Topik.id — PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group meraih penghargaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terbaik I dalam ajang Banten Investment Forum (BIF) 2026. Pengakuan ini diberikan atas kinerja perusahaan dalam menjalankan investasi, menjaga kepatuhan terhadap ketentuan penanaman modal, serta menerapkan standar pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam acara Karya Kreatif Banten x Banten Investment Forum 2026 di Ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Jumat (9/10/2026). Forum tahunan ini menjadi ruang pertemuan pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi serta mendorong pertumbuhan investasi di daerah.
Chandra Asri Group Diapresiasi atas Kinerja Investasi
Penghargaan PMDN Terbaik I diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah bersama Bank Indonesia Perwakilan Banten terhadap kontribusi perusahaan dalam kegiatan penanaman modal. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepatuhan investasi, serta konsistensi penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group, Edi Rivai, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya mempertahankan perannya dalam mendukung perkembangan sektor industri dan perekonomian Banten.
Menurut Edi, pertumbuhan usaha perlu memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan industri. Karena itu, investasi yang dijalankan diarahkan untuk memperkuat daya saing sekaligus menghasilkan manfaat jangka panjang.
Proyek Strategis Didorong untuk Perkuat Industri Kimia
Salah satu upaya perusahaan dalam mengembangkan investasi adalah melalui proyek Chandra Asri Alkali (CAA). Proyek tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan kerja, memperkuat industri kimia nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor melalui substitusi impor bahan kimia.
Selain mendukung kebutuhan pasar domestik, pengembangan industri kimia juga ditujukan untuk meningkatkan ekspor produk nasional. Peningkatan ekspor diharapkan dapat menambah penerimaan devisa sekaligus memperluas peran industri dalam perekonomian Indonesia.
Edi menilai penghargaan yang diterima perusahaan menjadi pengakuan atas kontribusi Chandra Asri Group sebagai mitra pertumbuhan Provinsi Banten. Ia menegaskan bahwa pengembangan industri perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi daerah.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Jadi Kunci
Chandra Asri Group memandang iklim investasi yang sehat membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha. Koordinasi yang efektif dinilai penting untuk menciptakan kepastian berusaha, memperlancar pengembangan proyek, dan memperluas peluang investasi.
Bagi perusahaan, penghargaan dalam BIF 2026 menjadi dorongan untuk melanjutkan investasi yang bertanggung jawab dan memperkuat kontribusi terhadap industri Banten. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penciptaan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.


