Federico Valverde menunjukkan kemampuan adaptasi yang mengesankan setelah dipercaya mengisi posisi bek kanan Real Madrid dalam dua pertandingan terakhir. Meski tampil positif dan membantu tim meraih kemenangan, mantan pemain Los Blancos, Predrag Mijatovic, mengingatkan Jose Mourinho agar tidak menjadikan posisi tersebut sebagai peran permanen bagi gelandang asal Uruguay itu.
Keputusan Mourinho menempatkan Valverde di sektor pertahanan kanan muncul ketika Real Madrid membutuhkan fleksibilitas dalam susunan pemain. Valverde mampu menjalankan tugasnya dengan baik saat menghadapi Villarreal dan AS Roma. Namun, Mijatovic menilai kemampuan bermain di berbagai posisi tidak berarti Valverde harus meninggalkan peran utamanya di lini tengah.
Valverde Bantu Madrid Raih Dua Kemenangan
Dalam dua pertandingan terakhir, Valverde dipercaya mengisi posisi bek kanan dan memberikan kontribusi bagi hasil positif Madrid. Ia ikut membantu tim mengamankan kemenangan 1-0 atas Villarreal sebelum kembali tampil dalam laga dramatis melawan AS Roma yang berakhir dengan skor 4-3.
Hasil tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Valverde terus dimainkan di sektor kanan pertahanan. Padahal, pemain Uruguay itu dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan menjelajah lapangan dan mendukung serangan dari berbagai area.
Real Madrid juga mempunyai sejumlah pemain yang dapat mengisi posisi tersebut, termasuk Trent Alexander-Arnold dan Denzel Dumfries. Situasi ini membuat keputusan Mourinho mengenai penempatan Valverde menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.
Mijatovic Tak Ingin Valverde Jadi Bek Kanan Permanen
Predrag Mijatovic mengakui Valverde memiliki keunggulan karena mampu bermain di beberapa posisi. Meski begitu, mantan bintang Madrid tersebut tidak sepakat apabila kemampuan itu membuat sang pemain terus ditempatkan sebagai bek kanan.
Dalam wawancara dengan El Larguero, Mijatovic menilai Valverde masih bisa menjalankan peran tersebut untuk kebutuhan tertentu, tetapi posisi itu bukan tempat terbaiknya dalam jangka panjang.
Ia juga menggunakan nama Cafu, bek kanan legendaris, sebagai gambaran bahwa Valverde tidak perlu dipaksakan menjadi pemain dengan karakter berbeda hanya karena mampu mengisi posisi tersebut.
Menurut Mijatovic, kemampuan Valverde bermain di lini tengah, sayap kanan, maupun pertahanan kanan merupakan kelebihan yang patut dipertahankan. Namun, fleksibilitas itu sebaiknya tidak mengubah identitas utamanya sebagai gelandang.
Valverde Siap Mengikuti Instruksi Mourinho
Berbeda dengan pandangan Mijatovic, Valverde sendiri tidak mempermasalahkan penugasan sebagai bek kanan. Ia mengaku menikmati peran tersebut dan siap menjalankan instruksi pelatih sesuai kebutuhan tim.
Sikap itu memberi Mourinho keleluasaan dalam menentukan komposisi pemain, terutama ketika Madrid membutuhkan solusi taktis menghadapi lawan tertentu.
Perhatian berikutnya tertuju pada pertandingan melawan Sevilla akhir pekan ini. Belum diketahui apakah Mourinho kembali menempatkan Valverde di sektor pertahanan atau mengembalikannya ke lini tengah.
Keputusan tersebut akan memperlihatkan bagaimana Mourinho memanfaatkan kemampuan serbabisa Valverde tanpa mengabaikan peran utamanya di dalam tim.









