Topik.id — Prime Video secara resmi mengumumkan pembatalan serial Spider-Noir setelah penayangan satu musim. Keputusan ini mengakhiri perjalanan adaptasi terbaru dari karakter Spider-Man yang diproduksi oleh Sony Television.
Serial Spider-Noir sendiri merupakan pengembangan dari karakter komik Spider-Man Noir, yang juga terinspirasi dari interpretasi Phil Lord dan Chris Miller dalam film animasi Spider-Verse. Meskipun dibintangi oleh Nicolas Cage, serial ini tampaknya tidak mampu meraih kesuksesan yang diharapkan meski mendapat pujian kritis dan nominasi di Emmy Awards.
Harapan yang Pupus di Emmy Awards
Paradoksnya, Spider-Noir sempat memiliki peluang untuk meraih penghargaan di Emmy Awards, yang sering dianggap sebagai setara Oscar untuk produksi televisi. Serial ini berhasil masuk dalam sebelas kategori nominasi, sebagian besar di antaranya adalah kategori teknis seperti tata suara, penyuntingan suara, adegan laga, dan efek visual. Ada pula nominasi untuk kategori artistik, termasuk sinematografi, yang mana serial ini menawarkan dua versi tayangan: berwarna dan hitam-putih.
Namun, seperti halnya produksi mahal lainnya, pujian dari industri dan kritikus tampaknya tidak lagi cukup untuk menyelamatkan serial ini. Hal ini serupa dengan yang terjadi pada serial Wonder Man dari Marvel Television. Para pemilih penghargaan dan penggemar yang telah meluangkan waktu untuk menonton serial ini mungkin akan kecewa.
Pembatalan yang Lebih Terprediksi
Dibandingkan dengan Wonder Man, pembatalan Spider-Noir sebenarnya lebih dapat diprediksi. Serial ini awalnya merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar yang dipimpin oleh Phil Lord dan Chris Miller. Tujuannya adalah mengembangkan berbagai lisensi karakter Spider-Man untuk layar kaca bekerja sama dengan Prime Video. Dari beberapa proyek yang diusulkan, hanya dua yang benar-benar dikembangkan: Silk dan Spider-Noir. Namun, proyek Silk diketahui tidak membuahkan hasil.
Perubahan Konsep yang Merugikan
Awalnya, kreator Oren Uziel dan Steve Lightfoot berencana untuk memproduksi seluruh serial dalam format hitam-putih, sesuai persetujuan dari Sony Pictures dan Amazon. Namun, di tengah jalan, Prime Video mengubah keputusan dan meminta agar serial tersebut juga dirilis dalam versi berwarna. Perubahan mendadak ini memaksa para kreator untuk memulai kembali proses syuting demi mengakomodasi arahan baru, bahkan mengabaikan materi yang sudah direkam sebelumnya. Akibatnya, Spider-Noir diperkirakan menelan biaya produksi dua kali lipat dari serial televisi pada umumnya.
Dengan biaya produksi yang membengkak, ambang batas keuntungan serial ini kemungkinan besar terlampaui. Ditambah lagi dengan strategi penayangan serentak semua episode sekaligus, ala Netflix, yang kurang efektif untuk menarik penonton jangka panjang. Hal ini membuat Prime Video kemungkinan kehilangan motivasi untuk melanjutkan serial tersebut. Keputusan pembatalan ini seolah mengukuhkan nasib serial yang sudah terancam sebelum tayang.
Sementara itu, perjanjian antara Prime Video dan Sony Pictures untuk produksi lain dari Phil Lord dan Chris Miller tampaknya tidak diperpanjang, mengingat tidak ada kabar mengenai proyek baru selama hampir tiga tahun. Pembatalan Spider-Noir ini menjadi penutup rangkaian proyek yang ada, sekaligus menjadi kehilangan bagi produk yang dinilai lebih menarik dibandingkan banyak rilisan Sony lainnya dalam beberapa tahun terakhir terkait Spider-Man.
Ikuti Topik.id
