Vinicius Jr masih menjadi pusat perhatian setelah penampilannya bersama Real Madrid menuai kritik. Winger asal Brasil tersebut mengakui bahwa dirinya belum menunjukkan kemampuan terbaik, meskipun Los Blancos berhasil mengamankan kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma pada matchday kedua Liga Champions, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.
Kekecewaan terhadap performanya juga terlihat dalam pertandingan tersebut. Vinicius mendapat teguran dari pelatih Jose Mourinho setelah melakukan kesalahan yang berujung pada gol kedua AS Roma. Situasi itu menambah tekanan terhadap pemain berusia 26 tahun tersebut yang tengah berusaha menemukan kembali konsistensinya di lapangan.
Vinicius Jr Jadi Sorotan Usai Kesalahan Berujung Gol
Insiden yang melibatkan Vinicius terjadi ketika Real Madrid sedang menguasai bola. Menerima umpan dari Thibaut Courtois di area tengah, ia mencoba melepaskan bola menggunakan teknik backheel. Namun, upaya tersebut gagal dan bola berhasil direbut pemain Roma.
Tim tamu kemudian melancarkan serangan balik cepat yang berakhir dengan gol Malen. Mourinho terlihat kecewa terhadap keputusan Vinicius dan bahkan memperagakan kembali gerakan backheel tersebut untuk menunjukkan kesalahannya.
Vinicius kemudian ditarik keluar dari lapangan. Pergantian itu disebut membuat sang pemain menggerutu karena merasa dirinya kembali menjadi pemain yang diganti.
Meski demikian, Real Madrid mampu membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-3. Hasil tersebut memastikan kemenangan bagi Los Blancos, tetapi persoalan performa Vinicius masih menjadi bahan pembicaraan.
Statistik Vinicius Belum Sesuai Harapan
Sorotan terhadap Vinicius tidak hanya muncul akibat kesalahan ketika menghadapi Roma. Kontribusinya dalam kompetisi domestik juga menjadi perhatian karena belum menunjukkan produktivitas seperti yang diharapkan.
Dalam delapan pertandingan Liga Spanyol musim ini, Vinicius baru mencatatkan satu gol dan tiga assist. Sementara itu, ia belum menghasilkan gol maupun assist di Liga Champions.
Catatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemain yang selama beberapa musim terakhir dikenal sebagai salah satu andalan serangan Real Madrid. Konsistensi dan efektivitas di depan gawang kini menjadi aspek yang perlu ia tingkatkan.
Vinicius Yakin Bisa Kembali ke Performa Terbaik
Setelah pertandingan melawan AS Roma, Vinicius mengungkapkan kekecewaannya terhadap penampilan sendiri. Dikutip dari AS, ia mengakui bahwa performanya saat ini belum mencerminkan kemampuan terbaiknya.
“Saya marah pada diri sendiri karena saat ini bukanlah versi terbaik dari diri saya,” ujar Vinicius.
Meski menyadari situasi yang dihadapinya, ia tetap optimistis dapat kembali tampil maksimal. Vinicius menegaskan keyakinannya untuk menemukan kembali performa terbaik dalam waktu mendatang.
Ia juga mengingatkan perjalanan kariernya sejak pertama kali bergabung dengan Real Madrid pada usia 18 tahun. Menurutnya, dahulu ia sempat diremehkan dan diragukan mampu mencetak gol.
Kini, Vinicius telah mengoleksi lebih dari 100 gol serta membantu Real Madrid meraih berbagai gelar. Pengalaman tersebut menjadi alasan baginya untuk tetap percaya diri menghadapi kritik dan berusaha memperbaiki penampilan pada pertandingan berikutnya.






