— IM Motors, merek kendaraan listrik (EV) dari SAIC Motor, secara resmi meluncurkan sedan IM L6 generasi baru pada Selasa, sekaligus membuka pra-pemesanan untuk model tersebut. Model ini hadir dalam tiga varian reguler dan dua edisi terbatas Prof. Jimmy Choo Bespoke Limited Edition, dengan klaim jarak tempuh listrik maksimum mencapai 850 kilometer.

IM Motors menyebutnya sebagai kendaraan massal pertama di dunia yang berkolaborasi merek dengan desainer alas kaki ternama, Jimmy Choo. Batch pertama edisi terbatas ini hanya tersedia 1.000 unit.

Harga pra-penjualan untuk tiga varian reguler IM L6 berkisar antara 229.900 yuan hingga 279.900 yuan. Setelah memperhitungkan insentif pra-penjualan, harganya menjadi antara 219.900 yuan (sekitar Rp 507 juta) hingga 269.900 yuan (sekitar Rp 623 juta). Kurs yang digunakan adalah $1 = 6,7905 yuan.

Sementara itu, Prof. Jimmy Choo Bespoke Limited Edition hadir dalam dua varian dengan harga setelah insentif pra-penjualan masing-masing 234.900 yuan (sekitar Rp 542 juta) dan 249.900 yuan (sekitar Rp 577 juta). Dari 1.000 unit yang tersedia, 100 unit dirilis pada hari peluncuran, dan 100 unit lainnya akan tersedia setiap hari mulai 19 hingga 27 Agustus pukul 10:00 pagi, selama persediaan masih ada.

Desain Jimmy Choo yang terinspirasi dari sepatu satin biru rancangannya untuk Putri Diana menjadi ciri khas utama edisi terbatas ini. Perubahan desain mencakup enam pilihan warna eksterior, lencana belakang bertatahkan kristal, dan kabin berwarna biru yang unik. Namun, untuk perangkat keras powertrain dan sasis, edisi terbatas ini tetap sama dengan model reguler.

Secara dimensi, IM L6 memiliki panjang 4.924 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.474 mm, dengan jarak sumbu roda 2.950 mm. Seluruh jajaran model ini dibangun di atas arsitektur kelistrikan dan elektronik NEO generasi baru dari IM Motors dan menggunakan platform tegangan tinggi 800 volt. Dengan daya pengisian maksimum 396 kW, kendaraan ini diklaim mampu menambah jarak tempuh 580 kilometer hanya dalam 15 menit.

Varian Max dan Pro Max adalah model penggerak roda belakang dengan motor tunggal, masing-masing memiliki output 245 kW dan 300 kW. Keduanya dilengkapi dengan paket baterai 76 kWh dan 93 kWh, serta memiliki jangkauan CLTC masing-masing 725 kilometer dan 850 kilometer.

Varian flagship, Ultra, yang menggunakan all-wheel-drive, memiliki output gabungan 500 kW dan torsi puncak 800 Nm, dengan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 2,74 detik. Varian ini dilengkapi dengan paket baterai 103 kWh dan memiliki jangkauan CLTC 840 kilometer.

Dari sisi sasis, semua varian dilengkapi sasis fully drive-by-wire standar, termasuk sistem brake-by-wire MK C2 dari Continental dan four-wheel steer-by-wire. Roda belakang dapat berbelok hingga 18 derajat ke kedua arah, memberikan radius putar sedan ini hanya 4,39 meter.

Sistem bantuan pengemudi pada IM L6 dikembangkan bersama oleh IM Motors dan Momenta. Sistem ini mengintegrasikan world model dari Momenta dan mendukung NOA (Navigation on Autopilot) tanpa bergantung pada peta definisi tinggi.

Peluncuran IM L6 merupakan bagian dari strategi produk terbaru IM Motors. Merek ini sebelumnya telah meluncurkan SUV besar LS9 pada November lalu dan memperkenalkan SUV LS8 pada 16 April, yang mulai dari harga 249.800 yuan. Namun, persaingan di pasar sedan listrik baterai diprediksi lebih ketat dibandingkan segmen SUV, dengan banyaknya pabrikan otomotif domestik serta Tesla Model 3 yang bersaing di kisaran harga 200.000 hingga 300.000 yuan.