Topik.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Dalam Negeri dan Ma’had Aly Tahun 2026. Program ini menyasar mahasiswa S1/D4 semester 5 dari bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) maupun SHARE (Sosial, Humaniora, Seni, Studi Keagamaan, dan Ekonomi), dengan menggandeng total 246 perguruan tinggi mitra di seluruh Indonesia.
Beasiswa ini mencakup subsidi biaya kuliah, pendampingan mentor bulanan, bantuan biaya prestasi, hingga bantuan biaya riset bagi mahasiswa tingkat akhir. Program dirancang untuk mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi mahasiswa mustahik selama empat semester, dari semester 5 hingga semester 8, sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Secara umum, BCB Dalam Negeri 2026 terbagi menjadi tiga jalur/kategori dengan besaran manfaat dan cakupan kampus yang berbeda-beda.
Jalur Kampus Khusus (8 Kampus Terbaik)
Jalur ini merupakan program unggulan yang hanya berlaku di delapan perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dengan skema pembinaan yang lebih intensif untuk mencetak calon pemimpin berbasis nilai zakat. Kedelapan kampus tersebut adalah:
- Universitas Indonesia
- Universitas Gadjah Mada
- Institut Teknologi Bandung
- Institut Pertanian Bogor
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Airlangga
- Universitas Andalas
- Universitas Hasanuddin
Manfaat yang diberikan:
- Subsidi UKT maksimal Rp7.000.000 per semester, dibayarkan langsung ke kampus setiap semester
- Pendampingan bulanan dari mentor untuk pelatihan kepemimpinan dan penguatan nilai keislaman
- Bantuan biaya prestasi (ad cost) bagi penerima yang mengikuti kompetisi nasional/internasional, mencakup biaya pendaftaran, transportasi, dan akomodasi
- Subsidi biaya riset Rp3.000.000 bagi mahasiswa tingkat akhir untuk mendukung penyusunan skripsi/tugas akhir
Syarat pendaftaran:
- Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
- Mahasiswa S1/D4 semester 5, dibuktikan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) semester 5 atau Kartu Hasil Studi (KHS) semester 4
- IPK minimal 3,00 dari skala 4,00, dibuktikan dengan KHS semester 4 atau terakhir
- Berasal dari bidang prioritas STEM atau SHARE
- Memenuhi salah satu dari tiga kategori khusus: Prestasi (memiliki prestasi nasional/internasional dua tahun terakhir, direkomendasikan yang tercatat di database Manajemen Talenta Nasional Bappenas RI atau Puspresnas Kemendikti), Aktivis (aktif sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat selama dua tahun terakhir), atau Disabilitas (penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, ganda, atau multi)
- Melengkapi berkas: pas foto terbaru berwarna, KTP dan KK, transkrip nilai IPK terakhir, surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi BAZNAS Kabupaten/Kota (pilih salah satu), surat pernyataan, akad penerima beasiswa, serta esai bertema “Menjadi Generasi Zakat yang Berdampak dan Berkelanjutan”
Jalur Reguler/Umum (183 Kampus PTN dan Swasta)
Jalur ini terbuka bagi mahasiswa di 183 perguruan tinggi negeri dan swasta mitra BAZNAS di luar delapan kampus khusus, dengan fokus pada pemerataan akses pendidikan tinggi dan penguatan kapasitas mahasiswa di seluruh Indonesia — mulai dari Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, hingga sejumlah UIN seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Manfaat yang diberikan:
- Subsidi UKT maksimal Rp4.000.000 per semester, dibayarkan langsung ke kampus setiap semester
- Pendampingan bulanan dari mentor untuk pelatihan kepemimpinan dan penguatan nilai keislaman
- Bantuan biaya prestasi bagi peserta kompetisi nasional/internasional
- Subsidi biaya riset Rp3.000.000 bagi mahasiswa tingkat akhir
Syarat pendaftaran:
Syarat jalur reguler identik dengan jalur kampus khusus, yakni WNI dengan KTP/KK, mahasiswa S1/D4 semester 5 (dibuktikan KRS semester 5/KHS semester 4), IPK minimal 3,00, prioritas bidang STEM/SHARE, memenuhi salah satu kategori Prestasi, Aktivis, atau Disabilitas, serta melengkapi berkas yang sama (pas foto, KTP-KK, transkrip nilai, surat rekomendasi, surat pernyataan, akad, dan esai).
