— ASUS resmi membawa sejumlah perangkat edisi khusus ke Indonesia untuk menandai perjalanan 20 tahun Republic of Gamers (ROG). Dari berbagai produk yang diperkenalkan, ROG Edition 20 menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian karena hadir sebagai PC desktop flagship dengan konfigurasi ekstrem.

Selain menawarkan PC rakitan berukuran besar, ASUS juga menghadirkan ROG NUC 16 Edition 20. Perangkat tersebut mengambil jalur berbeda dengan membawa spesifikasi gaming kelas atas ke dalam bodi small-form-factor yang lebih ringkas dan mudah ditempatkan.

ROG Edition 20 Usung Komponen Kelas Enthusiast

ASUS ROG Edition 20 dirancang sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga membawa unsur eksklusivitas. PC ini menggunakan motherboard ASUS ROG Crosshair X870E Edition 20 yang menjadi salah satu komponen utama dalam sistem.

Untuk pengolah grafis, ASUS memasangkan ROG Astral GeForce RTX 5090 Edition 20. Kartu grafis tersebut menjadi bagian penting dari konfigurasi karena ditujukan untuk menangani kebutuhan gaming maupun komputasi dengan beban berat.

Sumber daya sistem ditopang ROG Thor 3000W Titanium III Edition 20. ASUS juga menggunakan sistem pendingin dengan desain bergaya turbin untuk menjaga temperatur komponen ketika perangkat bekerja dalam kondisi intensif.

Dari sisi estetika, PC ini tampil dengan pendekatan yang jauh berbeda dari komputer gaming konvensional. ASUS memadukan aksen emas, panel kaca, serta pencahayaan AURA Sync RGB.

Sentuhan tersebut memperlihatkan bahwa ROG Edition 20 memang tidak hanya diposisikan sebagai mesin gaming berperforma tinggi. Identitas sebagai produk perayaan ulang tahun ROG juga menjadi bagian penting dari perangkat ini.

Harga ROG Edition 20 Hampir Rp280 Juta

Di Indonesia, ASUS ROG Edition 20 PC Build dibanderol Rp279.999.000. Paket tersebut sudah mencakup monitor, tetapi belum termasuk storage.

Harga tersebut membuatnya langsung masuk kategori produk PC enthusiast dengan pasar yang sangat terbatas. Selain komponen berperforma tinggi, pembeli juga mendapatkan sejumlah periferal edisi khusus, termasuk ROG Azoth Extreme Edition 20 dan ASUS ROG Harpe II Extreme Edition 20.

Dengan banderol hampir Rp280 juta, perangkat ini jelas bukan komputer yang ditujukan bagi gamer kebanyakan. Konsumen yang sekadar mencari performa gaming tinggi dengan anggaran lebih efisien masih memiliki banyak pilihan komponen retail yang dapat dirakit sesuai kebutuhan.

ROG Edition 20 lebih cocok dipandang sebagai kombinasi antara perangkat berperforma tinggi, produk premium, dan barang koleksi untuk penggemar berat ROG.

ROG NUC 16 Bawa Konsep Berbeda

ASUS juga menyediakan ROG NUC 16 Edition 20 sebagai pilihan bagi pengguna yang tidak ingin menggunakan desktop berukuran besar. Sesuai konsep NUC, perangkat tersebut memiliki bentuk jauh lebih ringkas tanpa menghilangkan fokus terhadap performa gaming.

ROG NUC 16 Edition 20 dibekali prosesor Intel Core Ultra dan GPU NVIDIA GeForce RTX. ASUS juga memberikan perhatian terhadap kemampuan upgrade dengan menyediakan akses untuk mengganti atau meningkatkan RAM DDR5 SO-DIMM dan M.2 SSD.

Konektivitasnya turut dibuat lengkap. Perangkat ini menyediakan Thunderbolt 4, Ethernet 2.5G, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta sejumlah port USB untuk mendukung berbagai perangkat tambahan.

Di Indonesia, ASUS ROG NUC 16 Edition 20 ditawarkan dengan harga Rp170.999.000. Selisih sekitar Rp109 juta dari ROG Edition 20 PC Build membuat keduanya memiliki sasaran pengguna yang berbeda.

Dua Produk untuk Penggemar ROG

ROG Edition 20 lebih menonjolkan konfigurasi komponen ekstrem dan tampilan eksklusif, sedangkan ROG NUC 16 Edition 20 mengedepankan bentuk ringkas serta fleksibilitas penempatan.

Keduanya sama-sama membawa identitas edisi 20 tahun ROG, tetapi pendekatan yang digunakan ASUS cukup berbeda. ROG Edition 20 dapat menjadi pilihan bagi kolektor dan enthusiast yang menginginkan desktop flagship, sementara ROG NUC lebih relevan bagi pengguna yang membutuhkan komputer gaming bertenaga dalam ruang yang lebih terbatas.

Dengan harga yang berada jauh di atas PC gaming mainstream, kedua perangkat ini pada akhirnya lebih tepat ditempatkan sebagai produk premium untuk penggemar ROG. Bagi ASUS, kehadiran keduanya sekaligus menjadi cara untuk memperlihatkan bagaimana lini Republic of Gamers berkembang setelah dua dekade hadir di industri gaming.