— Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mendapat saran untuk mempertimbangkan memainkan Trent Alexander-Arnold di posisi gelandang bertahan. Keputusan Mourinho yang hanya menempatkan Alexander-Arnold sebagai pelapis Denzel Dumfries pada laga perdana LaLiga musim ini menjadi sorotan.

Real Madrid mengawali musim LaLiga dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol di Stadion RCDE. Gol dari Jude Bellingham sempat disamakan oleh Javi Hernandez sebelum Carlos Espi memastikan kemenangan Madrid di menit akhir pertandingan.

Dalam pertandingan tersebut, Mourinho memilih Denzel Dumfries untuk mengisi posisi bek kanan, sementara Alexander-Arnold harus memulai laga dari bangku cadangan. Alexander-Arnold baru diturunkan pada 10 menit terakhir untuk menggantikan Dumfries.

Meskipun memiliki catatan tujuh assist dari 35 penampilan musim lalu, performa Alexander-Arnold tampaknya belum cukup meyakinkan Mourinho untuk menjadikannya starter melawan Espanyol. Pelatih yang dijuluki The Special One ini lebih mempercayai Dumfries, rekrutan baru Madrid musim panas ini dari Inter Milan.

Jurnalis Inggris, Andy Brassell, mengungkapkan kekecewaannya jika Alexander-Arnold hanya akan menjadi pemain cadangan bagi Dumfries. Menurutnya, hal ini dapat menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki pemain berusia 27 tahun tersebut.

Brassell kemudian memberikan saran kepada Mourinho untuk menempatkan Alexander-Arnold sebagai gelandang bertahan. Posisi ini dinilai membutuhkan pemain baru dan Alexander-Arnold memiliki potensi untuk mengisi kekosongan tersebut di Real Madrid.

Pada laga melawan Espanyol, Madrid mengandalkan Federico Valverde dan Bernardo Silva sebagai jangkar di lini tengah. Keduanya bukan merupakan pemain dengan posisi alami sebagai gelandang bertahan.

Saat ini, Real Madrid hanya memiliki Eduardo Camavinga yang biasa bermain di posisi gelandang bertahan. Hal ini diperparah dengan cedera yang dialami oleh Aurelien Tchouameni.

Sebelumnya, Madrid sempat mengincar Rodri untuk memperkuat lini tengah, namun pemain tersebut memilih bergabung dengan Barcelona.

Alexander-Arnold sendiri pernah berpengalaman bermain sebagai gelandang bertahan saat membela Liverpool dan tim nasional Inggris. Kemampuannya dalam melepaskan umpan panjang yang akurat dinilai sangat mendukung perannya sebagai jangkar tim.

“Trent Alexander-Arnold tidak tampil sebagai starter [saat melawan Espanyol]. Kini, tentu saja, muncul spekulasi bahwa ia mungkin akan dipasang sebagai gelandang bertahan-peran yang gagal mereka dapatkan lewat sosok Rodri,” ujar Brassell dikutip dari TalkSport.

“Ia tidak akan sama persis dengan Rodri jika bermain di lini tengah, namun jelas bahwa mereka membutuhkan sosok pengatur permainan di area dalam lini tengah untuk ke depannya,” jelasnya lebih lanjut.