— Daniil Medvedev harus mengakhiri perjalanan di China Open 2026 dengan cara yang tidak diharapkan. Petenis Rusia tersebut didiskualifikasi dari semifinal setelah bola yang dipukulnya secara refleks usai memantul dari dinding belakang lapangan meluncur ke tribun dan mengenai seorang penonton.

Insiden itu terjadi ketika Medvedev menghadapi Novak Djokovic pada Senin (5/10/2026). Saat kejadian berlangsung, Djokovic berada di posisi unggul 7-5, 5-3, 15/15. Bola yang dipukul Medvedev mengenai wajah penonton di barisan depan hingga petugas stadion harus memberikan bantuan dan mengantar penonton tersebut keluar dari tribun sambil memegangi bagian mata kirinya.

Medvedev Didiskualifikasi dari Semifinal

Wasit kemudian mengambil keputusan berdasarkan aturan yang melarang pemain memukul bola secara berbahaya, ceroboh, atau tanpa mempertimbangkan konsekuensi terhadap orang lain.

Keputusan tersebut otomatis mengakhiri pertandingan dan memberikan kemenangan kepada Djokovic. Medvedev juga kehilangan hadiah uang serta poin peringkat yang seharusnya diperoleh dari keikutsertaannya di turnamen Beijing.

Dampaknya tidak berhenti pada hasil pertandingan. Medvedev juga berpotensi kehilangan 200 poin yang penting dalam persaingan menuju ATP Finals yang dijadwalkan berlangsung pada November.

Situasi tersebut menjadi pukulan berat bagi Medvedev karena ia sebenarnya tampil kompetitif sepanjang pertandingan melawan Djokovic. Ia bahkan datang ke Beijing setelah memenangkan turnamen di Hangzhou pada pekan sebelumnya.

Djokovic Ikut Prihatin dengan Kondisi Penonton

Djokovic menyampaikan respons setelah pertandingan dihentikan. Petenis Serbia tersebut mengaku terkejut dengan insiden yang terjadi di lapangan dan berharap penonton yang terkena bola tidak mengalami cedera serius.

“Jujur saja saya terkejut… Saya berharap orang tersebut tidak mengalami cedera parah,” kata Djokovic, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Djokovic juga memahami posisi Medvedev karena dirinya pernah mengalami kejadian serupa. Pada US Open 2020, Djokovic juga didiskualifikasi setelah bola yang dipukulnya mengenai hakim garis.

“Di sisi lain, saya juga merasa kasihan pada Daniil karena saya tahu persis bagaimana rasanya didiskualifikasi dalam pertandingan besar,” ujarnya.

Djokovic menilai Medvedev tidak memiliki niat untuk mencederai penonton. Menurutnya, insiden tersebut terjadi dalam situasi pertandingan yang berlangsung cepat.

Medvedev Pernah Bicara Soal Emosi di Lapangan

Masalah emosi memang pernah menjadi bagian dari perjalanan Medvedev sebagai petenis profesional. Ia sebelumnya mengakui bahwa dirinya memiliki karakter berbeda ketika berada di dalam pertandingan dibandingkan kehidupan sehari-hari.

Dalam wawancara pada US Open 2019, Medvedev mengatakan dirinya sebenarnya merupakan orang yang tenang di luar lapangan. Namun, tekanan pertandingan dapat memunculkan emosi yang sulit ia kendalikan.

Ia juga mengaku pernah memiliki persoalan sikap ketika masih bermain di level junior. Meski demikian, Medvedev menegaskan bahwa emosi tersebut biasanya langsung hilang setelah meninggalkan lapangan.

Karakter tersebut bahkan sempat dikaitkan secara ringan dengan putri sulungnya. Medvedev pernah bercerita bahwa anaknya yang masih berusia tiga tahun menunjukkan ekspresi emosional saat mengikuti sesi latihan tenis.

Ia mengatakan putrinya pernah melempar raket ketika berlatih. Pelatih sang anak kemudian bercanda mengenai kemungkinan sifat tersebut berasal dari Medvedev.

Medvedev menegaskan perilaku tersebut bukan sesuatu yang diajarkan kepada putrinya. Ia juga menekankan bahwa usia sang anak masih sangat muda.

De Minaur Lolos ke Final Setelah Hurkacz Mundur

Semifinal China Open lainnya juga berakhir sebelum pertandingan selesai. Alex de Minaur memastikan tiket final setelah Hubert Hurkacz mengundurkan diri akibat cedera otot adduktor.

De Minaur sedang memimpin 6-4, 3-2 ketika Hurkacz memutuskan tidak melanjutkan pertandingan. Cedera tersebut disebut sudah mulai dirasakan Hurkacz sejak kemenangan atas Karen Khachanov di babak perempat final.

Hasil itu membuat De Minaur melaju ke final China Open 2026 dan akan menghadapi Djokovic dalam perebutan gelar.