Topik.id — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat lonjakan aktivitas transaksi digital yang signifikan hingga Agustus 2026. Pendorong utama kinerja bank ini adalah aplikasi Livin’ by Mandiri yang telah diunduh oleh 42,2 juta pengguna. Hingga periode tersebut, frekuensi transaksi melalui Livin’ tercatat mencapai 3,32 miliar.
Selain Livin’ by Mandiri, platform Kopra by Mandiri untuk segmen bisnis juga menunjukkan pertumbuhan positif. Platform ini mencatatkan 385,3 ribu pengguna terdaftar dengan total frekuensi transaksi mencapai 1,05 miliar.
Peningkatan frekuensi transaksi digital ini secara langsung berkontribusi pada pendapatan berbasis komisi atau fee-based income Bank Mandiri. Hingga akhir Agustus 2026, fee-based income Bank Mandiri dilaporkan mengalami pertumbuhan sebesar 12,9% secara tahunan (Year on Year/YoY). Pertumbuhan ini sebagian besar disumbang oleh recurring fee-based income dari Livin’ dan Kopra, seiring dengan peningkatan aktivitas dan ragam transaksi nasabah di kedua platform digital tersebut.
Pengembangan Berkelanjutan untuk Livin’ dan Kopra
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengungkapkan bahwa Bank Mandiri terus berkomitmen untuk mengembangkan Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri. Kedua platform ini diposisikan sebagai gerbang utama bagi nasabah untuk mengakses beragam produk dan layanan perseroan.
Untuk segmen ritel, Livin’ by Mandiri mengintegrasikan transaksi harian dengan fitur pengelolaan keuangan yang komprehensif. Nasabah tidak hanya dapat melakukan transfer, pembayaran, dan transaksi QRIS, tetapi juga memiliki akses untuk membuka deposito, tabungan rencana, investasi, hingga memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup.
Bank Mandiri juga terus memperkaya fitur Livin’ dengan inovasi terbaru. Salah satunya adalah Livin’ Call, yang memungkinkan nasabah berkomunikasi langsung dengan petugas layanan Bank Mandiri melalui aplikasi tanpa memerlukan pulsa. Fitur lain yang diperkenalkan adalah Livin’ Next-G, yang menyediakan solusi tabungan dan transaksi digital bagi generasi muda, sekaligus terhubung dengan orang tua mereka.
“Kami akan terus memperkaya Livin’ by Mandiri dengan layanan yang semakin lengkap dan personal, mulai dari transaksi sehari-hari hingga kebutuhan lifestyle dan investasi. Dengan demikian, Livin’ dapat terus menjadi bagian dari keseharian nasabah sekaligus mendampingi berbagai kebutuhan finansial mereka,” ujar Novita dalam siaran pers, Senin (7/9/2026).
Dukungan Ekosistem Digital untuk Segmen Bisnis
Sementara itu, Kopra by Mandiri dirancang khusus untuk segmen bisnis guna membantu pelaku usaha dalam mengelola transaksi dan arus kas. Platform ini dilengkapi dengan fitur Livin’ Merchant yang mempermudah pelaku usaha dalam menerima pembayaran digital.
Ekosistem digital Bank Mandiri juga terintegrasi dengan berbagai solusi pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Mikro (KUM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini bertujuan untuk memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memperoleh dukungan perbankan yang sesuai dengan perkembangan bisnis mereka.
Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan baik dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
“Fokus kami ke depan adalah menjaga pertumbuhan yang sehat dengan terus memperluas ekosistem Bank Mandiri. Kami ingin memastikan nasabah dapat memperoleh layanan yang andal, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhannya melalui Livin’, Kopra, serta seluruh jaringan layanan Bank Mandiri,” tutup Novita.
Ikuti Topik.id
