— Kementerian Dalam Negeri melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) resmi mengumumkan jadwal, lokasi, dan ketentuan pelaksanaan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) serta Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2026.

Informasi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 800.1.2.2/23/IPDN tertanggal 2 Oktober 2026 yang ditandatangani Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si.

Pengumuman ini penting diperhatikan calon praja yang akan melanjutkan tahapan seleksi setelah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). IPDN menetapkan Verifikasi Faktual Tahap I dan gladi simulasi TKBI pada 8 Oktober 2026, dilanjutkan pelaksanaan TKBI pada 9–10 Oktober 2026.

Pelaksanaan seleksi disiapkan pada 36 titik lokasi di seluruh Indonesia. Jumlah titik tersebut berbeda dengan jumlah provinsi karena peserta dari Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah menggunakan satu lokasi yang sama di Universitas Cenderawasih, Jayapura.

Peserta perlu memperhatikan tiga hal utama sebelum datang ke lokasi seleksi, yakni jadwal dan sesi masing-masing, dokumen yang harus dibawa, serta tata tertib pelaksanaan TKBI dan Verifikasi Faktual Tahap I.

Jadwal TKBI dan Verifikasi Faktual Tahap I IPDN 2026

Berdasarkan jadwal resmi seleksi lanjutan SPCP IPDN Tahun 2026, hasil SKD dijadwalkan diumumkan pada 6 Oktober 2026.

Setelah itu, peserta yang berhak melanjutkan seleksi akan mengikuti rangkaian berikut:

TahapanJadwal
Pengumuman hasil SKD6 Oktober 2026
Verifikasi Faktual Tahap I dan Gladi Simulasi TKBI8 Oktober 2026
Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI)9–10 Oktober 2026
Pengumuman hasil Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I dan TKBI15 Oktober 2026
Tes Kesehatan Tahap I17 Oktober 2026
Pengumuman hasil Tes Kesehatan Tahap I19 Oktober 2026

Jadwal resmi IPDN menempatkan Verifikasi Faktual Tahap I dan gladi simulasi TKBI pada 8 Oktober, sedangkan tes bahasa Inggris dilaksanakan pada 9 hingga 10 Oktober 2026.

Adapun rentang tanggal 8–9 Oktober atau 8–10 Oktober yang terdapat pada daftar lokasi menunjukkan keseluruhan rentang kegiatan di masing-masing tempat, bukan berarti setiap peserta mengikuti tes selama dua atau tiga hari berturut-turut.

Peserta tetap harus mengikuti hari, waktu, dan sesi yang ditetapkan panitia untuk masing-masing nama peserta.

Kapan Pembagian Sesi Peserta Diumumkan?

IPDN menyatakan daftar nama peserta beserta pembagian waktu per sesi TKBI dan Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I dapat diakses setelah pengumuman hasil SKD.

Karena hasil SKD dijadwalkan keluar pada 6 Oktober 2026, peserta perlu kembali mengecek laman resmi SPCP IPDN setelah pengumuman tersebut.

Informasi resmi seleksi dapat dipantau melalui: https://spcp.ipdn.ac.id

Peserta juga perlu memeriksa akun SSCASN masing-masing. Laman resmi SPCP IPDN secara khusus mengingatkan peserta untuk terus memantau pengumuman karena perkembangan setiap tahapan akan diperbarui oleh panitia.

36 Lokasi TKBI dan Verifikasi Faktual Tahap I IPDN 2026

Panitia menetapkan lokasi seleksi di perguruan tinggi, Poltekkes, fasilitas pemerintah, dan tempat lain yang telah ditunjuk di berbagai daerah.

