— FC Seoul berhasil mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan Bucheon FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan laga ke-25 K League 1 (Grup A). Bertanding di Stadion Piala Dunia Seoul, gol tunggal penyerang bernomor punggung 9, Patryk Klimala, pada awal babak kedua menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan tim tuan rumah.

Kemenangan ini makin memperkokoh posisi FC Seoul di puncak klasemen Grup A dengan raihan 53 poin dari 25 pertandingan (16 menang, 5 seri, 4 kalah). Sementara itu, kekalahan membuat Bucheon FC tertahan di peringkat ke-9 dengan koleksi 30 poin.

Domina Dominan FC Seoul Sejak Awal Laga

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, FC Seoul tampil menekan dan menguasai jalannya permainan. Anak asuh G. Kim mencatatkan 71% penguasaan bola berbanding 29% milik Bucheon FC.

Meski mendominasi aliran bola, rapatnya barisan pertahanan Bucheon FC yang digalang Kim Hyung-kim dan Patrick William sempat membuat FC Seoul kesulitan membongkar pertahanan lawan di babak pertama. Laga berjalan cukup keras sejak awal, terbukti dengan kartu kuning cepat yang diterima bek FC Seoul, Yazan Al-Arab, pada menit ke-9, disusul kartu kuning pemain Bucheon FC, Sung Ye-geon, di menit ke-35. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pergantian Taktis dan Gol Patryk Klimala

Memasuki babak kedua, manajer FC Seoul melakukan langkah responsif dengan memasukkan Song Min-kyu menggantikan Lee Seung-mo di menit ke-46. Perubahan strategi ini langsung membuahkan hasil manis tiga menit berselang.

Pada menit ke-49, memanfaatkan celah di lini belakang Bucheon FC, Patryk Klimala berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa FC Seoul unggul 1-0. Gol tersebut membakar semangat tuan rumah untuk terus mengurung pertahanan tamu, hingga mencatatkan total 12 tembakan (3 on target) dan 9 kali tendangan sudut sepanjang laga.

Drama Penalti dan Intervensi VAR di Menit Kritis

Tertinggal satu gol, pelatih Bucheon FC, Y. Lee, merespons dengan memasukkan beberapa pemain berkarakter menyerang seperti Rodrigo Bassani dan Jefferson di menit ke-55, serta Eui-hyeong Lee di menit ke-83.

Drama terbesar dalam laga ini terjadi pada menit ke-81. Bucheon FC sempat mendapatkan hadiah penalti dari wasit yang dinilai bisa menjadi titik balik pertandingan. Namun, setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan keputusan penalti tersebut karena tidak ditemukan pelanggaran sah. Keputusan ini sekaligus mengandaskan harapan Bucheon FC untuk menyamakan kedudukan.

Meski Bucheon FC terus berusaha menekan di sisa waktu pertandingan—termasuk tambahan waktu hingga 10 menit (90+10′)—skor 1-0 untuk keunggulan FC Seoul bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Statistik Pertandingan

  • Skor Akhir: FC Seoul 1 – 0 Bucheon FC
  • Pencetak Gol: Patryk Klimala (49′)
  • Penguasaan Bola: FC Seoul 71% – 29% Bucheon FC
  • Tembakan (On Target): FC Seoul 12 (3) – 4 (2) Bucheon FC
  • Tendangan Sudut: FC Seoul 9 – 4 Bucheon FC
  • Kartu Kuning: FC Seoul 3 (Yazan Al-Arab 9′, Juan Antonio Ros 62′) – Bucheon FC 3 (Sung Ye-geon 35′, Kazuki Takahashi 65′, Rodrigo Bassani 84′)

Susunan Pemain Utama:

  • FC Seoul (4-4-2): Gu Sung-yun (GK); J. Choi, Yazan Al-Arab, J. Ros, P. Su-il; Jeong Seung-won, S.M. Lee, H. Babec, Moon Seon-min; A. Oliveira, Patryk Klimala.
    • Pelatih: G. Kim
  • Bucheon FC (4-3-3): H. Kim (GK); J. H, Patrick William, H. Sung-Wook, An Tae-Hyun; K. Takahashi, S. Ye-Geon, Y. Bong-Hun; K. S, Gustavo Nescau, K. Min-Jun.
    • Pelatih: Y. Lee