Sepakbola

Profil Furqon Alkatiri, Pelatih Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026

Profil Furqon Alkatiri, pelatih Timnas Indonesia U-15 asal Cirebon yang pernah membawa Persija U-20 juara dan meraih penghargaan pelatih terbaik.

Profil Furqon Alkatiri, Pelatih Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026
Furqon Alkatiri (Sumber: dok. Persija)

Furqon Alkatiri menjadi sosok di balik Timnas Indonesia U-15 yang tampil dalam Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA (Piala Dunia U-15) 2026 di Baku, Azerbaijan. Pelatih asal Cirebon, Jawa Barat, tersebut dipercaya memimpin 14 pemain Garuda Muda dalam turnamen internasional yang berlangsung pada 24–30 Oktober 2026.

Nama Furqon sebelumnya dikenal melalui kiprahnya dalam pembinaan sepak bola usia muda, terutama setelah membawa Persija Jakarta U-20 menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026. Ia juga memperoleh penghargaan Pelatih Terbaik EPA U-20 pada musim tersebut.

Pada 2026, PSSI memberikan kepercayaan kepada Furqon untuk menangani tim nasional kelompok usia muda. Ia juga ditunjuk sebagai pelatih kepala PSSI Academy U-15.

Siapa Furqon Alkatiri?

Furqon Alkatiri merupakan pelatih sepak bola Indonesia yang lahir di Cirebon, Jawa Barat, pada 3 Mei 1985. Ia berasal dari lingkungan Kenduruan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Sebelum berkarier sebagai pelatih, Furqon memiliki pengalaman bermain sepak bola. Dalam profil pribadinya yang dipublikasikan pada Oktober 2008, ia mencantumkan pengalaman bermain sebagai gelandang, termasuk bersama Bandung Raya, Produta Bandung, dan PSIM Yogyakarta.

Perjalanan karier berikutnya lebih banyak berkaitan dengan pembinaan pemain kelompok usia muda melalui kompetisi akademi.

Biodata Furqon Alkatiri

KeteranganInformasi
NamaFurqon Alkatiri
Tempat lahirCirebon, Jawa Barat
Tanggal lahir3 Mei 1985
Usia pada Oktober 202641 tahun
KewarganegaraanIndonesia
Posisi saat menjadi pemainGelandang
Pengalaman bermainBandung Raya, Produta Bandung, PSIM Yogyakarta
Pengalaman melatihPersis Solo U-16, Persija Jakarta U-20
Peran pada 2026Pelatih PSSI Academy U-15 dan Timnas Indonesia U-15
PrestasiJuara EPA Super League U-20 2025/2026
PenghargaanPelatih Terbaik EPA U-20 2025/2026

Pernah melatih Persis Solo U-16 dan mengikuti program di Spanyol

Sebelum menangani Persija Jakarta U-20, Furqon pernah melatih Persis Solo U-16 dalam kompetisi Elite Pro Academy. Ketika masih menangani Persis, ia mendapatkan kesempatan mengikuti program pengembangan kepelatihan di Spanyol.

Pada Maret 2025, Furqon bersama pemain Persis U-16, Alvaro Adriano Dwi Santoso, mengikuti EPA Future Stars Internships 2025 yang berlangsung pada 1–15 Maret.

Program itu merupakan hasil kerja sama PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan konsultan sepak bola asal Spanyol, Ekkono Method. Alvaro mengikuti kegiatan bersama CE Europa di Barcelona, sedangkan Furqon memperoleh pengalaman pengembangan kepelatihan.

Bawa Persija Jakarta U-20 juara EPA 2025/2026

Salah satu pencapaian Furqon terjadi ketika membawa Persija Jakarta U-20 menjuarai EPA Super League U-20 2025/2026. Pada pertandingan final di Lapangan Akademi Garudayaksa, Kabupaten Bekasi, Minggu (17/5/2026), Persija mengalahkan Malut United U-20 dengan skor 1-0.

Gol kemenangan Persija dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-41. Selain meraih gelar bersama tim, Furqon dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik EPA U-20 musim tersebut.

Persija juga mendapatkan penghargaan Best Academy EPA Super League 2025/2026.

Ditunjuk PSSI pada 2026

Setelah keberhasilan bersama Persija, Furqon memperoleh kepercayaan menangani kelompok usia muda Timnas Indonesia. Pada akhir Juli 2026, Persija mengumumkan penugasannya ke tim nasional kelompok umur.

Pada awal Agustus, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers mengumumkan Furqon sebagai pelatih kepala PSSI Academy U-15 untuk kelompok pemain kelahiran 2011.

Penugasan tersebut berkaitan dengan pembinaan pemain dan pengembangan kemampuan teknis, taktis, serta mental sejak usia muda.

Pendekatan kepelatihan Furqon Alkatiri

Furqon memberi perhatian pada keseimbangan kepercayaan diri pemain. Ia menilai pemain yang kurang percaya diri perlu mendapat dorongan untuk berani menunjukkan kemampuannya, sedangkan pemain yang terlalu percaya diri perlu diarahkan agar tetap disiplin.

Dari sisi permainan, ia menekankan penguasaan bola, kontrol pertandingan, dan respons agresif ketika tim kehilangan bola. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan tim muda yang ditanganinya.

Memimpin Indonesia di Piala Dunia U-15 2026

Furqon dipercaya memimpin 14 pemain Timnas Indonesia U-15 dalam FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 di Baku, Azerbaijan. Indonesia tergabung di Grup G bersama Portugal, Wales, Bangladesh, Burundi, dan Fiji.

Beberapa nama dalam skuad adalah Renaldy Rizky Syahreza, I Kadek Dwi Sedana Putra, Lyonel Musaling, Muhammad Nazar Alfiansyah, dan Rendra Maulana.

Turnamen tersebut menerapkan format delapan lawan delapan, dengan dua babak masing-masing berdurasi 20 menit.

Perjalanan Timnas Indonesia U-15 di Azerbaijan

Dalam fase gugur Tier C, Indonesia mengalahkan Moldova melalui adu penalti 9-8 setelah bermain imbang 3-3. Garuda Muda kemudian menyingkirkan Panama dengan skor 5-3 pada babak 16 besar.

Pada perempat final, Indonesia kalah 1-6 dari Luksemburg, Kamis (29/10/2026). Kekalahan itu membawa Indonesia ke semifinal klasifikasi peringkat 69–72 menghadapi Prancis pada hari yang sama.

Indonesia kalah 1-5 dari Prancis setelah tertinggal 0-3 pada babak pertama. Hasil tersebut membuat skuad Furqon harus bertanding untuk menentukan posisi ke-71 atau ke-72 pada Jumat (30/10/2026).

Rekam jejak pembinaan pemain muda

Perjalanan Furqon dari Persis Solo U-16, program pengembangan di Spanyol, hingga keberhasilan bersama Persija Jakarta U-20 menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum dipercaya memimpin Timnas Indonesia U-15.

Selain mendampingi Garuda Muda dalam pertandingan internasional, perannya di PSSI Academy U-15 berkaitan dengan pengembangan pemain yang dipersiapkan untuk melanjutkan pembinaan ke kelompok umur berikutnya.