Topik.id — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah menetapkan rangkaian tahapan lanjutan Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2026. Peserta yang telah mengikuti tahapan awal perlu memperhatikan setiap agenda berikutnya karena proses seleksi berlangsung secara bertahap hingga penentuan kelulusan akhir.
Rangkaian seleksi tersebut mencakup pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Tes Kemampuan Bahasa Inggris, verifikasi faktual dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga tes psikologi, integritas dan kejujuran. Peserta juga akan menghadapi Seleksi Penentuan Akhir sebelum hasil kelulusan calon praja diumumkan pada November 2026.
SKD IPDN Digelar hingga Akhir September 2026
Tahapan seleksi lanjutan SPCP IPDN 2026 dimulai dengan pelaksanaan SKD. Ujian tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 sampai 29 September 2026 di lokasi yang telah ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama panitia SPCP IPDN.
Setelah pelaksanaan SKD selesai, peserta masih harus menunggu hasil seleksi. Pengumuman hasil SKD dijadwalkan pada 6 Oktober 2026 melalui laman SSCASN BKN dan situs resmi SPCP IPDN.
Peserta yang dinyatakan memenuhi ketentuan akan melanjutkan proses seleksi ke tahap berikutnya. Karena itu, peserta perlu memastikan informasi hasil SKD dipantau melalui kanal yang telah ditentukan panitia.
Tes Bahasa Inggris Menjadi Tahapan Berikutnya
Setelah pengumuman SKD, proses seleksi dilanjutkan dengan verifikasi faktual tahap I serta gladi simulasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris pada 8 Oktober 2026.
Tes Kemampuan Bahasa Inggris kemudian dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 Oktober 2026. Lokasi pelaksanaan ditentukan oleh panitia sesuai dengan ketentuan seleksi.
Materi ujian bahasa Inggris terbagi menjadi tiga bagian, yaitu listening, reading dan writing. Ketiga subtes tersebut memiliki cakupan materi dan durasi pengerjaan yang berbeda.
Pada bagian listening, peserta akan menghadapi materi berupa percakapan, monolog hingga diskusi. Waktu pengerjaan untuk bagian ini berkisar antara 20 sampai 45 menit.
Sementara itu, reading mencakup notice, pesan, artikel, opini, grammar dan vocabulary dengan durasi sekitar 20 sampai 45 menit. Adapun writing berisi materi penulisan email serta tulisan yang ditujukan untuk audiens luas dengan waktu pengerjaan sekitar 45 menit.
Nilai TKBI Digabung dengan Hasil SKD
Hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris memiliki rentang nilai 310 hingga 677 poin. Nilai tersebut kemudian dikombinasikan dengan hasil SKD untuk menentukan nilai akhir peserta dalam tahapan terkait.
Komposisi penilaiannya menggunakan formula {(NSKD/550 x 20) + (NTKBI/677 x 80)}. Dengan formula tersebut, hasil SKD memiliki bobot 20 persen, sedangkan nilai Tes Kemampuan Bahasa Inggris menyumbang bobot 80 persen.
Setelah proses penilaian selesai, pengumuman hasil verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap I dan hasil TKBI dijadwalkan pada 15 Oktober 2026.
Jumlah peserta yang dapat dinyatakan lulus pada kategori umum ditetapkan sebanyak dua kali jumlah formasi pada masing-masing provinsi. Sementara itu, peserta dari kategori Orang Asli Papua memiliki ketentuan sebanyak 2,5 kali jumlah kuota.
Tes Kesehatan Tahap I Berlangsung 17 Oktober
Peserta yang berhasil melewati tahapan sebelumnya akan menghadapi pemeriksaan kesehatan tahap I. Pelaksanaannya dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 di lokasi yang ditunjuk oleh Kepolisian Daerah (POLDA).
Hasil tes kesehatan tahap I akan diumumkan dua hari kemudian, yakni pada 19 Oktober 2026. Peserta yang lolos selanjutnya memasuki rangkaian seleksi psikologi serta pemeriksaan integritas dan kejujuran.
Sebelum tahapan tersebut dimulai, panitia menjadwalkan gladi jaringan pada 21 sampai 22 Oktober 2026. Pada rentang waktu yang sama, peserta akan menjalani Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran.
