— Timnas PUBG MOBILE Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk membawa nama Merah Putih di ajang olahraga multicabang terbesar di Asia. Indonesia akan ambil bagian dalam nomor PUBG MOBILE pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 29 September 2026.

Persiapan menuju kompetisi tersebut telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Dengan pengalaman dari berbagai turnamen internasional dan hasil positif pada babak kualifikasi, Indonesia datang dengan ambisi untuk bersaing memperebutkan medali sekaligus memperbaiki pencapaian pada Asian Games sebelumnya.

Indonesia Bawa Modal dari Asian Games 2022

Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China, Timnas PUBG MOBILE Indonesia berhasil menempati posisi keempat. Hasil tersebut diraih dari persaingan yang melibatkan 21 negara.

Posisi tersebut juga menjadi pencapaian tertinggi yang diraih negara Asia Tenggara pada cabang PUBG MOBILE di ajang tersebut. Pengalaman itu menjadi salah satu modal Indonesia menghadapi persaingan yang lebih ketat di Aichi-Nagoya.

Prestasi Indonesia di PUBG MOBILE juga tidak hanya datang dari Asian Games. Para pemain Tanah Air sebelumnya telah mencatatkan sejumlah hasil di tingkat regional maupun internasional.

Indonesia pernah meraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam dan SEA Games 2023 Kamboja. Selain itu, pemain dan tim Indonesia juga pernah meraih gelar di PUBG MOBILE Club Open 2019, PUBG Mobile World League 2020 East, PUBG MOBILE Pro League Southeast Asia Season 2, hingga empat kali menjadi juara PUBG MOBILE Super League Southeast Asia.

Lima Pemain Perkuat Timnas Indonesia

Untuk Asian Games 2026, Indonesia akan mengandalkan lima atlet yang berasal dari sejumlah daerah di Tanah Air. Kelima pemain tersebut dipilih untuk memperkuat tim nasional dalam persaingan PUBG MOBILE.

Mereka adalah Fazriel “Yummy” Aditya dari Bandung, Juventino “Rosemary” Ryan Jeremy Rolos dari Manado, Micho “Zeta” Ananda Pratama Wijaya dari Bali, Muh Fathyn Zilhaq “Snape” Syah S dari Mamuju, serta Sharfan “Potato” Syahman Shodiq dari Surabaya.

Kelima pemain tersebut membawa pengalaman masing-masing dari kompetisi PUBG MOBILE. Mereka kini akan berada dalam satu tim untuk menghadapi negara-negara dengan kekuatan esports yang juga diperhitungkan di kawasan Asia.

Keberagaman asal daerah para pemain juga menunjukkan luasnya perkembangan ekosistem PUBG MOBILE di Indonesia. Talenta kompetitif tidak hanya muncul dari satu wilayah, tetapi berkembang di berbagai daerah.

Snape Sebut Indonesia Bidik Medali Emas

Muh Fathyn Zilhaq Syah S atau Snape turut menyampaikan perkembangan tim selama menjalani persiapan. Menurutnya, proses latihan yang dilakukan sejauh ini menunjukkan perkembangan positif.

Target yang diberikan kepada tim Indonesia juga menjadi motivasi tambahan sebelum memasuki pertandingan utama. Snape menyebut target resmi yang diberikan adalah medali perak. Namun, para pemain memiliki ambisi lebih tinggi.

“Kalau Menpora sendiri, targetnya untuk divisi PUBG MOBILE dapat medali perak, tapi dari diri kita optimis dapat emas. Insya Allah,” ujar Snape.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa para pemain tidak ingin sekadar memenuhi target yang telah ditetapkan. Mereka juga berusaha mengejar hasil maksimal ketika berhadapan dengan peserta dari berbagai negara Asia.

Indonesia Lolos dari Babak Kualifikasi

Perjalanan Indonesia menuju Asian Games 2026 juga dimulai melalui babak kualifikasi Road to Asian Games 2026. Kualifikasi tersebut berlangsung pada 19 hingga 21 Juni 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Indonesia harus bersaing dengan 22 tim lain untuk mendapatkan tiket menuju kompetisi utama. Dari total 23 peserta, Indonesia berhasil mengakhiri kualifikasi di posisi kedua.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengamankan satu dari delapan tiket yang tersedia untuk tampil pada main event Asian Games 2026 di Jepang.

Pencapaian tersebut menjadi modal penting sebelum memasuki persaingan utama. Indonesia kini akan menghadapi lawan-lawan yang sebelumnya telah melalui proses kualifikasi dan membawa kekuatan masing-masing.

Hadapi 11 Negara di Aichi-Nagoya

Pada fase utama Asian Games 2026, Indonesia akan bersaing dengan 11 negara lainnya. Peserta tersebut terdiri dari Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Chinese Taipei, Pakistan, Vietnam, Thailand, Yordania, Uzbekistan, Myanmar, dan Malaysia.

Persaingan tersebut menjadi tantangan berikutnya bagi lima pemain Indonesia. Mereka tidak hanya membawa pengalaman dari kompetisi profesional, tetapi juga harus beradaptasi dengan format dan tekanan pertandingan di ajang multicabang tingkat Asia.

Pertandingan PUBG MOBILE dijadwalkan berlangsung pada 28 dan 29 September 2026. Indonesia akan berusaha memanfaatkan pengalaman para pemain serta hasil persiapan yang telah dijalani untuk mendapatkan hasil terbaik.

Bagi ekosistem esports Indonesia, keikutsertaan di Asian Games 2026 juga menjadi bagian dari perjalanan panjang perkembangan PUBG MOBILE di Tanah Air. Berbagai kompetisi lokal dan internasional telah menjadi jalur bagi munculnya pemain-pemain baru dari berbagai daerah.

Kini, lima pemain dari Bandung, Manado, Bali, Mamuju, dan Surabaya akan membawa nama Indonesia ke panggung Asian Games 2026. Mereka akan berusaha mengubah pengalaman dan persiapan panjang menjadi prestasi ketika persaingan di Aichi-Nagoya dimulai.