Bisnis

Indocement Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Jose Maria Magrina Vadillo Diusulkan Jadi Direktur Utama

Indocement (INTP) mengusulkan pergantian direksi dan komisaris. Jose Maria Magrina Vadillo disiapkan sebagai direktur utama pada RUPSLB 3 Desember 2026.

Indocement Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Jose Maria Magrina Vadillo Diusulkan Jadi Direktur Utama
Foto: ANTARA/HO-Humas Indocement/Andi J

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) berencana melakukan perubahan dalam jajaran direksi dan komisaris perusahaan. Pergantian tersebut menyusul pengunduran diri Direktur Utama Christian Kartawijaya yang memasuki masa pensiun serta anggota komisaris Juan Francisco Defalque yang mundur karena alasan pribadi.

Selain menerima pengajuan pengunduran diri tersebut, manajemen Indocement juga telah memperoleh usulan dari pemegang saham mayoritas, Heidelberg Materials Group, mengenai susunan pengurus baru. Sejumlah nama disiapkan untuk mengisi posisi strategis, termasuk pergantian direktur utama dan penataan kembali jabatan di jajaran komisaris.

Jose Maria Magrina Vadillo Diusulkan Pimpin Indocement

Heidelberg Materials Group mengusulkan Jose Maria Magrina Vadillo untuk menggantikan Christian Kartawijaya sebagai Direktur Utama Indocement. Jose Maria saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama INTP.

Usulan tersebut menjadi bagian dari rencana perubahan kepemimpinan perusahaan semen itu. Apabila memperoleh persetujuan dalam rapat pemegang saham, Jose Maria akan menempati posisi tertinggi di jajaran direksi, menggantikan Christian yang mengundurkan diri karena memasuki masa pensiun.

Christian Kartawijaya sendiri tidak sepenuhnya meninggalkan struktur kepengurusan perusahaan. Heidelberg Materials Group mengusulkan agar Christian diangkat sebagai Presiden Komisaris, menggantikan Roberto Callieri.

Perubahan ini menunjukkan adanya penataan jabatan di tingkat pimpinan Indocement, dengan Christian yang sebelumnya menjabat direktur utama diusulkan menempati posisi presiden komisaris. Sementara itu, posisi direktur utama disiapkan untuk diisi oleh Jose Maria yang saat ini berada di jajaran direksi.

Roberto Callieri Diusulkan Menjadi Komisaris

Selain perubahan pada posisi direktur utama dan presiden komisaris, Heidelberg Materials Group turut mengusulkan Roberto Callieri untuk menjabat sebagai Komisaris Indocement.

Roberto akan menggantikan Juan Francisco Defalque, yang sebelumnya telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatan komisaris karena alasan pribadi. Dengan demikian, usulan perubahan tersebut mencakup tiga posisi penting dalam struktur pengelolaan dan pengawasan perusahaan.

Meski nama-nama pengganti telah diusulkan, perubahan susunan pengurus belum berlaku secara resmi. Keputusan mengenai pengunduran diri maupun pengangkatan pejabat baru masih harus melalui mekanisme persetujuan pemegang saham dalam rapat yang telah direncanakan perseroan.

RUPSLB Indocement Dijadwalkan 3 Desember 2026

Indocement akan membawa seluruh usulan perubahan kepengurusan tersebut ke dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat itu dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember 2026.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham akan memutuskan pengunduran diri Christian Kartawijaya dan Juan Francisco Defalque, sekaligus menentukan persetujuan atas penunjukan pejabat baru yang diusulkan.

Manajemen INTP menyatakan akan melaksanakan kewajiban penyelenggaraan RUPSLB sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku. Pernyataan itu disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 19 Oktober 2026.

“Kami akan memenuhi kewajiban menyangkut penyelenggaraan RUPS Luar Biasa tersebut sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku,” demikian pernyataan manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut.

Hasil RUPSLB nantinya akan menentukan susunan baru direksi dan komisaris Indocement. Hingga keputusan rapat ditetapkan, nama-nama yang diajukan Heidelberg Materials Group masih berstatus sebagai usulan dan belum menjadi perubahan kepengurusan yang definitif.