— PSGC Ciamis mengawali kiprahnya di Liga 2 musim 2026/2027 dengan hasil yang tidak sesuai harapan. Dalam laga tandang melawan Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu (12/9/2026) malam, tim berjuluk Laskar Singacala harus menelan kekalahan 1-2.

Sejak menit awal, PSGC yang dilatih Heri Kiswanto mencoba mengambil inisiatif serangan dengan skema 4-3-3. Penguasaan bola lebih banyak berada di lini tengah, sementara Persikad memilih bermain lebih hati-hati dan mengandalkan serangan balik.

Namun, Persikad justru yang berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22. Fikri mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan memanfaatkan umpan dari Gustavo Franca, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Tertinggal satu gol, PSGC berupaya keras menyamakan kedudukan. Beberapa peluang tercipta melalui tendangan jarak jauh dan upaya dari lini depan, namun penjaga gawang Persikad, Petra, tampil sigap dan berhasil mengamankan gawangnya. Serangan PSGC terus dilancarkan hingga menjelang akhir babak pertama.

Akhirnya, PSGC berhasil menyamakan skor pada menit ke-45+1. Ezechiel N’Douassel sukses mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan memanfaatkan umpan jauh. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persikad kembali unggul pada menit ke-50. Gustavo Franca mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini, membawa timnya memimpin 2-1. Gol ini tercipta akibat kelengahan lini pertahanan PSGC dan kurangnya koordinasi antara pemain belakang dan penjaga gawang.

PSGC tidak tinggal diam dan terus berusaha mencari gol penyeimbang. Peluang datang melalui Izmir dan Ezechiel, namun tendangan Izmir masih melambung, sementara sundulan Ezechiel membentur tiang gawang.

Untuk meningkatkan daya serang, PSGC melakukan beberapa pergantian pemain. Pada menit ke-58, Muhamad Fikram dan Yandi Sofyan ditarik keluar digantikan oleh Fardan Harahap dan Kaka Reda. Kemudian pada menit ke-76, Iman Fathuraman dan Izmir diganti oleh Dani Fathur dan Faris. Pergantian terakhir dilakukan pada menit ke-88, di mana Achmad Basith masuk menggantikan Imron.

Meskipun PSGC lebih banyak menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang di babak kedua, penyelesaian akhir yang belum maksimal serta disiplinnya pertahanan Persikad membuat mereka kesulitan menambah gol. Statistik pertandingan menunjukkan PSGC mendominasi penguasaan bola dengan 63 persen dan melepaskan delapan tembakan, namun hanya tiga yang tepat sasaran.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persikad Depok tidak berubah. PSGC Ciamis harus memulai Liga 2 musim ini dengan kekalahan.