Cara lindungi anak dari konten tak pantas, orang tua mohon simak!

Ardi Nugraha

Survei tahun ini menunjukkan bahwa masalah keamanan online yang paling umum bagi anak-anak adalah melihat konten online yang tidak pantas.

cover: topik.id
Pemimpin Operasi Regional Keterlibatan Global Kepercayaan & Keamanan Google di Asia-Pasifik, Norman Ng mengungkap survei tahun 2023 menunjukkan bahwa masalah keamanan online yang paling umum bagi anak-anak adalah melihat konten online yang tidak pantas, yang terjadi setidaknya sekali pada 61% anak-anak, dibandingkan dengan 54% tahun lalu.

"Survei tahun ini menunjukkan bahwa masalah keamanan online yang paling umum bagi anak-anak adalah melihat konten online yang tidak pantas, yang terjadi setidaknya sekali pada 61% anak-anak (dibandingkan dengan 54% tahun lalu) diikuti dengan melihat misinformasi, iklan atau spam yang menipu, dan konten kekerasan," ungkap Norman seperti dilansir topik.id dari laman resmi Google, Jumat (1/9/2023).

Norman juga mengutarakan orang tua di Asia Pasifik, khawatir terhadap anak-anak mereka yang menyebarkan informasi secara berlebihan di media sosial (45% setidaknya sekali) dan menerima perhatian yang tidak diinginkan dari orang asing ( 38% setidaknya sekali). 

"Orang tua di Asia Pasifik juga menyatakan kekhawatirannya terhadap anak-anak mereka yang menyebarkan informasi secara berlebihan di media sosial ( 45% setidaknya sekali) dan menerima perhatian yang tidak diinginkan dari orang asing ( 38% setidaknya sekali). Oleh karena itu, selain menggunakan teknologi dengan perlindungan bawaan, mendidik anak melalui sumber daya seperti kurikulum literasi digital gratis, Tangkas Berinternet, juga penting," terangnya.

Selain itu, Norman juga mengajak untuk merangkul teknologi dengan pembatas untuk konten yang aman dan andal dalam sistem Platform Family Link Google.

"Membuat keputusan yang tepat sangatlah penting dalam pola asuh digital saat ini. Bersama-sama, kita dapat membantu anak-anak kita tetap aman dan berkembang di dunia online," jelasnya.

Lantas, bagaimana melindungi anak-anak dari konten tak pantas dengan mudah di era digital saat ini? Berikut ulasannya yang dirangkuma topik.id, Sabtu (2/9/2023) dari laman pusat bantuan Google.

Sebelumnya, pahami cara kerja dan sistemnya, orang tua dapat menggunakan Family Link Google untuk melakukan hal-hal seperti:
  • Menyetel batas waktu pemakaian perangkat di perangkat.
  • Melihat lokasi perangkat Android anak yang aktif dan sedang login.
  • Menyetujui download dan pembelian yang dilakukan oleh anak di Google Play dan  membatasi visibilitas konten berdasarkan rating kedewasaan.
  • Membantu anak memilih jenis aktivitas yang dapat disimpan di Akun Google-nya dan cara aktivitas tersebut dapat digunakan untuk mempersonalisasi pengalamannya.
  • Mengelola setelan seperti SafeSearch untuk Google Penelusuran.
  • Meninjau izin aplikasi anak Anda, seperti mikrofon, kamera, dan akses kontak di Android dan Chrome OS.
  • Mengubah konten, akses, dan setelan lainnya untuk pengalaman YouTube (jika tersedia), termasuk YouTube dan YouTube Kids.
Langkah tahapan Instalasi

Gawai milik orang tua dan anak anak harus di intall dan di setting bersama.
Simak video tutorialnya di bawah ini:

Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Digilife Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks