— Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menaruh harapan besar agar sesi balapan Moto3 Austria dapat dihelat di atas permukaan lintasan yang kering. Pada seri kali ini, Veda Ega dijadwalkan memulai jalannya balapan dari grid ke-19.

Meski harus memulai lomba dari posisi belakangan, Veda Ega tetap mematok target tinggi untuk tampil kompetitif di setiap putaran. Dirinya ingin melupakan hasil kurang memuaskan selama babak kualifikasi demi mendulang hasil positif.

“Balapan akan berlangsung [Minggu]. Saya harap kondisi akan kering dan saya akan berusaha untuk terus tampil maksimal di tiap lap,” kata Veda Ega.

“Kami harus melupakan sesi hari ini [kualifikasi] dan fokus untuk membuat comeback yang luar biasa di balapan,” ujarnya menambahkan.

Keinginan Veda Ega untuk membalap dalam trek kering muncul akibat kendala yang dihadapinya saat sesi kualifikasi. Sirkuit yang digenangi air membuatnya kesulitan menguasai kendaraan.

“Sesi pagi sangat sulit karena kemarin [Jumat] trek benar-benar kering sedangkan di sesi pagi Sabtu masih terasa basah,” ucapnya.

Kendala trek basah tersebut membuat Veda Ega bersama tim sepakat menghindari risiko besar. Pihak garasi memutuskan untuk tidak memaksakannya turun ke lintasan demi menambah catatan putaran.

“Semua pembalap menggunakan ban lintasan basah dan kami memutuskan untuk tidak mengambil risiko yang tak perlu, jadi tim memilih untuk tidak lagi mengirim saya keluar untuk lebih banyak melahap lap lagi,” tutur Veda Ega.

Saat ini, Veda Ega menduduki peringkat ketujuh dalam tabel klasemen sementara dengan perolehan 97 poin. Kendati demikian, tren penampilannya sempat mengalami penurunan dalam dua seri sebelumnya di Aragon dan San Marino, di mana ia gagal mengamankan tambahan poin.