Berikut daftar lengkapnya:

NoProvinsiJadwalLokasi
1Aceh8–9 Oktober 2026Poltekkes Kemenkes Aceh, Kampus Utama, Gedung Mini Hospital Lt. 3, Jl. Soekarno Hatta, Lagang, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23231
2Sumatera Utara8–10 Oktober 2026Poltekkes Kemenkes Medan, Gedung C Lt. 2, Jl. Jamin Ginting KM 13,5, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20137
3Sumatera Barat8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Padang, Gedung Pusat Informasi dan Perpustakaan, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat 25132
4Riau8–9 Oktober 2026Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas Kedokteran, CBT Centre Lt. 4, Simpang Komersil Arengka, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau 28290
5Jambi8–9 Oktober 2026Universitas Jambi, Gedung UPA TIK Kampus Pinang Masak, Jl. Jambi-Muara Bulian KM 15, Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi 36657
6Sumatera Selatan8–9 Oktober 2026UIN Raden Fatah Palembang, Laboratorium Kampus B Terpadu Lt. 4, Jl. Pangeran Ratu, Jakabaring, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang
7Bengkulu8–9 Oktober 2026Universitas Bengkulu, UPA TIK Lt. 2, Jl. WR Supratman, Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu
8Lampung8–9 Oktober 2026Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Gedung CBT Center Lt. 3, Jl. Soekarno Hatta No.108, Hajimena, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan
9Bangka Belitung8–9 Oktober 2026Universitas Bangka Belitung, Gedung Babel IV, Kampus Terpadu Balunijuk, Lab Komputer UPA TIK Lt. 2, Kabupaten Bangka
10Kepulauan Riau8–9 Oktober 2026Politeknik Negeri Batam, Gedung A Lt. 6 Ruang TA 6.3, Jl. Ahmad Yani, Batam Kota
11DKI Jakarta8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Jakarta, Gedung Pustikom Lt. 3 Kampus A, Jl. Rawamangun Muka Selatan, Jakarta Timur
12Jawa Barat8–10 Oktober 2026Universitas Pendidikan Indonesia, Balai Bahasa UPI Lt. 1, Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kecamatan Sukasari, Bandung
13Jawa Tengah8–9 Oktober 2026Poltekkes Semarang, Training & CBT Center Lab Komputer CBT Lt. 4, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Semarang
14DI Yogyakarta8–9 Oktober 2026UIN Sunan Kalijaga, Gedung KH Zaini Dahlan atau Pusat Bahasa Lt. 2 Ruang 210, Jl. Marsda Adisucipto, Caturtunggal, Sleman
15Jawa Timur8–10 Oktober 2026Kemenkes Poltekkes Surabaya, Perpustakaan Terpadu Surabaya Lt. 2 dan 3, Jl. Pucang Jajar Timur II, Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya
16Banten8–9 Oktober 2026Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Lt. 2 Gedung PMB Kampus Sindangsari, Jl. Raya Palka KM 3, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang
17Bali8–9 Oktober 2026Universitas Warmadewa, Gedung Merdeka Warmadewa College Lt. 2 Ruang Lab 02, Jl. Merdeka VI No.5, Denpasar
18Nusa Tenggara Barat8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Mataram, UPA Bahasa Lt. 2 Ruang 4, Jl. Pendidikan No.37, Dasan Agung Baru, Mataram
19Nusa Tenggara Timur8–9 Oktober 2026Universitas Nusa Cendana, Gedung ICT Centre Ruang 204, Jalan Adi Sucipto, Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang
20Kalimantan Barat8–9 Oktober 2026Universitas Tanjungpura, Gedung Lab Terpadu Lt. 2, Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Pontianak
21Kalimantan Tengah8–9 Oktober 2026Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Fakultas Kedokteran Ruang CBT, Jl. Anggrek, Kereng Bangkirai, Palangka Raya
22Kalimantan Selatan8–9 Oktober 2026Universitas Lambung Mangkurat, General Building Library Lt. 1, Komplek Kampus Jl. Unlam, Banjarmasin
23Kalimantan Timur8–9 Oktober 2026Universitas Mulawarman, Laboratory Building Fakultas Teknik, Lab Komputer 203 dan 208, Kampus Gunung Kelua, Jl. Sambaliung No.9, Samarinda
24Kalimantan Utara8–9 Oktober 2026Universitas Borneo Tarakan, Kampus Utama, Gedung SBSN dan Language Center of Borneo, Jl. Amal Lama No.1, Tarakan
25Sulawesi Utara8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Manado, Gedung B UPA TIK Lt. 1 dan 2, Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa
26Sulawesi Tengah8–9 Oktober 2026Universitas Tadulako, Gedung Media Centre Lt. 1, Jl. Soekarno Hatta, Tondo, Palu
27Sulawesi Selatan8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Makassar, Menara Pinisi Lt. 4, Jl. A.P. Pettarani, Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar
28Sulawesi Tenggara8–9 Oktober 2026Universitas Mandala Waluya Kendari, Gedung Rektorat, Lab Komputer Lt. 1, Jl. Jend. AH Nasution No.37, Kambu, Kendari
29Gorontalo8–9 Oktober 2026Universitas Negeri Gorontalo, Gedung PUSITKOM, Lab Komputer UPA TIK Lt. 2, Jl. Jend. Sudirman No.6, Kota Gorontalo
30Sulawesi Barat8–9 Oktober 2026Universitas Sulawesi Barat, Laboratorium Terpadu UPA TIK Lt. 2, Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene
31Maluku8–9 Oktober 2026Poltekkes Kemenkes Maluku, Gedung Direktorat, Jl. Laksdya Leo Wattimena, Negeri Lama, Kecamatan Baguala, Ambon
32Maluku Utara8–9 Oktober 2026Universitas Khairun, Laboratorium IT Center Gedung Taliabu Lt. 1 Kampus II, Gambesi, Ternate Selatan
33Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah8–10 Oktober 2026Universitas Cenderawasih, Laboratorium Terpadu Eksakta 2, Kota Baru, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura
34Papua Selatan8–9 Oktober 2026Laboratorium Komputer BKPSDM Provinsi Papua Selatan, Jl. Brawijaya, Merauke
35Papua Barat8–9 Oktober 2026Meeting Room Vitta Hotel Manokwari, Jl. Trikora Sowi 4, Distrik Manokwari
36Papua Barat Daya8–9 Oktober 2026Kemenkes Poltekkes Sorong, Gedung Putih Lt. 2, Klawalu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong

Daftar resmi menunjukkan lokasi Aceh hingga Banten beserta rentang jadwal masing-masing. Lokasi Bali hingga Sulawesi Barat tercantum pada bagian berikutnya. Sementara Maluku hingga Papua Barat Daya berada pada bagian akhir daftar.

Apa yang Dilakukan saat Verifikasi Faktual Tahap I?

Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I merupakan tahapan untuk memastikan kesesuaian dokumen peserta dengan persyaratan administrasi SPCP IPDN 2026.

Karena sifatnya berupa verifikasi faktual, peserta tidak cukup hanya membawa salinan dokumen. Sejumlah dokumen asli juga harus dibawa dan diperlihatkan kepada panitia sesuai ketentuan.

Pada tanggal yang sama, peserta juga mengikuti gladi simulasi TKBI sebagai persiapan sebelum pelaksanaan Tes Kemampuan Bahasa Inggris.

Pakaian untuk Verifikasi Faktual Tahap I dan Gladi Simulasi TKBI

Peserta wajib datang menggunakan pakaian sesuai ketentuan panitia, yaitu:

  • kemeja putih polos tanpa corak;
  • kemeja harus berlengan panjang, bukan lengan pendek atau lengan tiga perempat;
  • celana panjang atau rok hitam polos tanpa corak;
  • celana atau rok tidak boleh berbahan jeans;
  • jilbab putih polos bagi peserta yang menggunakan jilbab; dan
  • sepatu berwarna hitam.

Peserta juga wajib membawa alat tulis berupa pulpen atau pensil.

Dokumen yang Wajib Dibawa saat Verifikasi Faktual Tahap I

Bagian ini perlu diperhatikan dengan teliti karena panitia menetapkan beberapa dokumen asli dan salinan yang harus dibawa.

1. Kartu Peserta Seleksi

Peserta harus mencetak dan membawa kartu peserta seleksi.

Sebaiknya kartu sudah dipersiapkan sebelum hari pelaksanaan agar peserta tidak mengalami kendala pencetakan ketika sudah berada di lokasi seleksi.

2. Map Dokumen

Seluruh dokumen persyaratan dimasukkan ke dalam map dengan ketentuan:

  • map biru untuk peserta wanita;
  • map merah untuk peserta pria.

Warna map merupakan bagian dari ketentuan resmi panitia sehingga perlu disiapkan sesuai jenis kelamin peserta.

