TOPIK.ID — Novak Djokovic memastikan tempat di final China Open 2026 setelah semifinal melawan Daniil Medvedev berakhir dengan keputusan diskualifikasi. Pertandingan di Beijing tersebut dihentikan ketika Djokovic berada dalam posisi unggul dan hanya membutuhkan beberapa poin untuk memastikan kemenangan.
Insiden terjadi saat Djokovic sedang melakukan servis pada kedudukan 7-5, 5-3, 15/15. Bola kemudian memantul ke dinding belakang lapangan. Medvedev secara refleks memukul bola tersebut hingga meluncur ke arah tribun dan mengenai seorang penonton. Wasit akhirnya memutuskan mendiskualifikasi petenis Rusia tersebut.
Djokovic Selangkah Menuju Gelar ke-102
Sebelum pertandingan berakhir melalui diskualifikasi, Djokovic dan Medvedev telah menjalani duel sengit selama dua jam 29 menit. Medvedev memasuki semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya meraih gelar di Hangzhou dan membawa catatan tujuh kemenangan beruntun di level tur.
Djokovic sempat berada dalam tekanan setelah kehilangan servis pada set pertama. Namun, pengalaman petenis Serbia itu kembali terlihat ketika ia mampu membalikkan keadaan dan mengamankan set pembuka dengan skor 7-5.
Memasuki set kedua, Djokovic semakin mengendalikan permainan. Ia berhasil mematahkan servis Medvedev sebanyak dua kali dan akhirnya berada di ambang kemenangan sebelum insiden yang membuat laga dihentikan.
Kemenangan tersebut membawa Djokovic semakin dekat dengan pencapaian besar dalam kariernya. Jika berhasil mengalahkan Alex de Minaur di final, ia akan mengoleksi 102 gelar tingkat tur.
Jumlah tersebut membuat Djokovic hanya berjarak satu gelar dari Roger Federer yang mengoleksi 103 trofi. Sementara itu, Jimmy Connors masih berada di posisi teratas dengan 109 gelar di level putra.
Alex de Minaur Melaju ke Final
Di sisi lain, Alex de Minaur mencapai final setelah semifinal melawan Hubert Hurkacz tidak berlangsung hingga selesai. Petenis Polandia tersebut memutuskan mundur karena mengalami masalah pada otot adduktor.
Saat Hurkacz mengakhiri pertandingan, De Minaur sedang memimpin 6-4, 3-2. Kondisi fisik Hurkacz terlihat tidak optimal sebelum keputusan tersebut diambil.
Hurkacz kemudian menjelaskan bahwa masalah pada otot adduktor mulai dirasakan ketika menjalani pertandingan perempat final melawan Karen Khachanov. Cedera tersebut akhirnya membuatnya tidak mampu melanjutkan perjuangan menuju final.
Bagi De Minaur, hasil tersebut mengantarkannya ke final ATP 500 ke-10 sepanjang karier. Ia kini menghadapi tantangan besar karena harus berhadapan dengan Djokovic yang memiliki pengalaman panjang di turnamen besar.
Djokovic Unggul dalam Rekor Pertemuan
Final China Open 2026 akan mempertemukan Djokovic dan De Minaur pada Selasa (6/10/2026). Keduanya memiliki sejarah pertemuan yang cukup berimbang, tetapi Djokovic masih memimpin rekor head-to-head dengan keunggulan 3-1.
Djokovic juga datang dengan motivasi tambahan karena berpeluang menambah koleksi gelarnya sekaligus memperbesar catatan sejarah di level tur.
Sementara De Minaur akan berusaha memanfaatkan kesempatan untuk merebut gelar ATP 500. Pertandingan final tersebut sekaligus menjadi ujian penting bagi petenis Australia itu ketika menghadapi salah satu pemain tersukses dalam sejarah tenis.
