— Xiaomi secara resmi telah merilis rincian harga suku cadang untuk ponsel lipat terbaru mereka, Xiaomi 18 Fold, yang meluncur di pasar China awal bulan ini. Mengingat banderol awal perangkat tersebut sudah tergolong tinggi yaitu 10.999 yuan (sekitar Rp26,6 juta), biaya perbaikan komponennya pun dipastikan tidak murah.

Berdasarkan pengumuman perusahaan, layar bagian dalam serta komponen motherboard menjadi dua elemen yang membutuhkan biaya penggantian paling besar. Layar lipat bagian dalam dibanderol 3.600 yuan (sekitar Rp8,7 juta), sementara layar bagian luar dipatok seharga 750 yuan (sekitar Rp1,8 juta).

Sementara itu, harga motherboard jauh lebih tinggi karena nilainya ditentukan berdasarkan besaran kapasitas RAM dan penyimpanan internal yang digunakan:

Varian KonfigurasiHarga YuanEstimasi Rupiah
12GB+256GB3.900 yuansekitar Rp9,4 juta
12GB+512GB4.300 yuansekitar Rp10,4 juta
16GB+512GB4.600 yuansekitar Rp11,1 juta
16GB+1TB dengan LPDDR65.930 yuansekitar Rp14,3 juta

Khusus untuk varian tertinggi motherboard 16GB+1TB, harganya bahkan melampaui banderol retail beberapa ponsel flagship non-lipat di pasaran. Mengingat unit Xiaomi 18 Fold dengan konfigurasi serupa dijual seharga 14.999 yuan (sekitar Rp36,3 juta), biaya penggantian motherboard-nya saja menyumbang hampir 40 persen dari total harga perangkat secara keseluruhan.

Biaya Perbaikan Edisi Keramik Lebih Mahal

Bagi konsumen yang memiliki varian Xiaomi 18 Fold Ceramic Special Edition, penggantian panel belakang memerlukan biaya ekstra. Edisi khusus tersebut menggunakan penutup baterai berbahan keramik silikon nitrida yang suku cadangnya dihargai 1.045 yuan (sekitar Rp2,5 juta). Sebagai perbandingan, penutup belakang untuk model reguler hanya dipatok seharga 250 yuan (sekitar Rp605 ribu).

Di luar komponen utama tersebut, suku cadang pendukung lainnya dibanderol dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Penggantian baterai berkapasitas 6.000mAh memerlukan biaya 259 yuan (sekitar Rp627 ribu).

Untuk sektor pemotretan, kamera depan dihargai 40 yuan (sekitar Rp96 ribu). Sedangkan modul kamera belakang yang mencakup lensa sudut lebar, telefoto, dan ultra-lebar masing-masing dipatok seharga 200 yuan (sekitar Rp484 ribu), 190 yuan (sekitar Rp460 ribu), serta 55 yuan (sekitar Rp133 ribu).

Selain komponen internal dan bodi, Xiaomi turut mencantumkan harga aksesori pendukung resmi. Kepala pengisi daya atau charger dijual seharga 100 yuan (sekitar Rp242 ribu), sementara kabel data dibanderol 19 yuan (sekitar Rp46 ribu).