Jalur Ma’had Aly (55 Kampus/Pesantren)
Jalur ini disediakan khusus bagi santri Ma’had Aly di 55 lembaga mitra BAZNAS yang tersebar di berbagai daerah, sebagai bentuk penguatan kader ulama dan cendekiawan muslim yang memiliki kedalaman ilmu keislaman sekaligus kapasitas kepemimpinan umat. Di antara lembaga mitranya terdapat Ma’had Aly Miftahul Ulum Jogoloyo, Ma’had Aly Thohir Yasin, Ma’had Aly Raudhatul Jannah, Ma’had Aly Andalusia Banyumas, dan Ma’had Aly Amsilati Jepara.
Manfaat yang diberikan:
- Subsidi UKT maksimal Rp4.000.000 per semester, dibayarkan ke kampus/lembaga setiap semester
- Pendampingan bulanan dari mentor
- Bantuan biaya prestasi bagi peserta kompetisi nasional/internasional
Berbeda dari dua jalur sebelumnya, dokumen petunjuk teknis tidak mencantumkan komponen subsidi biaya riset untuk jalur Ma’had Aly.
Syarat pendaftaran:
Syaratnya sama dengan dua jalur lain: WNI (KTP/KK), mahasiswa/santri semester 5 (KRS semester 5/KHS semester 4), IPK minimal 3,00, prioritas bidang STEM/SHARE, memenuhi salah satu kategori Prestasi, Aktivis, atau Disabilitas, serta melengkapi berkas administrasi dan esai yang sama seperti jalur lainnya.
Kampus Mitra
Secara keseluruhan, BAZNAS menggandeng 246 kampus dan lembaga mitra untuk program ini, yang terbagi menjadi:
- 8 kampus untuk jalur Kampus Khusus
- 183 kampus PTN/PTS untuk jalur Reguler/Umum
- 55 lembaga Ma’had Aly untuk jalur Ma’had Aly
Daftar lengkap seluruh kampus dan lembaga mitra per jalur dapat dicek DI ARTIKEL INI.
Cara Pendaftaran
Pendaftaran BCB Dalam Negeri dan Ma’had Aly 2026 dilakukan melalui dua tahap:
- Tahap I — Calon pendaftar mengunduh panduan pendaftaran melalui tautan https://bazn.as/Panduanbcbdn26.
- Tahap II — Peserta mendaftarkan diri secara langsung ke kampus masing-masing melalui tim seleksi kampus. Informasi pendaftaran per kampus dapat dilihat di https://beasiswa.baznas.go.id.
Dokumen yang perlu disiapkan pendaftar meliputi:
- Formulir pendaftaran (diisi online)
- Pas foto terbaru
- KTP dan Kartu Keluarga
- Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
- Surat/piagam/sertifikat sesuai kategori khusus (Prestasi, Aktivis, atau Disabilitas)
- Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi BAZNAS Kabupaten/Kota
- Surat pernyataan
- Akad Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS
- Esai dengan tema “Menjadi Generasi Zakat yang Berdampak dan Berkelanjutan”
Seluruh dokumen unggahan wajib digabung dalam satu file PDF sesuai urutan pada tabel formulir pendaftaran. Untuk esai, ketentuannya adalah diketik dengan font Calibri 12, spasi 1,15, sepanjang minimal 1 hingga maksimal 2 halaman A4, serta memuat kekuatan diri dan rencana pasca lulus.
BAZNAS juga menetapkan sejumlah ketentuan dan sanksi tegas: pendaftar yang terbukti curang akan digugurkan dari proses seleksi; pemberian data atau dokumen palsu berujung pada pemberhentian sebagai penerima beasiswa disertai kewajiban mengembalikan dana studi dan pemblokiran akses ke program beasiswa Kementerian Agama di masa mendatang; sementara pengunduran diri di luar alasan sakit atau meninggal dunia juga dikenai sanksi administratif berat berupa pengembalian dana studi. Pendaftar yang pindah kampus atau program studi turut dianggap mengundurkan diri dan tunduk pada ketentuan sanksi yang sama.
Jadwal Seleksi
BAZNAS menetapkan rangkaian jadwal seleksi sebagai berikut:
| Tahapan | Periode |
|---|---|
| Pendaftaran | 9–27 September 2026 |
| Seleksi Administrasi | 28 September–4 Oktober 2026 |
| Pengumuman Lulus Administrasi | 4 Oktober 2026 |
| Wawancara | 5–18 Oktober 2026 |
| Masa Sanggah | 19–25 Oktober 2026 |
| Pengumuman Akhir | 28 Oktober 2026 |
Dengan rentang waktu pendaftaran yang relatif singkat, calon peserta diimbau segera menyiapkan seluruh berkas persyaratan dan mendaftar melalui kampus masing-masing sebelum batas waktu 27 September 2026.