Hasil dari rangkaian tersebut akan diumumkan pada 24 Oktober 2026. Tahap ini menjadi salah satu bagian penting sebelum peserta memasuki proses Seleksi Penentuan Akhir.
Seleksi Penentuan Akhir Digelar di Dua Wilayah
Seleksi Penentuan Akhir atau pantukhir SPCP IPDN 2026 memiliki jadwal berbeda berdasarkan wilayah peserta. Untuk 32 provinsi di luar Papua, tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober sampai 5 November 2026 di Kampus IPDN Jatinangor.
Sementara itu, peserta yang berasal dari enam provinsi wilayah Papua menjalani Seleksi Penentuan Akhir pada 27 sampai 31 Oktober 2026. Lokasi pelaksanaannya berada di Kota Jayapura dan Kota Sorong.
Perbedaan lokasi tersebut menjadi bagian dari pengaturan pelaksanaan seleksi yang telah disusun panitia. Peserta perlu memperhatikan lokasi yang berlaku sesuai dengan wilayah dan ketentuan yang tercantum dalam informasi resmi seleksi.
Setelah seluruh rangkaian Seleksi Penentuan Akhir selesai, panitia akan menetapkan hasil kelulusan akhir SPCP IPDN Tahun 2026.
Kelulusan Akhir SPCP IPDN Diumumkan 6 November
Pengumuman hasil kelulusan akhir SPCP IPDN 2026 dijadwalkan pada 6 November 2026. Tanggal tersebut menjadi penentu bagi peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi sejak tahap SKD.
Peserta yang dinyatakan lulus kemudian memasuki tahapan registrasi sebagai calon praja. Registrasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 dan 9 November 2026 di Kampus IPDN Jatinangor.
Dengan demikian, proses seleksi SPCP IPDN 2026 berlangsung cukup panjang, mulai dari SKD pada September hingga registrasi calon praja pada November. Peserta perlu mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal karena kelalaian dalam memenuhi agenda seleksi dapat memengaruhi proses berikutnya.
Peserta Wajib Mengikuti Aturan Pakaian Saat Tes
Selain mempersiapkan materi ujian, peserta juga wajib memperhatikan ketentuan pakaian ketika mengikuti seleksi. Panitia menetapkan standar busana yang harus digunakan selama berada di lokasi ujian.
Peserta diwajibkan mengenakan kemeja putih polos dan celana panjang hitam yang bukan berbahan jeans. Sepatu yang digunakan harus berwarna hitam.
Bagi peserta perempuan yang mengenakan hijab, panitia menetapkan penggunaan jilbab berwarna putih. Ketentuan tersebut perlu diperhatikan sejak peserta mempersiapkan diri menuju lokasi ujian agar tidak mengalami kendala ketika proses pemeriksaan sebelum tes.
Jadwal SPCP IPDN 2026 Masih Bisa Berubah
Panitia SPCP IPDN mengingatkan bahwa seluruh jadwal seleksi dapat mengalami perubahan sesuai kondisi dan kebijakan penyelenggara. Karena itu, peserta tidak cukup hanya mengandalkan jadwal yang telah beredar, tetapi harus rutin memantau informasi terbaru.
Rektor IPDN juga menegaskan bahwa peserta bertanggung jawab untuk membaca, memahami dan mengikuti setiap perkembangan informasi maupun pengumuman yang berkaitan dengan SPCP IPDN Tahun 2026.
Pemantauan perlu dilakukan melalui laman resmi SPCP IPDN serta akun SSCASN masing-masing peserta. Informasi tersebut menjadi rujukan utama apabila terdapat perubahan jadwal, lokasi, persyaratan atau teknis pelaksanaan.
Dengan rangkaian seleksi yang mencakup SKD, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, verifikasi dokumen, tes kesehatan, psikologi, integritas dan kejujuran hingga Seleksi Penentuan Akhir, peserta perlu menyiapkan diri sekaligus memperhatikan administrasi. Kedisiplinan mengikuti jadwal dan memastikan informasi terbaru menjadi bagian penting selama proses penerimaan calon praja IPDN 2026.
