Topik.id — Langkah tim badminton putri Indonesia di Asian Games 2026 terhenti pada babak semifinal setelah menghadapi China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Rabu (23/9). Indonesia tidak mampu mengamankan satu pun kemenangan dari tiga pertandingan awal sehingga harus menyerah dengan skor 0-3.
Mutiara Ayu Puspitasari menjadi wakil ketiga Indonesia yang turun ke lapangan. Ia menghadapi Chen Yufei ketika Indonesia sudah tertinggal 0-2. Mutiara membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang timnya tetap hidup, tetapi Chen mampu mengakhiri pertandingan dalam dua gim dengan skor 21-15, 21-12.
Putri KW Lebih Dulu Kehilangan Poin
Pertandingan semifinal dimulai dengan duel tunggal putri antara Putri Kusuma Wardani dan Wang Zhi Yi. Putri KW belum mampu memberikan angka pertama bagi Indonesia setelah harus mengakui keunggulan pemain China tersebut.
Kekalahan pada pertandingan pembuka membuat tekanan langsung berada di kubu Indonesia. Tim Merah Putih kemudian mengandalkan pasangan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum pada pertandingan kedua.
Namun, ganda putri Indonesia juga belum berhasil mengubah keadaan. Rachel dan Febi harus mengakui keunggulan pasangan China, sehingga Indonesia semakin tertinggal dengan skor 0-2.
Situasi tersebut membuat Mutiara menjadi tumpuan berikutnya. Jika mampu menang, Indonesia masih mempunyai peluang memperpanjang semifinal melalui pertandingan keempat dan kelima.
Mutiara dan Chen Sempat Berimbang
Mutiara memulai pertandingan dengan berusaha mengikuti permainan Chen. Kedua pemain terlibat dalam perebutan poin yang cukup ketat pada awal gim pertama.
Kedudukan bahkan sempat imbang 8-8. Mutiara masih mampu menjaga jarak agar Chen tidak langsung menciptakan keunggulan besar.
Setelah itu, Chen mulai meningkatkan tekanan. Tunggal putri China tersebut berhasil mengontrol pertukaran pukulan dan secara perlahan meninggalkan Mutiara dalam perolehan angka.
Mutiara berupaya mengejar, tetapi Chen sudah mendapatkan momentum. Gim pertama akhirnya dimenangi Chen dengan skor 21-15.
Hasil tersebut membuat Mutiara harus memenangi gim kedua untuk membawa pertandingan ke gim penentuan sekaligus menjaga kesempatan Indonesia memperpanjang laga semifinal.
Chen Yufei Kunci Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Chen kembali tampil agresif. Mutiara mencoba mengimbangi tempo permainan lawannya, tetapi Chen mampu mempertahankan keunggulan sejak pertengahan gim.
Saat interval, Chen berada di depan dengan skor 11-9. Selisih tersebut memang masih relatif dekat, tetapi permainan setelah jeda menjadi semakin sulit bagi Mutiara.
Chen mampu menjaga konsistensi hingga memasuki fase akhir pertandingan. Mutiara tidak berhasil membalikkan keadaan dan akhirnya harus menyerahkan gim kedua dengan skor 21-12.
Kemenangan dua gim langsung tersebut sekaligus memberikan angka ketiga bagi China.
Indonesia Raih Medali Perunggu
Hasil pertandingan Mutiara memastikan Indonesia kalah 0-3 dari China di semifinal. Dengan demikian, tim beregu putri Indonesia gagal melangkah ke partai final Asian Games 2026.
Meski tidak berhasil mencapai final, perjuangan hingga babak semifinal membuat Indonesia tetap mendapatkan medali perunggu. Medali tersebut menjadi hasil yang dibawa pulang dari nomor beregu putri.
Bagi China, kemenangan sempurna 3-0 atas Indonesia membuat mereka berhak melanjutkan perjalanan menuju pertandingan final. China tidak perlu memainkan dua pertandingan tersisa karena sudah mengunci kemenangan setelah tiga laga.
Sementara bagi Indonesia, pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium menjadi akhir perjalanan nomor beregu putri. Putri Kusuma Wardani, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Mutiara Ayu Puspitasari menjadi tiga wakil yang tampil dalam semifinal tersebut.
Kekalahan 0-3 menutup peluang Indonesia untuk memperebutkan emas, tetapi tim tetap berhasil mengamankan medali perunggu dari Asian Games 2026.