3. KTP-el atau Kartu Identitas Anak

Peserta wajib membawa:

  • KTP-el asli dan satu lembar fotokopi; atau
  • Kartu Identitas Anak (KIA) asli dan satu lembar fotokopi.

Dengan demikian, dokumen identitas yang dibawa bukan hanya fotokopi. Dokumen asli juga harus tersedia saat verifikasi.

4. Kartu Keluarga Asli dan Fotokopi

Peserta diwajibkan membawa:

  • Kartu Keluarga asli; dan
  • fotokopi Kartu Keluarga satu lembar.

Untuk fotokopi KK yang sudah ditandatangani secara digital oleh pejabat Disdukcapil setempat, dokumen tidak perlu dilegalisir.

Sebaliknya, apabila fotokopi Kartu Keluarga tersebut berasal dari KK yang belum ditandatangani secara digital oleh pejabat Disdukcapil, fotokopinya wajib dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

Dokumen Tambahan jika Domisili Kurang dari Satu Tahun

Peserta yang berdomisili kurang dari satu tahun harus membawa dokumen tambahan untuk memenuhi ketentuan domisili.

Dokumen yang dapat digunakan adalah salah satu dari:

  • Ijazah atau Surat Keterangan Kelulusan asli SMA/MA;
  • Akta Kelahiran orang tua kandung; atau
  • Surat Tugas atau Penempatan Tugas terakhir orang tua.

Peserta yang termasuk dalam kategori ini perlu memastikan dokumen tambahan tersebut ikut dimasukkan dalam berkas yang dibawa ketika Verifikasi Faktual Tahap I.

Dokumen Khusus Peserta Orang Asli Papua

Ketentuan tambahan berlaku bagi peserta Orang Asli Papua (OAP).

Peserta OAP wajib membawa dan memperlihatkan:

  • Surat Keterangan Orang Asli Papua asli; dan
  • satu rangkap fotokopi Surat Keterangan Orang Asli Papua.

Surat tersebut harus telah ditandatangani oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua berdasarkan keanggotaan yang sah.

Pakta Integritas Tahun 2026

Peserta juga wajib membawa Pakta Integritas Tahun 2026.

Dokumen tersebut dapat:

  • ditulis tangan; atau
  • diketik.

Pakta Integritas kemudian harus ditandatangani di atas meterai dan dibuat sesuai format yang tersedia pada laman resmi spcp.ipdn.ac.id.

Laman resmi SPCP IPDN memang menyediakan Pakta Integritas Tahun 2026 sebagai salah satu template dokumen seleksi yang dapat digunakan peserta.

Wajib Membawa Meterai Rp10.000

Selain Pakta Integritas yang sudah ditandatangani sesuai ketentuan, peserta diwajibkan membawa:

Meterai Rp10.000 sebanyak satu lembar.

Karena meterai disebut secara terpisah dalam ketentuan panitia, peserta sebaiknya tetap membawanya meskipun telah menyiapkan Pakta Integritas sebelumnya.

Ringkasan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Agar lebih mudah diperiksa sebelum berangkat, berikut rangkumannya:

Dokumen/PerlengkapanKetentuan
Kartu peserta seleksiDicetak dan dibawa
Map dokumenBiru untuk wanita, merah untuk pria
KTP-el/KIAAsli dan fotokopi 1 lembar
Kartu KeluargaAsli dan fotokopi 1 lembar
Legalisasi KKDiperlukan jika KK belum ditandatangani digital pejabat Disdukcapil
Dokumen domisiliKhusus peserta dengan domisili kurang dari 1 tahun
Surat Keterangan OAPKhusus peserta OAP, asli dan fotokopi 1 rangkap
Pakta Integritas 2026Ditulis tangan/diketik dan ditandatangani di atas meterai
MeteraiRp10.000 sebanyak 1 lembar
Alat tulisPulpen atau pensil

Ketentuan tersebut bersumber dari bagian aturan Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I dan gladi simulasi TKBI dalam pengumuman IPDN.

Peserta Harus Datang 60 Menit Sebelum Kegiatan

Peserta Verifikasi Faktual Tahap I dan gladi simulasi TKBI wajib hadir paling lambat 60 menit sebelum kegiatan dimulai.

