— Timnas Indonesia sukses mengawali langkah di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan memetik kemenangan penting 2-0 atas Singapura. Hasil positif tersebut tidak hanya mendatangkan tiga poin perdana, tetapi juga menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk menatap laga-laga berikutnya.

Pertandingan pembuka yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) itu berlangsung di tengah kondisi cuaca yang cukup panas. Situasi tersebut menuntut para pemain untuk menjaga tingkat intensitas permainan sekaligus cermat mengatur energi sepanjang laga.

Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-64 untuk mengisi tempat Ragnar Oratmangoen dan membantu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Menurut pemain berusia 31 tahun itu, kesiapan kondisi fisik memegang peranan krusial bagi skuad Garuda di tengah jadwal turnamen yang sangat padat.

“Kondisi fisik sejauh ini bagus. Jadwal pertandingan sangat padat dengan jeda singkat, jadi pelatih memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi bugar. Ada kemungkinan rotasi pemain di pertandingan-pertandingan berikutnya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tim,” ujar Haye via FIFA, Sabtu (26/9/2026).

Haye mengakui bahwa duel kontra Singapura menghadirkan tantangan tersendiri akibat temperatur udara yang tinggi jika dibandingkan dengan pertemuan mereka sebelumnya di Piala AFF 2026. Kendati demikian, Indonesia mampu menguasai jalannya laga dan mengamankan kemenangan bersih.

“Laga hari ini jauh lebih sulit karena faktor cuaca yang sangat panas. Hal terpenting adalah kami berhasil mencetak gol pembuka dan mengamankan kemenangan 2-0 tanpa kendala berarti,” kata pemain Persib Bandung tersebut.

Antusias Sambut Laga Kontra Malaysia

Selepas meraup kemenangan atas Singapura, fokus skuad Garuda kini langsung dialihkan menuju pertandingan selanjutnya. Tantangan yang menanti berikutnya adalah menghadapi Malaysia, negara tetangga yang selalu menyajikan atmosfer pertandingan penuh tensi dalam peta sepak bola Asia Tenggara.

Duel sarat gengsi antara kedua tim dijadwalkan bergulir pada Senin (28/9). Bagi Haye, atmosfer pertandingan dengan sejarah rivalitas yang begitu panjang merupakan momen yang selalu dinantikan oleh setiap pesepak bola.

“Sebagai pesepak bola, pertandingan besar seperti ini selalu dinantikan. Semua orang tahu sejarah dan besarnya rivalitas Indonesia vs Malaysia. Setelah mengamankan tiga poin krusial hari ini, seluruh tim sangat antusias dan siap menyambut laga berikutnya,” ujar Haye.