— Langkah Zhifanna Putri Allaysa di panggung Dangdut Academy 8 resmi terhenti. Kontestan berusia 17 tahun asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tersebut harus tersenggol dalam konser result Top 15 Grup 2 pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Selama kompetisi, Zhifanna bersaing di grup yang sama dengan Alexa dari Ciamis, Azzio dari Deli Serdang, Danil dari Sumenep, serta Tazir dari Langkat. Ia juga tercatat sebagai satu-satunya wakil dari Tim Selfi Yamma di antara kelima peserta tersebut.

Latar Belakang dan Perjalanan Awal

Zhifanna lahir pada 20 Agustus 2009 dan saat ini duduk di kelas XI SMA. Sebelum menekuni genre dangdut, ia lebih aktif mengikuti berbagai perlombaan menyanyi lagu pop di daerah asalnya. Ketertarikannya pada musik dangdut mulai tumbuh sejak pelaksanaan DA6 pada 2023 dengan tekad membanggakan kedua orang tuanya.

Perjuangan Zhifanna di ajang ini bermula ketika ia mengamankan golden ticket pada audisi Grup 4 yang berlangsung 25 Juni 2026 dengan membawakan lagu Cincin Kepalsuan milik Elvy Sukaesih. Ia kemudian melanjutkan langkahnya lewat Final Audition Grup 8 pada 10 Juli 2026 dengan menyanyikan Ditikam Asmara.

Konsistensinya terus berlanjut di babak Top 42 Grup 4. Membawakan lagu Bumipun Ikut Menangis, Zhifanna sukses memukau dewan juri dan mendapatkan standing ovation penuh yang membawanya langsung lolos ke fase berikutnya. Dukungan bagi penyanyi muda ini juga terlihat saat ia memperoleh virtual gift D’Boss di babak Top 37.

Aksi di Babak Eliminasi Lanjutan

Memasuki fase Top 26 Grup 2 pada 25 Agustus 2026, Zhifanna kembali mendulang tiga standing ovation berkat kolaborasi dalam lagu Sabda Cinta serta penampilan solonya membawakan lagu Derita karya Rhoma Irama.

Penampilannya berlanjut ke Top 21 Grup 4 saat ia berduet membawakan Mati Lampu bersama Inayah, yang berbuah dua standing ovation serta tiket kelolosan pada konser result 14 September 2026. Di babak Top 17 Grup 4, Zhifanna kembali mengantongi tiga standing ovation dan tiga bintang lewat lagu Penyakit Cinta.

Meski sempat berada di posisi dua terbawah bersama Inayah, ia selamat dari eliminasi pada konser result 29 September 2026 karena tidak ada peserta yang tersenggol, sehingga ia berhak melaju ke babak Top 15.

Akhir Perjalanan di Top 15 Grup 2

Perjalanan Zhifanna akhirnya harus terhenti di panggung Top 15 Grup 2. Pada babak Show yang digelar Rabu, 7 Oktober 2026, ia hanya mampu mengumpulkan satu standing ovation dan satu bintang. Sementara itu, pesaingnya, Alexa, tampil dominan dengan perolehan lima bintang pada malam yang sama.

Kepastian tersenggolnya Zhifanna diumumkan secara resmi pada konser result keesokan harinya, Kamis, 8 Oktober 2026, sekaligus menutup seluruh rangkaian penampilannya di panggung Dangdut Academy 8.