Topik.id — Vivo mengumumkan jadwal peluncuran seri ponsel terbarunya, Vivo X500 series, di China. Seri ini akan diperkenalkan secara resmi pada 21 September 2026, setelah perusahaan mengungkap sejumlah teknologi pencitraan yang akan menjadi bagian dari perangkat tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Creator Festival yang berlangsung di Yantai, China. Melalui seri X500, Vivo membawa sejumlah peningkatan pada kemampuan fotografi dan videografi, termasuk sensor kamera baru, teknologi pemrosesan gambar, serta fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Konfigurasi Kamera Tiap Model
Selain X500 Pro, Vivo diperkirakan menghadirkan model standar dan varian tertinggi X500 Pro Max dengan konfigurasi kamera yang berbeda.
Vivo X500 versi standar diperkirakan menggunakan kamera utama dengan sensor LYTIA-828 berukuran 1/1,28 inci. Kamera tersebut akan ditemani telefoto LYTIA-610 dan kamera ultrawide 50 megapiksel.
X500 Pro juga akan menggunakan kamera telefoto LYTIA-610. Sementara itu, Vivo X500 Pro Max diprediksi menjadi model dengan kemampuan telefoto paling tinggi melalui sensor HP0 beresolusi 200 megapiksel.
Kamera tersebut akan dipadukan dengan kamera utama 50 megapiksel dan kamera ultrawide 50 megapiksel.
Dilengkapi Fitur Kamera Berbasis AI
Vivo juga memperkenalkan asisten fotografi berbasis AI yang dapat menganalisis adegan melalui antarmuka pencitraan pintar. Fitur ini dirancang untuk memberikan rekomendasi terkait penggunaan fitur kamera, komposisi gambar, hingga pose yang sesuai.
Selain saat mengambil gambar, AI juga digunakan untuk membantu proses penyuntingan. Seri X500 akan memiliki fitur pengeditan berbasis AI melalui album yang dapat menerapkan penyesuaian warna berdasarkan adegan dalam foto.
Vivo X500 Pro Jadi Model dengan Kamera Terdepan
Salah satu teknologi yang menjadi perhatian hadir pada Vivo X500 Pro. Perangkat ini akan menjadi smartphone pertama di dunia yang menggunakan sensor BluePrint LightGuard 900.
Sensor tersebut diduga berbasis Sony LYT-910 yang diperkenalkan tahun ini. Vivo menggabungkannya dengan teknologi ultra-high dynamic range yang mampu menghasilkan rentang dinamis hingga 17EV.
Kemampuan tersebut memungkinkan kamera menangkap lebih banyak detail pada bagian terang dan gelap dalam satu foto. Vivo juga menyematkan teknologi VCS 4.0 yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya.
Untuk membantu menghasilkan foto dan video yang lebih stabil, kamera utama dan telefoto periskop pada X500 Pro dilengkapi stabilisasi CIPA 7-level.
Rekam Video hingga 4K 240fps
Kemampuan videografi menjadi bagian lain yang mendapat peningkatan. Vivo X500 Pro mendukung perekaman video 4K hingga 240fps untuk menghasilkan efek slow-motion. Perangkat ini juga mendukung perekaman 4K 120fps dengan HDR.
Seri X500 mendukung pengkodean video 10-bit 4:2:2 dan sistem warna ACES. Khusus model Pro series, Vivo dikabarkan menyiapkan perekaman Log 4K 120fps dengan kedalaman warna 10-bit.
Vivo juga telah mengisyaratkan dukungan output 8K native serta sejumlah fitur video yang memanfaatkan AI.
Detail lengkap mengenai spesifikasi, fitur, dan harga Vivo X500 series akan diungkap saat peluncuran resminya di China pada 21 September 2026.
Ikuti Topik.id