Artinya, jika seorang peserta mendapatkan jadwal pukul 08.00 waktu setempat, ia harus sudah berada di lokasi paling lambat sekitar pukul 07.00.

Peserta tetap harus berpedoman pada jam yang tercantum dalam pembagian sesi resmi masing-masing.

Tata Tertib TKBI IPDN 2026

Ketentuan ketika mengikuti TKBI sedikit berbeda dengan tahap verifikasi dokumen.

Pada saat mengikuti Tes Kemampuan Bahasa Inggris, peserta wajib membawa:

  • kartu peserta seleksi yang telah dicetak;
  • KTP-el;
  • pulpen atau pensil.

Peserta juga tetap menggunakan pakaian yang telah ditentukan, yakni kemeja putih polos lengan panjang, celana panjang atau rok hitam polos bukan jeans, jilbab putih polos bagi yang menggunakan jilbab, serta sepatu hitam.

Boleh Membawa Air Minum, tetapi Harus Botol Bening

Peserta diperbolehkan membawa air minum ketika mengikuti TKBI.

Namun, air tersebut hanya diperbolehkan dibawa menggunakan botol bening.

Ketentuan ini perlu diperhatikan agar peserta tidak membawa botol yang tidak sesuai ketika memasuki ruang atau area tes.

Orang Tua dan Pengantar Tidak Boleh Menunggu di Area Seleksi

Panitia juga mengatur keberadaan keluarga atau pengantar peserta.

Pengantar dan/atau orang tua peserta dilarang masuk serta dilarang menunggu di dalam area seleksi.

Aturan tersebut diberlakukan untuk menghindari kerumunan di tempat pelaksanaan seleksi.

Karena itu, peserta perlu mempersiapkan diri untuk memasuki dan mengikuti seluruh proses di area seleksi secara mandiri.

Saat TKBI Juga Harus Datang 60 Menit Lebih Awal

Ketentuan datang lebih awal tidak hanya berlaku pada Verifikasi Faktual Tahap I.

Peserta TKBI juga wajib hadir paling lambat 60 menit sebelum tes dimulai.

Peserta disarankan memperhitungkan waktu perjalanan, kondisi lalu lintas, lokasi gedung, serta waktu yang diperlukan untuk mencari ruang ujian.

Setelah TKBI, Kapan Hasil Diumumkan?

Hasil Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Tahap I dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris dijadwalkan diumumkan pada 15 Oktober 2026 melalui laman resmi SPCP IPDN.

Peserta yang dinyatakan melanjutkan seleksi kemudian akan mengikuti Tes Kesehatan Tahap I pada 17 Oktober 2026.

Hasil Tes Kesehatan Tahap I dijadwalkan diumumkan pada 19 Oktober 2026, kemudian seleksi berlanjut ke Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran serta Seleksi Penentuan Akhir.

Pengumuman hasil kelulusan akhir SPCP IPDN Tahun 2026 dijadwalkan pada 6 November 2026, sedangkan registrasi calon praja direncanakan pada 8–9 November 2026.

Jangan Hanya Mengandalkan Informasi dari Grup

IPDN meminta peserta mengikuti perkembangan informasi dan pengumuman SPCP IPDN 2026 secara berkala.

Kelalaian peserta dalam membaca, memahami, dan mengikuti perkembangan informasi terkait seleksi menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.

Karena itu, peserta sebaiknya selalu melakukan pengecekan melalui https://spcp.ipdn.ac.id dan akun SSCASN (Login SSCASN 2026 dan SSCASN BKN – Sekolah Kedinasan 2026)masing-masing, terutama untuk memastikan nama peserta, pembagian sesi, waktu kedatangan, serta kemungkinan perubahan teknis pelaksanaan.

Laman resmi SPCP IPDN juga mencantumkan bahwa jadwal dapat berubah sehingga peserta diminta terus memantau pengumuman resmi.

Dengan jadwal Verifikasi Faktual Tahap I mulai berlangsung pada 8 Oktober 2026, peserta yang dinyatakan lolos SKD sebaiknya menyiapkan seluruh dokumen asli dan fotokopi sejak awal, mencetak kartu peserta, menyiapkan Pakta Integritas dan meterai, serta memastikan lokasi seleksi sebelum hari pelaksanaan.