Market

Penjualan Semen Indocement Naik 12 Persen pada September 2026, Pangsa Pasar INTP Tembus 31,6 Persen

Indocement mencatat pertumbuhan penjualan semen 12 persen pada September 2026. Pangsa pasar INTP naik menjadi 31,6 persen.

Penjualan Semen Indocement Naik 12 Persen pada September 2026, Pangsa Pasar INTP Tembus 31,6 Persen
Foto: Dok. Indocement

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan peningkatan penjualan semen pada September 2026. Volume penjualan perusahaan tumbuh 12 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY), melampaui pertumbuhan industri semen nasional yang tercatat sebesar 3 persen pada periode yang sama.

Kinerja bulanan tersebut ikut mendorong akumulasi penjualan Indocement selama sembilan bulan pertama 2026 tumbuh 8 persen dibandingkan periode Januari–September tahun sebelumnya. Perkembangan ini juga tercermin pada peningkatan pangsa pasar perusahaan pada September, meskipun pangsa pasar kumulatifnya masih bertahan di level yang sama seperti tahun lalu.

Pangsa Pasar INTP Meningkat pada September

Berdasarkan informasi investor relations yang dibagikan Stockbit Sekuritas, pangsa pasar Indocement mencapai 31,6 persen pada September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika perusahaan menguasai 29,1 persen pasar semen nasional.

Kenaikan itu terjadi ketika pertumbuhan penjualan industri hanya mencapai 3 persen secara tahunan. Dengan volume penjualan yang meningkat lebih tinggi, Indocement berhasil memperbesar kontribusinya terhadap pasar pada bulan tersebut.

Namun, jika dilihat secara kumulatif selama sembilan bulan pertama tahun ini, pangsa pasar INTP tercatat sebesar 29,3 persen. Posisi itu tidak berubah dibandingkan periode Januari–September 2025.

Kondisi tersebut sejalan dengan pertumbuhan volume penjualan Indocement yang mencapai 8 persen, sama dengan pertumbuhan industri semen dalam periode sembilan bulan. Dengan demikian, peningkatan pangsa pasar pada September belum mengubah posisi perusahaan secara kumulatif sepanjang tahun berjalan.

Semen Curah Tumbuh Lebih Tinggi daripada Semen Kantong

Berdasarkan jenis produk, pertumbuhan penjualan Indocement terlihat pada segmen semen kantong maupun semen curah.

Penjualan semen kantong atau bag meningkat 6 persen YoY selama Januari hingga September 2026. Sementara itu, segmen semen curah atau bulk mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 13 persen pada periode yang sama.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kedua segmen memberikan kontribusi terhadap peningkatan volume penjualan perusahaan, dengan semen curah mencatat laju pertumbuhan yang lebih besar.

Meski demikian, data yang tersedia belum merinci faktor penyebab perbedaan pertumbuhan kedua segmen tersebut. Perkembangan permintaan dari masing-masing pasar tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam menilai keberlanjutan kinerja penjualan Indocement.

Saham INTP Menguat pada Perdagangan Rabu

Sejalan dengan publikasi perkembangan kinerja penjualan tersebut, saham INTP bergerak di zona hijau pada sesi pertama perdagangan Rabu (14/10/2026).

Saham Indocement tercatat naik 2,4 persen ke harga Rp5.325 per saham. Pergerakan tersebut menjadi catatan perdagangan saham perusahaan pada pertengahan Oktober 2026.

Ke depan, perkembangan volume penjualan, pangsa pasar, serta permintaan semen nasional akan menjadi sejumlah indikator yang dapat dicermati investor dalam mengevaluasi kinerja Indocement. Meski pertumbuhan September menunjukkan peningkatan, pergerakan harga saham tetap dipengaruhi berbagai faktor pasar lainnya.