Nomor HP terkena recycle, BCA: Bahaya untuk mobile banking!

M. Ihsan

Risiko ini bisa terjadi jika nomor HP tidak digunakan untuk waktu yang lama.

ilustrasi | cover: topik.id
Ketergantungan pada teknologi semakin meningkat. Salah satu hal yang menjadi kebutuhan pokok adalah handphone (HP) atau smartphone. Kini HP tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk berbagai aktivitas lainnya, termasuk penggunaan mobile banking. 

Namun, ada bahaya tersembunyi yang mungkin dihadapi jika nomor HP terkena daur ulang (recycle). Dan bagaimana ini bisa menjadi masalah serius ketika berhubungan dengan layanan perbankan seperti BCA (Bank Central Asia)?

Seperti penulusuran topik.id, Minggu (12/5/2024) di laman resmi BCA merincikan di era serba digital, nomor HP menjadi kunci penting segala transaksi digital, baik itu untuk belanja online, transfer uang, bayar tagihan hingga verifikasi diri untuk urusan finansial yang berkaitan dengan perbankan. 
"Oleh karena itu, kerahasiaan dan keamanan nomor handphone menjadi hal penting untuk selalu dijaga, terutama dari resiko nomor handphone terkena recycle," keterangan dalam postingan BCA.
Lebih lanjut, BCA mejelaskan risiko ini bisa terjadi jika nomor HP tidak digunakan untuk waktu yang lama dan tidak ada aktivitas di nomor tersebut. Nomor handphone recycle adalah nomor yang sebelumnya telah digunakan oleh orang lain dan kemudian diaktifkan kembali untuk dijual oleh operator seluler.

"Menggunakan nomor hp yang terkena recycle untuk mobile banking dapat menimbulkan risiko berbahaya bagi keamanan finansial kamu," terangnya kembali.

Dalam postingan tersebut BCA juga mengungkapkan, apabila suatu saat terkena recycle atau ada penggantian nomor handphone baru, maka nomor yang sebelumnya telah terdaftar dan terkoneksi dengan e-Banking BCA harus dihapus atau diganti.

Berikut tips terhindar dari nomor handphone terkena recycle, seperti dilansir dari laman BCA: 

1. Lakukan aktivitas pada nomor handphone yang dimiliki.

Isi pulsa secara berkala, gunakan paket internet atau hal lainnya yang membuat nomor handphone selalu aktif.

2. Lakukan pengkinian data nomor handphone.

Jika nomor handphone sudah tidak digunakan, terkena recycle atau ganti baru, segera lakukan pengkinian data dengan mengganti nomor yang terdaftar pada mobile banking atau aplikasi penting lainnya.

Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, pengguna dapat menjaga keamanan dan keandalan pengalaman mobile banking, serta mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan secara finansial maupun privasi.
Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks