— Lionel Messi menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina dalam suasana penuh emosi. La Pulga tidak mampu menahan tangis ketika memasuki momen perpisahan di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.

Tangisan Messi bahkan sudah terlihat sebelum pertandingan dimulai. Pemain berusia 39 tahun tersebut tampak emosional saat berada di dalam bus tim yang membawanya bersama skuad Argentina menuju stadion. Momen itu berlanjut ketika dirinya menyapa para pendukung yang memenuhi jalan.

Messi Tak Kuasa Menahan Tangis

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Messi menyeka air matanya menggunakan tisu dari dalam bus. Setelah itu, ia tetap menyempatkan diri melambaikan tangan kepada para penggemar yang menyambut kedatangan rombongan Tim Tango.

Emosi Messi kembali terlihat ketika lagu kebangsaan Argentina, Himno Nacional Argentino, dikumandangkan menjelang pertandingan. Sang kapten menangis di tengah suasana stadion yang dipenuhi pendukung Argentina.

Lionel Scaloni juga tampak larut dalam suasana tersebut. Pelatih Argentina itu terlihat berkaca-kaca ketika menyaksikan anak asuhnya menjalani momen terakhir bersama tim nasional.

Tangisan Messi semakin terasa emosional karena ia didampingi ketiga putranya, Thiago, Mateo, dan Ciro. Ketiganya ikut masuk ke lapangan dan menyanyikan lagu kebangsaan Argentina bersama sang ayah.

Pertandingan Dihentikan untuk Menghormati Messi

Nuansa perpisahan kembali terasa ketika pertandingan Argentina vs Benin memasuki menit ke-10. Wasit Fernando Vejar menghentikan permainan selama satu menit sebagai bentuk penghormatan kepada Messi.

Angka 10 dipilih karena identik dengan nomor punggung yang telah melekat pada Messi sepanjang kariernya bersama Argentina. Para pemain dan penonton memberikan penghormatan dalam suasana penuh haru.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam pertandingan terakhir Messi bersama Albiceleste. Setelah peluit pertandingan kembali dibunyikan, laga dilanjutkan seperti biasa.

Akhir Perjalanan Panjang Bersama Argentina

Messi sebelumnya telah memutuskan mengakhiri kariernya bersama tim nasional pada akhir Agustus. Keputusan itu datang setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 dan gagal mempertahankan gelar juara.

Meski menutup perjalanan dengan kekalahan di final, Messi meninggalkan warisan besar bersama Argentina. Ia berhasil mempersembahkan dua gelar Copa America, trofi Finalissima, serta Piala Dunia 2022.

Laga melawan Benin pun menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang pemain yang telah menjadi simbol sepak bola Argentina tersebut. Perpisahan di Monumental bukan sekadar pertandingan, tetapi juga penghormatan atas era panjang Messi bersama Albiceleste.