Topik.id — Kejutan besar terjadi di Wuhan Open 2026 setelah petenis unggulan pertama, Aryna Sabalenka, harus mengakui keunggulan wakil Amerika Serikat, Ann Li, pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Dongfeng Voyah Center Court, Wuhan, China, Rabu (14/10/2026).
Sabalenka yang merupakan unggulan utama turnamen gagal melanjutkan langkahnya setelah kalah melalui pertandingan tiga set dengan skor 6-3, 4-6, dan 6-7(5). Hasil tersebut memastikan Ann Li melaju ke babak 16 besar turnamen tenis kategori WTA 1000.
Kekalahan ini menjadi salah satu kejutan besar di Wuhan Open 2026. Pasalnya, Sabalenka memiliki catatan impresif dalam turnamen tersebut setelah sebelumnya tiga kali meraih gelar juara, yakni pada 2018, 2019, dan 2024.
Sementara itu, Ann Li berhasil membalikkan keadaan setelah kehilangan set pertama. Petenis Amerika Serikat tersebut menunjukkan perlawanan sengit hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui tiebreak pada set penentuan.
Sabalenka Menang Set Pertama, Ann Li Bangkit
Aryna Sabalenka sebenarnya mengawali pertandingan dengan hasil positif. Petenis asal Belarus itu mampu mengamankan set pertama dengan skor 6-3.
Namun, situasi berubah pada set kedua. Ann Li mulai memberikan tekanan dan berhasil merebut set tersebut dengan skor 6-4 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan kemudian berlanjut ke set ketiga yang berlangsung semakin ketat. Kedua pemain saling bersaing hingga skor mencapai 6-6 dan harus ditentukan melalui tiebreak.
Dalam situasi tersebut, Ann Li mampu tampil lebih efektif untuk memenangkan tiebreak dengan skor 7-5 sekaligus mengakhiri pertandingan.
Kemenangan tersebut membuat Ann Li berhasil menyingkirkan unggulan pertama sekaligus salah satu kandidat kuat juara Wuhan Open 2026.
Statistik Aryna Sabalenka vs Ann Li
Berdasarkan statistik pertandingan yang ditampilkan Google, Sabalenka sebenarnya unggul dalam jumlah total poin dan poin yang dihasilkan melalui servis.
Namun, Ann Li lebih efektif ketika menerima servis lawan dan mampu memanfaatkan momentum penting pada set penentuan.
Berikut statistik lengkap pertandingan Sabalenka melawan Ann Li:
| Statistik | Aryna Sabalenka | Ann Li |
|---|---|---|
| Ace | 2 | 8 |
| Double fault | 6 | 4 |
| Persentase servis pertama masuk | 54% | 61% |
| Poin dimenangkan dari servis pertama | 67% | 70% |
| Poin dimenangkan dari servis kedua | 62% | 56% |
| Break point berhasil | 4/8 | 4/17 |
| Tiebreak dimenangkan | 0 | 1 |
| Poin saat menerima servis | 33 | 47 |
| Total poin | 108 | 105 |
| Total gim dimenangkan | 16 | 16 |
| Kemenangan beruntun terbanyak | 3 | 5 |
| Poin beruntun terbanyak | 9 | 7 |
| Poin dari servis | 75 | 58 |
| Gim servis dimenangkan | 12 | 11 |
Dari statistik tersebut, Sabalenka mencatatkan 108 poin sepanjang pertandingan, sedangkan Ann Li mengumpulkan 105 poin.
Meski unggul dalam total poin, Sabalenka gagal mengamankan kemenangan setelah kehilangan dua set terakhir.
Ann Li juga tampil lebih dominan dalam menghasilkan ace. Petenis Amerika Serikat itu mencatatkan delapan ace, sementara Sabalenka hanya menghasilkan dua.
Selain itu, Ann Li mampu menghasilkan 47 poin ketika menerima servis lawan, lebih banyak dibandingkan Sabalenka yang mencatatkan 33 poin.
Di sisi lain, Sabalenka memiliki efektivitas break point yang lebih tinggi dengan empat keberhasilan dari delapan kesempatan. Ann Li juga mengonversi empat peluang, tetapi dari total 17 kesempatan yang dimiliki.
Ann Li Berpeluang Hadapi Janice Tjen di Babak 16 Besar
Keberhasilan Ann Li menyingkirkan Aryna Sabalenka juga menjadi perhatian bagi penggemar tenis Indonesia.
Pasalnya, Ann Li berada dalam jalur pertandingan yang sama dengan petenis Indonesia, Janice Tjen, yang sebelumnya memastikan tempat di babak 16 besar Wuhan Open 2026.
Janice berhasil melaju setelah mengalahkan wakil Ukraina, Daria Snigur, melalui kemenangan dua set langsung dengan skor 7-5 dan 6-3 pada Rabu (14/10/2026).
Dengan hasil tersebut, Ann Li dan Janice Tjen berpeluang bertemu dalam pertandingan babak 16 besar Wuhan Open 2026.
Jika pertandingan keduanya terealisasi sesuai bagan turnamen, Janice akan menghadapi lawan yang baru saja menyingkirkan unggulan pertama.
Sementara bagi Sabalenka, kekalahan dari Ann Li sekaligus mengakhiri ambisinya untuk kembali meraih gelar juara Wuhan Open.
Petenis Belarus tersebut sebelumnya dikenal sangat dominan dalam turnamen ini. Bahkan, hingga edisi 2025, Sabalenka mempertahankan rekor tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan di Wuhan Open.
Hasil pertandingan melawan Ann Li akhirnya mengakhiri catatan positif Sabalenka sekaligus membuka persaingan baru dalam perebutan gelar juara Wuhan Open 2026.


