Topik.id — Hull City meraih kemenangan bersejarah dengan menundukkan Manchester United 2-0 pada pertandingan pembuka musim. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Hull atas Setan Merah di kompetisi liga teratas sejak 1974.
Kekalahan ini langsung memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai performa Manchester United. Namun, pelatih Michael Carrick menegaskan timnya tidak akan mengubah arah hanya karena hasil dari satu pertandingan.
Dua gol kemenangan Hull City tercipta pada babak pertama. Para pendukung tuan rumah menyambutnya dengan sorakan meriah, bahkan sempat menyindir suporter Manchester United yang tertinggal bus akibat pembatalan kereta api.
Rooney dan Shearer Soroti Performa MU
Mantan striker Manchester United, Wayne Rooney, menilai timnya tidak mampu menciptakan cukup banyak peluang.
“Ketika Anda bermain melawan tim promosi, itu selalu sulit. Pertandingan pertama musim tandang, United sepertinya tidak siap untuk itu,” ujar Rooney kepada BBC Sport.
Kritik serupa disampaikan mantan striker Newcastle United, Alan Shearer. Ia menilai kebugaran pemain Manchester United menjadi salah satu persoalan dalam pertandingan tersebut.
“Saya belum melihat Manchester United di pramusim. Saya melihat mereka di pertandingan ini dan mereka tidak terlihat bugar, mereka tidak terlihat siap untuk memainkan sepak bola 90 menit yang intens, bertekanan tinggi, dan berenergi tinggi,” tutur Shearer di BBC Radio Five Live.
Namun, anggapan mengenai masalah kebugaran tersebut juga mendapat bantahan dari sejumlah pihak yang mengikuti persiapan Manchester United selama pramusim. Hingga kekalahan dari AC Milan pekan lalu, kondisi fisik skuad Carrick tidak banyak dipermasalahkan. Enam pemain utama juga telah kembali berlatih sejak 9 Juli.
Bruno Fernandes Ungkap Masalah Utama
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, justru mengidentifikasi persoalan lain. Ia menilai timnya kembali melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu, khususnya ketika bermain di kandang lawan.
“Kami terlalu banyak memberikan bola kepada mereka. Dalam 20 menit pertama, kiper memiliki lebih banyak sentuhan bola, terlalu banyak waktu,” kata Fernandes kepada TNT.
Fernandes menegaskan Manchester United perlu meningkatkan tekanan kepada lawan dan bermain lebih agresif. Ia juga menyoroti pekerjaan rumah tim dalam situasi bola mati.
“Kami perlu lebih agresif dan mencoba untuk tidak kebobolan gol-gol seperti ini,” tegasnya.
Di sisi lain, pelatih Hull City, Sergej Jakirovic, mengakui bahwa situasi set-piece memang menjadi salah satu aspek yang mereka identifikasi untuk dieksploitasi dalam persiapan menghadapi Manchester United.
Carrick Tak Ingin Panik
Di tengah berbagai kritik tersebut, Michael Carrick memilih tetap tenang. Ia mengakui kekecewaan atas hasil pertandingan, tetapi menegaskan bahwa kekalahan tersebut tidak akan mengubah rencana Manchester United.
“Ini hanya satu pertandingan, kami kecewa kami tidak menang,” kata Carrick.
“Ini tidak lebih dari itu, tidak kurang dari itu. Kami harus menyerapnya dan kembali lebih kuat,” imbuhnya.
Carrick juga mengakui bahwa ketenangan yang ia tunjukkan di depan publik bukan berarti kekalahan tersebut tidak memberikan dampak emosional kepada dirinya maupun para pemain.
“Saya berbicara dengan Anda dengan cukup tenang, tetapi saya tidak benar-benar tenang di dalam dan menikmati hari ini, Anda tahu? Itu 100% bukan itu, percayalah, bukan itu. Di dalam kami terluka tetapi itu tidak berarti kita semua harus berteriak dan membuat kekacauan. Ketenangan tidak berarti tidak ada emosi di dalamnya, tentu saja,” jelasnya dalam konferensi pers seusai pertandingan.
MU Hadapi Ipswich di Old Trafford
Manchester United selanjutnya dijadwalkan menjamu tim promosi lainnya, Ipswich, di Old Trafford pada 30 Agustus. Sebelumnya, Carrick menyebut anggapan bahwa timnya mendapatkan jadwal yang “menguntungkan” sebagai sesuatu yang “konyol”. Kekalahan dari Hull kini membuat pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan.
Ikuti Topik.id

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.