Barcelona secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka merekrut striker Gabriel Jesus dari Arsenal. Pemain asal Brasil ini didatangkan ke Camp Nou untuk memperkuat lini serang tim yang ditinggal Robert Lewandowski dan menjual Ferran Torres.

Kehadiran Gabriel Jesus diharapkan dapat menambah daya gedor Barcelona di berbagai kompetisi musim 2026/2027. Kepastian ini mengakhiri spekulasi mengenai striker baru yang akan memperkuat skuad asuhan Hansi Flick.

Klub mengumumkan perekrutan Gabriel Jesus melalui situs web resmi mereka pada Selasa, 1 September 2026. Pemain berusia 25 tahun itu kini resmi menjadi bagian dari lini serang Barcelona untuk musim 2026/2027 dan seterusnya.

“Arsenal dan FC Barcelona sudah mencapai kesepakatan transfer untuk Gabriel Jesus. Striker asal Brasil itu telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Culer,” demikian pernyataan resmi Barcelona.

Barcelona berhasil mendapatkan sang striker secara permanen dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 14 juta euro, atau sekitar Rp260 miliar. Angka ini terbilang ringan untuk mendatangkan pemain sekaliber Jesus.

Dalam kesepakatan tersebut, terdapat klausul yang menyatakan bahwa jika Barcelona menjual Gabriel Jesus ke klub lain di kemudian hari, klub wajib membagikan 20% dari hasil penjualan kepada Arsenal.

Menurut laporan media di Spanyol, Gabriel Jesus menjadi rekrutan terakhir Barcelona pada bursa transfer musim panas kali ini. Tim Catalan tersebut menyatakan telah memenuhi semua kebutuhan skuad untuk menghadapi musim 2026/2027.

Profil Gabriel Jesus

Gabriel Jesus adalah penyerang tengah berusia 29 tahun asal Brasil. Sepanjang berkarier di kompetisi domestik Inggris bersama Manchester City dan Arsenal, ia dikenal sebagai penyerang dengan kemampuan pressing tinggi serta versatilitas mumpuni.

Di level internasional, ia juga menjadi pilar penting bagi Tim Nasional Brasil Senior dengan torehan 19 gol dari 64 pertandingan. Ia berkontribusi 7 gol di Kualifikasi Piala Dunia 2018 serta 2 gol dan 2 assist saat membawa negaranya menjuarai Copa América 2019.

Memasuki musim kompetisi 2025/2026, peran Gabriel Jesus di skuad Arsenal lebih banyak bergeser sebagai pemain rotasi dan penyerang pengganti. Pada musim tersebut, ia mencatatkan 14 penampilan di Premier League dengan sumbangan 3 gol dalam 430 menit bermain, serta tampil tajam di UEFA Champions League dengan mencetak 2 gol dari 6 pertandingan.

Secara taktis, kontribusi pemain kelahiran São Paulo ini melampaui sekadar catatan gol. Gabriel Jesus unggul dalam aspek gegenpressing, di mana statistik intersep dan tekelnya di sepertiga akhir lapangan berada di atas rata-rata striker Eropa lainnya. Ia juga memiliki link-up play yang cerdas dengan sering turun ke lini tengah demi menjemput bola, memancing bek musuh keluar dari posisinya, sekaligus membuka ruang bagi penyerang sayap Arsenal untuk menusuk ke kotak penalti.

Fleksibilitas luar biasa ini membuatnya mampu diandalkan dengan sama baiknya saat dipasang sebagai penyerang tengah murni, peran false nine, maupun penyerang sayap di kedua sisi lapangan.