuat Iran kesulitan mengembangkan permainan.

Skuad Garuda kemudian menutup set pertama dengan kemenangan 25-22.

Momentum positif berlanjut pada set kedua. Indonesia mampu menjaga konsistensi permainan dan kembali memaksa Iran tertinggal. Set kedua diamankan Merah Putih dengan skor 25-21, sekaligus membawa Indonesia memimpin 2-0.

Situasi berubah pada set ketiga.

Iran mulai menemukan ritme permainan dan meningkatkan tekanan melalui blok serta serangan. Indonesia akhirnya kehilangan set ketiga dengan skor 21-25.

Iran kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah merebut set keempat 25-19.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui set kelima.

Set Kelima Berlangsung Dramatis

Set penentuan berlangsung ketat hingga poin-poin terakhir.

Indonesia tetap memberikan perlawanan dan mampu menjaga jarak skor tetap tipis. Namun, Iran lebih tenang pada fase krusial dan akhirnya menyelesaikan set kelima dengan skor 17-15.

Kemenangan tersebut memastikan Iran menutup pertandingan dengan skor 3-2.

Bagi Indonesia, kekalahan dalam lima set tetap menghasilkan satu poin, sesuai sistem perhitungan kompetisi bola voli internasional.

Perjalanan Indonesia di Pool B

Indonesia mengawali Asian Games 2026 dengan kekalahan tipis 2-3 dari Thailand. Pada pertandingan itu, Thailand menang dengan skor set 25-23, 20-25, 25-23, 23-25, dan 25-23.

Skuad Merah Putih kemudian bangkit pada pertandingan kedua dengan mengalahkan Kyrgyzstan 3-0.

Indonesia menang melalui skor 27-25, 25-21, dan 25-15. Boy Arnez Arabi dan Fauzan menjadi dua pencetak angka terbanyak Indonesia dalam pertandingan tersebut dengan masing-masing 11 poin.

Pada pertandingan terakhir, Indonesia sebenarnya berada dalam posisi bagus setelah unggul dua set atas Iran, tetapi gagal mempertahankan momentum hingga akhir.

Sementara itu, Iran tampil dominan sepanjang fase grup. Sebelum menghadapi Indonesia, juara bertahan tersebut mengalahkan Kyrgyzstan 3-0 dan Thailand 3-0.

Saat melawan Thailand, Iran menang 25-18, 25-18, dan 25-15.

Klasemen Akhir Pool B Asian Games 2026

Berdasarkan hasil tiga pertandingan masing-masing tim dan sistem poin voli—kemenangan 3-0/3-1 bernilai tiga poin, kemenangan 3-2 dua poin, sedangkan tim yang kalah 2-3 memperoleh satu poin—posisi Pool B menjadi:

PosisiTimMainMenangKalahPoin
1Iran3308
2Thailand3215
3Indonesia3125
4Kyrgyzstan3030

Indonesia dan Thailand sama-sama mengumpulkan lima poin. Namun, Thailand memiliki jumlah kemenangan lebih banyak, yakni dua kemenangan berbanding satu milik Indonesia. Dalam sistem pemeringkatan kompetisi voli, jumlah kemenangan menjadi salah satu pembeda utama sebelum poin klasemen.

Dengan demikian, Iran finis sebagai juara Pool B, Thailand berada di posisi kedua, sedangkan Indonesia menempati peringkat ketiga.

Dua tim teratas dari setiap pool melaju ke babak perempat final, sedangkan tim di posisi ketiga dan keempat masuk ke pertandingan klasifikasi peringkat 9-16. Format tersebut tercantum dalam struktur kompetisi voli putra Asian Games 2026.

Hasil Indonesia di Pool B

Indonesia 2-3 Thailand
23-25, 25-20, 23-25, 25-23, 23-25

Indonesia 3-0 Kyrgyzstan
27-25, 25-21, 25-15

Indonesia 2-3 Iran
25-22, 25-21, 21-25, 19-25, 15-17

Hasil melawan Iran menjadi laga paling dramatis bagi Indonesia di fase grup. Skuad Merah Putih hanya berjarak satu set dari kemenangan atas juara bertahan sebelum Iran melakukan comeback dan menutup pertandingan melalui duel ketat pada set kelima.