— PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group memperluas portofolio bisnis di Indonesia dan kawasan Asia. Ekspansi tersebut turut meningkatkan kebutuhan perusahaan terhadap sumber daya manusia dengan keahlian yang sesuai dengan perkembangan bisnis.

Sejalan dengan rencana pengembangan operasional, Chandra Asri Group akan membuka lebih dari 1.000 lapangan kerja baru di Indonesia secara bertahap hingga 2028. Kebutuhan tenaga kerja tersebut mencakup berbagai posisi, mulai dari bidang teknis dan operasional hingga fungsi komersial serta pendukung perusahaan.

Ekspansi Bisnis Dorong Kebutuhan Talenta

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, mengatakan pertumbuhan perusahaan tidak hanya berdampak pada bertambahnya portofolio bisnis. Perubahan tersebut juga membutuhkan penguatan organisasi dan peningkatan kapabilitas tenaga kerja.

Menurutnya, Indonesia masih memiliki posisi penting sebagai basis talenta yang mendukung perkembangan bisnis Chandra Asri Group, termasuk ketika perusahaan memperluas aktivitasnya di tingkat regional.

“Seiring dengan ekspansi Group di kawasan, kami melihat Indonesia tetap memiliki peran penting sebagai bagian dari basis talenta dan kapabilitas yang mendukung pertumbuhan bisnis kami,” ujar Suryandi.

Saat ini, Chandra Asri Group menjalankan bisnis melalui tiga pilar utama, yakni Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, serta Solusi Mobilitas. Perkembangan pada ketiga sektor tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan tenaga kerja baru.

Fasilitas CA-EDC Jadi Salah Satu Fokus Pengembangan

Pada sektor Energi & Kimia, perusahaan tengah mengembangkan fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan operasional Chandra Asri Group.

Menjelang tahap operasional, fasilitas CA-EDC diproyeksikan membutuhkan tenaga kerja untuk menangani kegiatan produksi maupun berbagai fungsi pendukung. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu bagian dari rencana penyerapan tenaga kerja perusahaan hingga 2028.

Selain pengembangan fasilitas industri, ekspansi bisnis regional juga membuat kebutuhan terhadap tenaga profesional semakin beragam.

CASS Perkuat Operasional Bisnis Regional

Chandra Asri Group juga memperkuat fungsi pendukung melalui PT Chandra Asri Sentral Solusi (CASS). Perusahaan ini mulai beroperasi pada Januari 2026 sebagai shared service center untuk menunjang kegiatan operasional Group.

CASS telah memberikan dukungan kepada Aster Chemicals & Energy Pte. Ltd. (Aster) di Singapura. Peran tersebut membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia untuk terlibat dalam proses bisnis dengan kebutuhan dan standar lintas negara.

Ke depan, kebutuhan talenta di CASS diperkirakan terus berkembang seiring ekspansi bisnis solusi mobilitas Chandra Asri Group di Singapura dan Malaysia.

Ribuan Peluang Kerja Hadir di Berbagai Bidang

Lebih dari 1.000 posisi yang disiapkan perusahaan tidak terbatas pada pekerjaan teknis. Chandra Asri Group juga membutuhkan tenaga profesional untuk bidang digital, keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, customer operations, komersial, serta sejumlah fungsi pendukung lainnya.

Suryandi menilai perkembangan tersebut menunjukkan hubungan antara ekspansi bisnis dan peningkatan kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia.

“Kebutuhan terhadap talenta juga ikut berkembang. Bagi Chandra Asri Group, Indonesia tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut,” kata Suryandi.

Melalui penambahan tenaga kerja secara bertahap, perusahaan berharap pertumbuhan bisnis di Indonesia dan kawasan dapat berjalan seiring dengan pengembangan kompetensi serta kapabilitas sumber daya manusia di dalam negeri.