Arema FC mengawali musim BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (4/9/2026). Tim berjuluk Singo Edan ini sukses membungkam tamunya dengan skor telak 4-0.

Salah satu kontributor dalam pesta gol Arema FC adalah striker naturalisasi Indonesia, Mauro Zijlstra. Ia berhasil mencetak gol penutup pada menit ke-85, hanya tiga menit setelah masuk menggantikan Marcos Vinicius.

“Ini momen yang spesial. Saya dapat kesempatan bermain lagi setelah cedera. Tentu sangat senang apalagi bisa mencetak gol,” ujar pemain berusia 22 tahun tersebut.

Musim lalu, Zijlstra memang lebih banyak berkutat dengan cedera saat membela Persija Jakarta. Ia hanya mampu tampil dalam empat pertandingan BRI Super League, yang membuatnya kesulitan menemukan performa terbaik.

Padahal, Zijlstra memiliki rekam jejak yang menjanjikan di kompetisi kelompok usia di Belanda, di mana ia kerap mencetak gol dua digit untuk AFC Amsterdam U-18, FC Volendam U-21, dan NEC Nijmegen U-21.

Perlu adaptasi lebih lama, Zijlstra hanya mendapat kesempatan bermain minim bersama Persija di paruh kedua musim 2025/2026. Dari empat penampilan, ia hanya sekali menjadi starter.

Namun, debutnya bersama Arema FC kali ini menjadi bukti awal kebangkitannya. Meski kembali masuk sebagai pemain pengganti, Zijlstra berhasil memecah kebuntuannya dengan mencetak gol.

Debut Pengujung Laga

Zijlstra menjadi pemain terakhir yang diturunkan pelatih Arema FC, Marcos Santos, pada menit ke-82. Meski hanya mendapat waktu bermain kurang lebih 10 menit, termasuk injury time, ia mampu memanfaatkan peluang yang ada.

Pelatih Marcos Santos menyatakan bahwa Zijlstra masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dan mendapatkan menit bermain lebih banyak. Ia baru bergabung dengan tim selama dua pekan dan tidak mengikuti persiapan awal serta Piala Presiden 2026.

“Dia belum lama bergabung dengan tim. Jadi masih proses. Tapi, saya tidak ragu dengan kemampuannya,” tegas Marcos Santos.

Gol Perdana di BRI Super League

Usai mencetak gol debutnya, Zijlstra merayakannya dengan emosional. Ia berlari ke tepi lapangan untuk menyapa para Aremania, menunjukkan kelegaan atas gol perdananya di kompetisi kasta tertinggi.

Keberhasilan ini diharapkan dapat melepas beban yang sempat dirasakannya akibat minim kontribusi di Persija Jakarta. Zijlstra sendiri mengaku ingin mengembalikan ketajamannya bersama Arema FC.

Persaingan di BRI Super League

Musim BRI Super League 2026/2027 diprediksi akan semakin ketat dengan kehadiran para pemain berkualitas dan persaingan yang memanas di setiap lini.